Penampakan seram di bali , ketika sang punya rumah iseng memvideokan are rumahnya, kebetulan bersampingan dengan sungai, dan apa yang terjadi, ada bola api yang tertangkap kamera dan berubah jadi muka seram 👻👹👹👻
Tak Terima Anaknya Dihina Gendut, Seorang Ibu Ngamuk Usai Pelaku Ogah Minta Maaf dan Berdalih "Kan Fakta"
Seorang Ibu ngamuk karena anaknya yang masih SMP dihina gendut oleh Bapak-bapak, pelaku bukannya minta maaf malah menantang dan anak perempuan pelaku juga ikut marah.
kasus pelecehan seksual yang dialami SPG
> pelaku datang membawa anak istri utk belanja
> pelaku adalah guru SD
> korban trauma hingga terkena mental dan dicut oleh kantor
> kasus sudah ditangain polres surakarta
Dulu pas gue masih kerja di gramedia, sebelum toko buka (pagi bgt) anak2 selalu ngepel lantai. Dan pas gue cek ke depan itu ada banyak jejak tapak kaki kecil tanpa alas kaki. Kalo gue tanya mereka dulu tuh emang udah biasa kayak gitu, ngga sekali dua kali.
Obrolan tadi sore selepas lari waktu istirahat di sekitaran taman menteng Bintaro, tiba-tiba Ibu paruh baya umur 50an mendekat.
👩🦱 : Dek boleh bantu larisin dagangan ibu?
GW : Emang dagang apa bu?
👩🦱 : Gorengan risol, Ibu jual es juga kalau mau beli. Udah keliling dari siang masih sisa banyak. (Btw si ibu jalan kaki sambil bawa 2 termos) 😭
GW : Berapaan bu gorengannya?
👩🦱 : 2 ribuan dek, 5 ribu dapet 3!
Whooops.. (Ternyata si Ibu punya Qris) 😂
GW : Kalau semuanya jadi berapa bu?
👩🦱 : 50 ribu aja dek gpp ngabisin, nanti ibu kasih bonus es Good Day
GW : Loh, nanti Ibu tekor gak?
👩🦱 : Gpp yang penting Ibu gak bawa pulang, soalnya kalau gak habis kadang suka Ibu bagi-bagi ke orang dijalan.
(Nyesss... Auto kena empati) 😭
GW : Yaudah bungkus semua deh bu, saya bayar pake Qris ya. (Gw bayar 100k belio auto nangis matanya berlinang).
Risolnya saya makan 3, sisanya tolong Ibu bagiin aja ke abang ojol dijalan yaa.. (Auto di Doa'in banyak bangettt gaess) 😭
Sehat-sehat selalu ya Ibu 🙏
Di kondisi ekonomi sekarang, minimal harus punya 2-3 sumber pemasukan biar bisa survive.
Kalau sumber pemasukan saya saat ini dari:
Gaji UMR + Adobestock + Twitter + Jualan deodoran spray.
Jika tiba2 kena PHK, masih ada backup. Jika salah satu hasilnya sedikit, masih ada tambahan.
Kalau kalian apa saja?
Guys, ada dua orang yang baru bicara soal sesuatu yang menurut gue paling penting untuk dipahami — tapi paling sedikit dibahas di media mainstream Indonesia.
Film Pesta Babi dilarang.
Bukan dilarang karena melanggar hukum.
Bukan karena kontennya hoaks.
Bukan karena ada unsur SARA.
Tapi karena isinya terlalu dekat dengan kenyataan yang tidak ingin dilihat oleh orang-orang yang berkuasa.
Dan ini yang perlu dipahami dulu apa itu Film Pesta Babi:
Film dokumenter berdurasi 90 menit.
Disutradarai oleh sineas senior Dandhy Dwi Laksono. Mengisahkan apa yang sebenarnya terjadi di Papua Selatan di Merauke, Boven Digoel, Mapi di balik narasi resmi pemerintah tentang food estate dan ketahanan pangan.
