Ayat yang kusukai:
Allah akan memberikannya disaat kita betul-betul layak memilikinya. Maka bersabarlah, karena segala sesuatu hadir pada waktunya.
(Q.s Fatir:13)
Dr. Gia pernah ngomong :
Peluang kita meninggal itu 100%
Sedangkan peluang kita hidup sebenarnya sangat kecil. Jadi jangan sia2kan waktu yang berharga hanya untuk overthinking
Jalani, syukuri, nikmati saat ini๐ฅน๐ฏโจ
Maryam tak memiliki pasangan, Aisyah tak memiliki keturunan, Khadijah mendapatkan jodoh terbaiknya diumur 40 tahun, Fatimah diuji kesempitan, Asiyah bersuamikan Firaun.
Dan ternyata wanita terbaik sepanjang masa itu adalah Seorang wanita dengan takdir yang nampaknya tidak sempurna dimata semua manusia.
Tau Bu Elly Risman kan?
Aku barusan lihat video beliau yg bahas tentang masa depan anak.
Beliau bilang:
โMau pakai teknik parenting kayak gimana pun itu cuma alat, cara.
Tapi masa depan itu bukan kita yang bentuk.
Masa depan itu milik Allah. Kita cuma ngasuh, kasih kondisi terbaik.
Karena setiap anak punya nasib dan jalan hidupnya sendiri.โ
Pas denger itu, aku langsung diem.
Rasanya kayak disadarkanโฆ seberapa sering kita lupa bahwa tugas kita bukan mencetak hasil, tapi menjaga proses. ๐ข
Gw tuh bukan orang yg religius ya tapi ada satu momen dmn gw ngaji beneran hopeless bgt buka al qurโan dan ngebatin ya Allah kasih aku jawaban dikit aja pun gak papa, terus baca satu ayat yg bahkan gw udah lupa surat apaan yg artinya โsiapapun yg meletakkan segalaโ
Nikita was said : Kita tuh sering banget ibadah karena ada maunya (transaksional). Shalat karena mau bisnis lancar, umrah karena ingin dimudahkan rejeki, dan lainnya. Gimana caranya supaya tidak seperti itu, agar tetap mendapat keberkahan?
Jawaban Mr Faris ternyata bikin Niki terharu ๐ญ๐ฅบ
Allah itu akan selalu membuat cara supaya hambaNya ingin selalu mendekat kepadaNya, termasuk dengan berbagai reward yang diberikan, dan itu itss okee bangeet...ketika hambaNya mengharapkan itu..
Jika ditanya, apa hadits yang paling berbekas di hati, selalu ku jawab; sabda Nabi pada Ibnu Abbas yang masih kecil.
Pesannya pada anak kecil, tapi dalam, "Sesungguhnya kemenangan itu bersama kesabaran, kelapangan itu bersama kesusahan, dan bersama kesulitan itu ada kemudahan."
Baru sadar ternyata pola asuh orang tua sengaruh itu ke cara berpikir anak.
Keluarga have dan nggak have dibesarin di dunia dan cara komunikasi yang beda banget. Profesor Jiang jelasin ini di salah satu videonya.
Bedanya apa?
1. Kosa kata dan cara ngomong
Keluarga mampu biasanya pake kosakata yang lebih banyak, kalimat lebih panjang, dan ngobrol dua arah. Pas anak nanya atau bikin salah, dijelasin alasan rasionalnya, kenapa sesuatu itu baik atau buruk.
Keluarga kurang mampu pola komunikasinya lebih instruksional dan nada perintah.
โDiam!"
โJangan!โ
โPergi sana!โ
Nggak ada ruang buat diskusi, karena yang diprioritasin itu cuma kepatuhan.
2. Sikap & Rasa Aman
Keluarga mampu pendekatannya lebih ke pertemanan dan penjelasan. Anak tumbuh dengan keyakinan dunia itu tempat yang aman, keberadaan mereka dihormatin, dan orang dewasa bisa dijadiin teman.
Keluarga kurang mampu pendekatannya lebih ke ancaman.
โKalo kamu lakuin itu lagi, tak pukul kamu!โ
Anak tumbuh dengan persepsi dunia itu keras dan mereka harus selalu takut sama figur otoritas.
3. Stabilitas dan ketidakpastian
Soal nepatin janji juga beda jauh. Keluarga mampu biasanya punya kepastian finansial buat nepatin janji, misal janji liburan. Ini yang bentuk trust kuat dalam diri anak.
Keluarga kurang mampu sering kepaksa ingkarin janji karena krisis finansial mendadak, misal janji beliin mainan batal karena uangnya kepake buat bayar tagihan darurat.
Anak jadi terbiasa sama ketidakpastian.
4. Cara berhubungan sama otoritas
Anak dari keluarga mampu diajarin berdebat, argumen, dan negosiasi. Makanya pas gede mereka berani push boundary buat ngejar maximum outcome, posisi terbaik, gaji lebih tinggi.
