Kok ada orang yang beralih dari rokok yang notabene terbuat dari bahan dasar tembakau yang dikasih perasa kimia ke vape yang bener bener 100% bahan kimia?
Lalu memberikan argumen seolah berhenti rokok dan beralih ke vape adalah sebuah keberhasilan.
Jadi gue nggak sengaja nemu gambar board 7 menit ini dan langsung kaget. Ternyata warnanya merah. Padahal pas 2 menit, kalau nggak salah yang gue inget warnanya hijau. Sayangnya nggak ada gambarnya.
Kalau ada yang punya gambar atau kebetulan langganan Vidio, coba bantu cek dan kirim di kolom komentar.
Terus sebenarnya tambahan waktunya 2 atau 7 menit? Jawabannya memang 7 menit.
Angka 2 itu ternyata kesalahan dari wasit keempat. Coba cek lagi, angka 2 muncul karena pergantian terakhir Bangladesh yang pemainnya bernomor punggung 2.
Jadi clear, ini bukan masalah aturan. Murni karena angka yang muncul di board-nya salah.
𝑬𝒎𝒑𝒂𝒕 𝒕𝒂𝒉𝒖𝒏 𝒃𝒆𝒓𝒍𝒂𝒍𝒖, 𝒏𝒂𝒎𝒖𝒏 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂 𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎 𝒊𝒏𝒈𝒂𝒕𝒂𝒏. 🥀
Hari ini, kita kembali mengenang para korban Tragedi Kanjuruhan. Menyampaikan doa untuk mereka yang telah pergi, serta mengirimkan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. 1 Oktober 2022 — selamanya dalam ingatan.
𝘜𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘴𝘦𝘱𝘢𝘬 𝘣𝘰𝘭𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘢𝘮𝘢𝘯, 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘶𝘴 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘢𝘵𝘶𝘬𝘢𝘯.
#Persija
Hahahahaha 😭
“Gimana, kita menang lagi guys!”
“Mereka nggak tahu, itu bagian dari strategi.”
“Kalau udah benci dari sananya mah susah.”
“Enak banget jadi anak jenderal.”
“Barisan sakit hati 😹”
“Anak abah, golongan 16%.”
Mamam tuh strategi! 🤣🫵🏻
UNPOPULAR OPINION :
Laporan Polisi lo bakal otomatis jalan 10x lebih cepat kalau lo pasang kamera HP dan live-stream pas lagi di kantor polisi.
Faktanya: Banyak yang takut merekam kegiatan polisi karena diancam "pencemaran nama baik". Padahal, merekam atau memfoto aparat penegak hukum yang sedang menjalankan tugas di ruang publik/pelayanan publik adalah Hak Masyarakat dalam rangka pengawasan (UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik). Selama lo nggak mengganggu jalannya penyidikan dan nggak nyebarin fitnah bohong, aksi merekam ini dilindungi hukum dan jadi alat kontrol sosial yang sangat efektif.
Sty di kasih Rafael struick, Irfan jaya dan sananta aja bisa ngobrak abrik semua asia tenggara. Bahkan Arab Saudi terkencing kencing.
Lha ini udah di kasih ole, james dll malah permainannya kek ayam sayur😭
Kalau proses mah STY juga proses dari 2019, bedanya prosesnya buat ngejar level Piala Dunia, bukan cuma buat bersaing di ASEAN.
Kalo level ASEAN aja belom siap mah mendingan gua tidur
⚠️🌏Himbauan Buat teman” yg Stay di Pulau Kalimantan Indonesia. Kita harus Kompak-Ribut-Berisik Bersatu dan Selalu UPDATE dengan INFO “TERKINI di Daerah kita Masing” Demi Menyelamatkan Ratusan Nyawa yg Ada di Kalimantan.
Terimakasih buat teman” yg sdh Menyuarakan kami disini❤️🙏🏻
sorry for interrupting your tl, tapi pembakaran hutan & lahan blm usai, darurat ISPA, sumatra dilanda banjir, NTT blm pulih, sengketa lahan di papua, rupiah melemah, krisis air bersih, BBM langka, pemadaman bergilir, kasus keracunan MBG trs brmunculan. pls don't stop speaking up!
Tapanuli Tengah kembali dilanda banjir.