Film ini menunjukkan:
hutan ulayat masyarakat adat yang diratakan oleh 2.000 ekskavator.
Suku Yei yang mendapati tanah leluhurnya tiba-tiba dipasangi papan bertuliskan "Tanah Milik TNI AD."
Suku Auyu yang menancapkan salib merah di tengah hutan sebagai satu-satunya cara mereka melawan. 107.000 pengungsi Papua yang tidak ada di media Indonesia.
Dan yang paling menohok:
dugaan bahwa program cetak sawah 1 juta hektar itu bukan untuk ketahanan pangan rakyat tapi untuk mengambil kayu hutan bernilai tinggi secara gratis sambil menyiapkan lahan untuk perkebunan sawit skala raksasa.
Dan ini yang terjadi setelah film itu dirilis:
Nonton bareng dibubarkan paksa oleh aparat di berbagai kota.
Diskusi akademis di Universitas Kairun Ternate dihentikan oleh Kodim setempat.
Mahasiswa yang menggelar pemutaran film dikriminalisasi.
Bukan film horor.
Bukan film p0rn0.
Bukan film yang menghasut kekerasan.
Tapi film dokumenter tentang apa yang terjadi di tanah Papua dibubarkan oleh tentara.
Dan ini yang Tretan Muslim dan Andovi angkat yang paling relevan:
Kenapa negara takut pada sebuah film?
Jawabannya sederhana dan mengerikan sekaligus: karena film itu benar.
Kalau film itu hoaks pemerintah bisa menggugat secara hukum.
Bisa menghadirkan data pembanding.
Bisa membuktikan bahwa yang ditampilkan dalam film itu salah.
Tapi yang dilakukan bukan itu.
Yang dilakukan adalah membubarkan pemutarannya.
Menghentikan diskusinya.
Mengkriminalisasi yang menyebarkannya.
Dan itu adalah pengakuan paling jelas bahwa isi film itu tidak bisa dibantah.
Hanya bisa dibungkam.
Dan ini yang paling fundamental:
Indonesia punya Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2009 tentang Perfilman.
Di dalamnya ada pasal yang menjamin kebebasan berekspresi melalui film sebagai bagian dari hak konstitusional warga negara.
Dan Pasal 28 UUD 1945 menjamin kebebasan berpendapat dan kebebasan pers.
Film Pesta Babi tidak melanggar satupun dari aturan itu.
Tidak ada konten yang melanggar hukum.
Tidak ada ujaran kebencian.
Tidak ada provokasi kekerasan.
Yang ada: fakta. Data.
Kesaksian warga yang tanahnya diambil.
Gambar hutan yang diratakan.
Suara masyarakat adat yang tidak pernah dimintai persetujuan atas tanah leluhur mereka.
Dan fakta itulah yang dilarang.
Dan ini yang paling ironis dari seluruh situasi:
Prabowo sering bicara soal kedaulatan.
Soal Indonesia yang harus berdiri tegak
di hadapan dunia.
Soal rakyat yang harus dilindungi.
Tapi rakyat Papua yang tanahnya diambil, yang hutannya diratakan, yang dipindahkan dari tanah leluhur mereka tanpa persetujuan tidak mendapat perlindungan itu.
Yang mereka dapat: ekskavator.
Kawal militer bersenjata.
Dan larangan bagi siapapun yang mencoba menceritakan apa yang terjadi kepada mereka.
Dan ini yang paling menohok dari seluruh diskusi Tretan dan Andovi:
Di negara yang mengklaim dirinya demokratis sebuah film dokumenter tentang kondisi warga negaranya sendiri dilarang.
Bukan di Korea Utara.
Bukan di Rusia.
tetapi Di Indonesia.
Tahun 2026.
Dan pembungkamannya bukan dilakukan oleh robot atau sistem otomatis.