Anak dari keluarga kurang mampu diajarin buat patuh dan nggak banyak protes sama atasan demi keselamatan. Makanya pas gede cenderung cari minimum outcome, yang penting aman, punya kerjaan, dan nggak kena masalah.
Lalu, kedua pola asuh ini dampaknya apa?
Semua perbedaan ini nunjukin, apa yang keliatan kayak sifat bawaan anak, entah itu cara ngomong, gampang percaya, atau berani ngebantah, sebenernya hasil dari cara orang tua ngajarin mereka bersikap dari kecil.
Anak dari keluarga mampu percaya sama otoritas bukan karena mereka lebih dewasa, tapi karena selama ini janji yang dikasih emang selalu ditepatin.
Sedangkan anak dari keluarga kurang mampu lebih waspada dan milih aman, bukan karena mereka kurang sabar, tapi karena udah kebiasaan hidup di tengah ketidakpastian.
Nemu pengingat yang indah:
"Apa pun yang Allah tetapkan, selalu baik.
Yang datang adalah nikmat, yang tertunda adalah hikmah."
ููุนูุณูู ุฃููู ุชูููุฑููููุง ุดูููุฆูุง ูููููู ุฎูููุฑู ููููู ู
(QS. AI-Baqarah: 216)
"Dan yang hilang akan Allah ganti dengan vang lebih indah"
Kayaknya banyak orang tua yang dulunya hidup serba pas-pasan memang butuh waktu buat belajar menikmati hidup.
Ibuku dulu apa pun makanannya pasti dikritik, kalau ada sisa langsung dibungkus sendiri ๐ญ. Maklum dulu susah, di nikahin dari masih SD gak tau dunia luar..
Sekarang udah jauh berubah. Mau diajak makan enak, kadang malah yang minta duluan. Soal harga masih suka ngomel dikit sih, tapi tetap dinikmati. Bukan tidak menghargai kita, cuma caranya mereka terbiasa begitu, jadi kita yang harus bisa belajar memaklumi ๐
Rasanya senang bisa pelan-pelan ngasih pengalaman yang dulu mungkin belum sempat mereka rasakan ๐ค
Uang itu bisa create problem sekaligus blessing.
Orng yg dapet uang banyak banget contohnya, pusing dengan pajak yg dibayarkan.
Orng yg ga punya uang, pusing besok mau makan apa.
Tapi uang juga bisa membuat sebuah keluarga bisa hidup layak, seorang anak sekolah dan seseorang mencampai impian.
Uang bagiku โmediaโ depends kita memandangnya gimana.
Bisa jadi blessing bisa jadi hal menakutkan.
๐
Gimana sih pertolongan pertama saat emosi/marah/benci/sakit hati tapi biar ga jadi penyakit?
Nama metodenya R.A.I.N, metode ini diajarin temenku yg psikiater biar lebih mindfulness dan meredam emosi supaya ga jadi tekanan batin:
1. R - Recognize
Identifikasi perasaan kita, "aku merasa sakit hati", "aku merasa marah", dsb
2. A - Allow (or Accept)
"Wajar klo aku marah karena omongannya nyakitin banget", dsb
3. I - Investigate
Investigasi efek di diri, "Saking marahnya tenggorokanku terasa tercekat", "saking sedihnya sampe dadaku sakit"
4. N - Nurture
Sayangi diri sendiri, tenangin diri dengan segala kelebihan kita:
- "engga ko, aku tau bahwa aku ga seperti yg dia bilang, aku cerdas, baik, dsb apa yg dia omongin ga bener"
- "dia gatau aku kyk gimana, makanya ngomong seenaknya" dsb
Supaya lebih lega jg bisa dengan ditulis ya.
Jangan malah: "ih kata dia aku bego, iyani emang aku bego ga bisa apa2" itu namanya jahat ke diri sendiri, klo diterusin bisa depresi.
Jadikan diri kita orang yg paling sayang ke diri sendiri. Karena yg bisa menyelamatkan diri kita, ya kita sendiri (dan Allah tentunya).
Jika sulit mengurai harus minta bantuan psikolog/psikiater ya:
Jangan nunggu sampe depresi dulu, krn klo depresi otaknya jd berkabut (brain fog) ga bisa berpikir jernih dan malah jd repot sendiri krn jd penyakit, sedangkan orang yg dibenci malah lg menikmati hidup.
Semoga bermanfaat ๐๐
Tadi siang habis dapat ancaman untuk menghapus postingan twit tentang Menteri PU (terlampir), dengan membuka data pribadi yang berisi alamat, NIK, TTL, data keluarga, dan lokasi terakhir gawai saya.