😭
Kami pengen ikut gerak bareng warga di sana.
Ada teman2 atau komunitas warga di Tapanuli Tengah yang bisa kami hubungi?
Kalau memungkinkan, Saling Jaga Warga ingin membuka Dapur Hangat untuk warga terdampak, berkolaborasi dan dikelola bersama warga setempat.
Kalau punya kontaknya, boleh mention atau DM kami.
Saling bantu, saling jaga.
MENGAPA KABAR ERUPSI GUNUNG INI TIDAK RAME YA😭
Gunung Marapi, Sumatera Barat tadi malam meletus menyemburkan abu sampai 1000 METER dari atas puncak.
Bukit Tinggi dihujani abu vulkanik.
Stay safe semuaa🙏🏻
Adaptasi novel TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK menjadi film komersial, adalah satu contoh jelas kalau bangsa Indonesia abad ke-21 memang maha-pelupa dan maha-pemaaf.
Bayangkan saja, pada Oktober 1962 novel itu pernah menjadi "skandal sastra" terbesar dan menempatkan Hamka sebagai penulis yang banyak dicemooh sejak terbitnya resensi berjudul “Aku Mendakwa Hamka Plagiat!” oleh Abdullah S.P. dalam lembar budaya Bintang Timur di bawah asuhan Pramoedya Ananta Toer.
Begini komentar Pram pada saat itu:
“Saya sebagai pengagum Hamka sangat kecewa sekali dengan terbongkarnya kepalsuan "Tenggelamnya Kapal v.d. Wijck" ... ide dan gaya bahasa jelas menandakan karya tersebut adalah jiplakan dan ini memberikan contoh yang tidak baik pada generasi muda. Ini bukan masalah sastra saja, tapi merupakan masalah sosial, cermin sosial, yaitu barometer sampai di mana kejujuran seorang tokoh masyarakat mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya... soalnya mudah saja, yatu minta maaf. Sebab karya Hamka ini kira-kira dibaca 5 juta.”
Bagaimana tanggapan Hamka setelah dituduh plagiat? Tidak ada klarifikasi, apalagi permintaan minta maaf. Yang membela beliau justru H.B. Jassin bersama lingkarannya. Kemudian tiba-tiba saja polemik itu dihentikan. Bukan oleh kalangan sastra, tapi oleh TENTARA, karena dianggap menggangu kestabilan dalam masyarakat.
Novel karya Manfaluthi "Magdalena" yang dituduh menjadi sumber plagiat Hamka pada akhirnya diterjemahkan oleh dua kubu yang berseteru.
Lantas, sejak dirilisnya karya adaptasi Tenggelamnya Kapal Van der Wijck pada 2013 sampai sekarang, dengan entengnya kita mengelu-elukan film itu sebagai salah satu film terbaik yang pernah dibuat di Indonesia, tanpa ada perasaan risi sama sekali.
GUYS NEED HELP BANTU VIRALIN OKNUM POLISI MASUK TANPA IZIN PEMILIK RUMAH
Malam itu, rumah saya digeledah tanpa surat izin. Kemarin malam, tepat pukul 21.58, beberapa oknum polisi mendatangi rumah saya.
Tanpa membawa surat izin penggeledahan, mereka masuk dan menggeledah rumah saya begitu saja. Ketika dipertanyakan, mereka bersikukuh bahwa ibu saya sudah memberi izin.
Alasan mereka: sedang mencari pelaku kasus narkoba yang katanya pernah tinggal di rumah saya padahal orang tersebut sudah tidak tinggal di sana lagi.
Penggeledahan tanpa surat resmi dan tanpa dasar yang jelas ini membuat saya bertanya:
Apakah memang seperti ini prosedur yang berlaku, atau ini bentuk penyalahgunaan wewenang?
Saya membagikan ini bukan untuk menyerang institusi kepolisian secara keseluruhan, tapi karena setiap warga berhak tahu haknya saat berhadapan dengan aparat, dan setiap oknum yang menyalahi prosedur harus bertanggung jawab.
Dear HR,
Kalo nerima lamaran dari generasi Milenial (kelahiran 1981–1996) untuk posisi entry level, tolong pertimbangkan dong. Mereka melamar bukan lagi buat ngejer passion atau menambah pengalaman tapi buat bertahan hidup.