Tapi oleh manusia yang memakai seragam negara yang digaji dari pajak rakyat yang sama yang ada dalam film itu.
Dan ini pertanyaan yang tidak bisa diabaikan:
Kalau yang ditampilkan dalam Film Pesta Babi itu tidak benar buktikan dengan data, bukan dengan membubarkan pemutarannya.
Kalau food estate itu benar-benar untuk ketahanan pangan rakyat tunjukkan hasilnya, bukan larang orang yang mempertanyakannya.
Kalau masyarakat adat Papua sudah memberikan persetujuan atas penggunaan tanah mereka tunjukkan dokumennya, bukan kirim aparat ke diskusi mahasiswa.
Kebebasan berpendapat bukan ancaman bagi pemerintah yang bersih. Kebebasan berpendapat hanya jadi ancaman bagi pemerintah yang punya sesuatu untuk disembunyikan.
Stanislas Dehaene adalah seorang neuroscientist yg udah 3 dekade meneliti cara otak manusia bekerja.
Tahun 2020 kemarin, dia nulis buku berjudul “How We Learn” yg bahas cara otak kita memproses & mengingat ilmu baru.
Aku udah selesai baca dan isinya bener2 mind-blowing, terutama soal tips praktis yg disebut Dehaene sebagai 4 PILLARS OF LEARNING.
A thread 🧵 by Narasi Visual
HARUS HATI-HATI JIKA PASANGAN KITA PUNYA KEMBAR IDENTIK.
Sedih banget222 inget almh. mbapi (kakak iparku). mereka juga cuma dua bersaudara 😭😭😭 we were so happy back then... yang tadinya berdua, setelah nikah kita jadi berempat. pas udah nikah pun suamiku masih nempel banget sama kakaknya, selalu peluk-pelukan. sekarang kerasa banget kosongnya yaa Allah alfaatihah allahummaghfirlaha warhamha wa'afiha wa'fuanha 🥺❤️
samuel dan claudya itu kisahnya menarik ya.
sama2 dari 0, hidup irit, dengan kerja keras bisa achieve karir gaji korporate besar (total double income 100an juta)
dengan income sebesar itu mereka masih naik umum, hemat dan banyak budget untuk investasi, sampai akhirnya cukup punya dana untuk "financial freedom"
akhirnya mereka resign dan fokus jadi konten kreator.
dipikir2 menarik jg ya perjalanan mereka, kejar karir gaji tinggi, fokus investasi, resign dan jadi full time konten kreator.
ada yg mau kaya mereka??? 😆
Ada sebuah cerita, pasangan muda Gen Z. Suami istri,
Gajinya Rp 8 juta. Istrinya Rp 6 juta.
Total: Rp 14 juta sebulan.
Dua orang kerja.
Dua karir.
Dua sarjana.
Tiap akhir bulan, mereka cek saldo rekening bersama.
Bulan ini: minus Rp 340.000. Bulan lalu: minus Rp 820.000. Dua bulan lalu: minus Rp 1,2 juta.
"Gaji kita segitu. Kok makin minus?"
Sampai suatu malam mereka duduk. Hitung satu per satu.
Dan hasilnya, bikin mereka terkejut
Mereka tulis semua pengeluaran tetap:
Kontrakan: Rp 3.000.000
Listrik + air + internet: Rp 800.000
Cicilan 2 motor: Rp 1.500.000
Makan harian: Rp 2.500.000
Bensin: Rp 600.000
Kebutuhan anak: Rp 1.200.000
BPJS + asuransi: Rp 400.000
Kiriman ke orangtua: Rp 1.000.000
Total: Rp 11.000.000
Sisa: Rp 3.000.000
"Masih ada Rp 3 juta. Harusnya cukup."
