Semakin sering kamu menjelaskan dirimu kepada orang yang tidak ingin memahami, semakin banyak energi yang kamu habiskan untuk sesuatu yang sebenarnya tidak perlu.
Kadang diam jauh lebih murah daripada klarifikasi yang tidak akan pernah selesai.
Ada masa ketika aku berusaha ikut dalam banyak obrolan supaya gak dianggap aneh.
Sekarang aku lebih nyaman duduk diam.
Bukan karena merasa lebih baik dari mereka.
Aku cuma gak lagi merasa harus hadir di setiap tempat agar merasa utuh.
tiap liat vincent mikir ini orang kek mirip siapa gitu, mukanya ga asing banget. ternyata mirip david thewlis pas meranin remus lupin di film harry potter 😭☝
LEG KEDUA: POLRI VS KEJAGUNG!!! 🔥
Setelah mendengar penjelasan Jampidsus Febrie, semua skenario dan spekulasi kita sudah mulai mengerucut jadi seperti ini wak.
1. Febrie sedang menyiapkan skenario TUKAR KEPALA mengorbankan pion kecil biar yang besar lolos. Klasik permainan catur tingkat elite wak.
2. Siap-siap serangan balik yang jauh lebih besar. Bukan sekadar pembelaan, tapi serangan yang bisa bikin guncang institusi lawan, ini kalo dilakukan bisa heboh lagi wak, tapi bagus sih biar mereka adu mekanik
3. Posisi Febrie memang lagi terjepit wak, tapi ingat bargaining position-nya masih sangat kuat wak. Dia bukan sekadar jaksa kaleng- kaleng wak. dia ujung tombak Kejagung yang selama ini dipakai buat MEMBERSIHKAN sampah di institusi lain dan di tempat yang buat kerugian negara.
4. Febrie merasa sedang menjalankan arahan Presiden, makanya dia yakin sedang dijegal. Terlalu keras menggoyang tata kelola pertambangan, MBG, dan PKH. Siapa yang terganggu? Yang selama ini nyaman di atas. Tebak siapa yang terganggu wak. Jika memang bener
5. Atau skenario ini wak, Siap-siap lihat adegan TUKAR KEPALA tersangka bintang satu. Dibebaskan, dinyatakan tidak terbukti, atau hukumannya diringankan jadi cuma formalitas. Kita sudah terlalu sering lihat pola seperti ini jadi patut dimasukan dalam spekulasi ini.
6. Atau mungkin Kemungkinan besar ini memang bukan kasus Febrie. Dia dijebak karena terlalu berani memukul para konglomerat. Dijadikan tameng, lalu dipukul habis habisan. Tapi ini kemungkinan kecil sih wak. Karna dari olah tkp penggeledahan menuju pada dia semua.
7. Febrie pegang terlalu banyak kartu wak. bahkan kartu truf yang bisa disesuaikan antar institusi. Selama dia masih berguna buat MEMBERSIHKAN yang perlu dibersihkan, dia akan tetap aman.
Coba dari POV kalian wak setelah mendengar klarifikasi-nya apa aja yang mungkin terjadi kedepan.
Langsung aja wak,Kesimpulan yang paling pahit yang awak bisa sampaikan
Semua akan berakhir anti-klimaks seperti biasa.
Drama heboh, narasi dibangun, lalu pelan-pelan semua reda, karna tertutupi oleh isu baru lainya.
Tersangka besar kabur diam-diam, institusi saling tuding, publik bosan, dan yang punya kuasa tetap tertawa di belakang layar.
Ini bukan lagi soal keadilan.
Ini perang antar kekuasaan yang memakai hukum sebagai senjata.
Siapa yang menang di akhir?
Yang punya kartu paling banyak, tentu saja wak.
Dan kita? Cuma penonton yang disuguhi tontonan murahan yang sama berulang-ulang. Dah lah capek wak
Selamat kpd POLRI yg tlh menjebol tembok penyembunyian harta2 yang diduga hasil korupsi di sebuah kafe dan beberapa titik lainnya. Selamat kpd KEJAGUNG yang terus memburu koruptor di BGN dan MBG. Silahkan berlomba utk saling bongkar korupsi. Itu bagus utk pemberantasan korupsi.