Saya sedang draft somasi dan akan kirim balik sebagai jawaban ๐
seharian sedih, karna merasa tertinggal, terus kata-kata ini lewat โค๏ธ
Allah menunda, tapi ga menolak (doamu). dan penundaan yang kamu rasakan sekarang, juga dirasakan oleh Nabi Zakariya, dirasakan oleh Nabi Yakub, dirasakan juga oleh Maryam, dirasakan juga oleh Nabi Ibrahim..
jadi, selamat bergabung di barisan orang-orang terbaik sepanjang masa yang sabar atas penundaannya.
Gue baru tau HP gue disadap setelah chat gue sama temen kantor bocor ke orang lain, padahal gue gak pernah share password ke siapa-siapa. Awalnya gue kira kebetulan. Sampe 3 kali kejadian serupa, gue mulai parno. Gue cerita ke Pak Hendra, tetangga gue yang kerjaannya IT security di perusahaan fintech. Dia minjem HP gue 5 menit, terus muka dia berubah.
Ini HP lo udah ke-remote akses dari device lain, dari 2 bulan lalu. Gue speechless. Selama 2 bulan, semua yang gue ketik, gue foto, gue chat kemungkinan kebaca orang lain. Ini 10 hal yang Pak Hendra ajarin buat cek & lindungin HP lo :
1. Cek Aplikasi dengan Akses Accessibility Ini pintu masuk paling umum buat spyware. Aplikasi jahat suka nyamar jadi app biasa tapi minta izin Accessibility, yang artinya dia bisa liat semua yang lo ketik dan sentuh di layar. Cara cek: Settings โ Accessibility โ lihat app apa aja yang punya akses. Kalau ada nama app yang lo gak inget install, itu red flag.
2. Waspada Kabel Charger di Tempat Umum Ini yang bikin Pak Hendra paling geregetan. Colokan USB di kafe atau bandara bisa dipake buat juice jacking transfer data diam-diam pas lo ngecas. Solusinya gampang: pake USB data blocker, alat kecil yang cuma ngalirin listrik tapi blokir jalur data. Harganya gak nyampe 30 ribu tapi ngelindungin semua isi HP lo. Ini yang dipake Pak Hendra pas dia dinas ke luar kota.
3. Cek Log Aktivitas Akun Google Google nyimpen history device apa aja yang pernah login ke akun lo, lengkap sama lokasi & waktu. Cara cek: https://t.co/prrv2BNwfz โ Security โ Your devices. Kalau ada device asing yang lo gak kenal, langsung logout paksa dari situ juga. Buat proteksi ekstra, Pak Hendra saranin pake security key fisik buat login akun penting.
4. Profil MDM/Konfigurasi Misterius Buat pengguna iPhone: cek Settings โ General โ VPN & Device Management. Kalau ada profil konfigurasi yang gak lo pasang sendiri, itu bisa jadi cara orang mantau HP lo dari jarak jauh, termasuk baca chat & lokasi real-time.
5. Baterai Boros Tiba-tiba & HP Panas Padahal Nganggur Spyware itu jalan terus di background, nyedot baterai & bikin HP panas walau lo gak lagi make. Kalau tiba-tiba baterai lo boros drastis tanpa sebab jelas, itu bukan cuma "baterai udah tua".
6. Cek Izin Mikrofon & Kamera yang Aktif Terus Di HP terbaru biasanya ada indikator titik hijau/oranye pas mic atau kamera lagi dipake. Kalau titik itu muncul padahal lo gak la
7. Jangan Asal Install APK dari Luar Play Store APK bajakan aplikasi berbayar atau mod itu sarang spyware paling gampang. Orang nitipin malware di dalamnya, dan begitu lo install, dia dapet akses penuh ke HP lo.
8. Aktifin Two-Factor Authentication di Semua Akun Penting Meskipun password lo bocor, kalau 2FA aktif, orang tetep butuh kode OTP buat masuk. Ini lapisan pertahanan kedua yang paling murah tapi sering diremehin.
9. Restart HP Secara Rutin Kedengeran sepele, tapi banyak spyware level rendah yang reset begitu HP di-restart karena mereka nempel di memori sementara, bukan terinstall permanen. Restart mingguan itu bantu bersih-bersih otomatis.
10. Factory Reset Kalau Udah Yakin Kena Kalau udah cek semua di atas dan masih curiga, jalan paling aman ya factory reset total, terus ganti semua password dari device lain yang bersih. Jangan pulihkan dari backup lama itu bisa balikin spyware-nya lagi.
Jujur, dari 10 hal di atas, yang paling gampang & paling sering kelewat itu poin 2: charger di tempat umum. Soalnya kita gak selalu bisa ngecek app satu-satu tiap hari, tapi kita hampir tiap hari numpang ngecas di luar kantor, mall, bandara. Makanya Pak Hendra selalu bawa USB data blocker di dompetnya. Bentuknya kecil banget, harganya juga murah, tapi fungsinya penting: mastiin HP lo cuma nyerap listrik, bukan data.
cc : ngulikhp