Tapi bulan ini ada:
Kondangan teman kantor +nengok bayi: Rp 600.000
Anak demam + dokter + obat: Rp 450.000 Seragam anak baru: Rp 380.000
Tagihan kartu kredit bulan lalu: Rp 870.000 Service motor: Rp 350.000
"Lain-lain": Rp 700.000
Total tak terduga: Rp 3.350.000
Rp 3.000.000 sisa. Dikurangi Rp 3.350.000.
= MINUS Rp 350.000.
Dan "lain-lain" itu selalu ada.
Setiap bulan.
Berbeda wujudnya.
Tapi selalu datang.
+62 pasangan muda, pada ngerasain jg kah?
Source : thread
GILAK !!!,
gue udah mati matian ngumpulin duit bakal usaha .
Bakal hidup lebih baik.
Tbtb ibu gw , sekali lagi IBU.
Dateng ngomong
Ngapain si bikin bikin ginian ,
emang gak pake modal !
Seketika gue duduk nahan nyesek .
Padahal gue mati matian , bakan mati bgt buat ngelakuin semua hal dengan status pekerja office dan ibu dengan anak usia 9 bulan .
Janji gak maafin :)
cc:threadcitramegamarcellia
ini pernikahan gue
nemenin suamik nonton anime kesukaannya setiap malem .
awal2 sebelum dapet pemikiran ini, gue tuh sering bgt ribut kecot aja sama suami .
dia pulang kerja capek mau disayang mau ngelakuin hobby nya mau me time, sedangkan gue nunggu dia pulang kerja juga mau disayang dan didenger ceritanya
suami gue umurnya 30th, dia hobby game mobile legend dan nnton anime .
sedangkan gue?? samasekali gasuka 2 hal itu, mau tau pun gada rasanya .
dia pernah bilang "yaudah makanya kamu ikut main ML biar kamu jadi temen main aku" gue coba tapi nyatanya gue beneran gabisa dan bosan.
tapi gue selalu kepo dia main sama siapa aja dan isi chatnya apa. huuu ..
makin hari gue mikir nanti dia lama lama ga betah sama gue karena gue ribet begini, terus ribut gada brentinya .
akhirnya gue coba masuk dunianya, gue coba mengerti nnton anime2 itu, karena dia kalo nnton fokus .
yaudah gue coba ikutin, dan akhirnya gue berhasil. anime pertama yg dia kasih tau gue itu film nya saitama, sampe gue blg "kenapa kalo lanjutan filmnya lama gini sih? ngegantung aja" .
terus dari situ dia nnton naruto, gue blg "emg seseru apasih film itu?" terus dy kasih gue dari eps 1, tapi dia seneng ceritain jalan ceritanya sambil nnton bareng.
meskipun kadang dia ngasih tau gue bbrpa eps longkap2 dan gue ga ngerti ya gue ttp nikmatin kebersamaannya aja,
padahal gue kadang suka lupa pemerannya siapa aja, jutsunya apa, klen mana 😅 tapi dengan cara ini . kita bisa samasama dapet benefit, dy berhasil ngelepasin capek didalem rumah ditemenin istrinya, dan gue???
berhasil minta disayang sambil nnton film kesukaan dia. kadang nnton sambil diusapin, digarukin, diciumin.
kalo laper ditengah film kita suka keluar buat beli cemilan baru lanjut nnton lagi .
sampe kita ketiduran bareng .
besoknya pulang dia kerja gue selalu siap nemenin dia lagi .
ngobrol seputaran " ini kenapa ko jutsunya aneh ya" "dia kenapa ko berubah jadi uler" "dia kenapa jahat" hahaha .
jadi suami gue pulang ontime (kalo gada yg urgent) yg betah dirumah karena dapet partner hobby.
anak gue? anak gue udah kebagian gue temenin nnton film dia itu di waktu sore, sedangkan buat diri gue sendiri? gue me time ketika anak gue tidur siang dan suami gue kerja .
jadi dalam sehari gue melakukan 3 hobby, gue, anak gue, suami gue
cc:threads