JUST IN: DAFTAR LENGKAP 12 TITIK PENGGELEDAHAN YANG DIDUGA TERKAIT FEBRIE ADRIANSYAH, TOTAL SELURUH SITAAN CAPAI LEBIH DARI RP543,2 MILIAR 🚨🚨
Tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya menyisir lokasi kantor perusahaan hingga rumah pribadi di wilayah Jakarta, Tangerang Selatan, dan Bogor.
1. Kafe de'Clan Signature
Berlokasi di Cipete Raya, Cilandak, Jakarta Selatan.
2. Koin Money Changer
Berlokasi di Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan.
3. Rumah Mewah Sentul
Berlokasi di Perumahan Bogor Golf Hijau, Sentul City, Kabupaten Bogor.
4. Rumah Dinas Jampidsus
Kediaman pribadi Febrie Adriansyah di Jalan Radio, Kramat Pela, Jakarta Selatan.
5. Kantor PT CBS (Pusat)
Berlokasi di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara.
6. Kantor PT CBS (Cabang)
Berlokasi di wilayah Cengkareng Timur, Jakarta Barat.
7. Kantor PT KNI
Berlokasi di wilayah Petojo Selatan, Jakarta Pusat.
8. Kantor PT PML
Berlokasi di wilayah Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.
9. Kantor/Grup DMG/CP
Berlokasi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
10. Rumah Sdr. MN
Berlokasi di wilayah Serpong Utara, Tangerang Selatan.
11. Rumah Sdr. TK
Berlokasi di kawasan elite Mega Kuningan, Jakarta Selatan.
12. Rumah Sdr. DR
Berlokasi di wilayah Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan.
Selain itu, sebagian media juga melaporkan penelusuran aset bergerak ke kediaman Sdri. MILDK di Apartemen Pacific Place, Jakarta Selatan.
Rincian Jumlah Barang Sitaan Berdasarkan Lokasi
A. Kluster Cipete
Total Sitaan: Rp67,2 Miliar
Disita dari brankas besi setinggi 2 meter di dalam Kafe de'Clan Signature dan Koin Money Changer, berupa:
• Uang tunai SGD 3.130.000 (pecahan SGD100).
• Uang tunai USD 889.965.
• Uang tunai Rupiah senilai Rp259.159.000.
• Konversi estimasi total: Rp60 miliar dari kafe dan Rp7,2 miliar dari money changer.
B. Kluster Sentul City
Total Sitaan: Rp476 Miliar
Disita dari balik dinding rahasia bermotif kayu di Rumah Mewah Sentul yang menyimpan 7 koper di dalam brankas tersembunyi:
• 74 kilogram emas batangan.
• Uang tunai SGD 14.083.800.
• Uang tunai USD 4.767.300.
• Uang tunai Rupiah senilai Rp100.000.000.
C. Kluster Perusahaan & Kantor (PT CBS, PT KNI, PT PML, dll.)
Penyidik mengamankan barang bukti non-tunai demi kepentingan pembuktian perkara, meliputi:
• Bundel dokumen transaksi pasokan batu bara.
• Dokumen keuangan dan aset perusahaan.
• Perangkat elektronik, laptop, dan telepon seluler milik saksi.
Ciri-ciri negara sakit :
Orang pintar & Akademisi dilarang bersuara lantang tapi orang gemblung bebas bicara apa saja.
-------
Turu Nakhun GOWEEKEND
TIDAAAAAK
Buat mas mohan.
Ngacengan itu wajar, tapi ada otak bagian pre frontal buat ngontrol titit anda sehingga tidak memaksa orang buat kentu.
Sebagai orng yg mengenal sampean d skena brand lokal, jujur klarifikasi ente ngeselin.
Circlenya juga mengecewakan.
Terkesan Mewajarkan