@sosmedkeras Gak semua laki-laki dipaksa menyukai wanita berkulit hitam. Gak semua laki-laki menyukai janda. Gak semua laki-laki menyukai perempuan gendut. Gak semua laki-laki menyukai wanita miskin. Begitu pun sebaliknya.
Homoseksual adalah urusan selera. Hak mereka menyukai selera mereka.
@sosmedkeras Gak semua laki-laki dipaksa menyukai wanita berkulit hitam. Gak semua laki-laki menyukai janda. Gak semua laki-laki menyukai perempuan gendut. Gak semua laki-laki menyukai wanita miskin. Begitu pun sebaliknya.
Homoseksual adalah urusan selera. Hak mereka menyukai selera mereka.
Amerika Serikat disebut-sebut meminta dana hingga triliunan dolar dari negara-negara Arab di kawasan Teluk terkait perang melawan Iran.
Hal ini disampaikan oleh jurnalis Oman, Salem Al-Juhouri, dalam siaran BBC Arabic.
Dia mengklaim bahwa pemerintahan Donald Trump sedang memberikan tekanan kepada negara-negara Teluk agar ikut terlibat dalam perang, baik secara militer maupun finansial.
“Sekarang beredar sejumlah informasi yang menyebutkan bahwa presiden AS meminta negara-negara anggota GCC membayar sekitar 5 T dollar (Rp80.000 triliun) jika mereka ingin perang ini terus berlanjut. Sementara jika mereka ingin perang dihentikan, mereka harus membayar sekitar 2,5 T USD (Rp40.000 triliun) kepada Amerika Serikat atas apa yang sudah dilakukan selama ini,” ujar Al-Juhouri dikutip dari laman Middle East Eye, Senin 23 Maret 2026.
Terkait dengan laporan ini, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Amerika Serikat maupun negara-negara Teluk terkait klaim tersebut.
Sebelumnya pada Kamis pekan lalu, Gedung Putih dilaporkan mengajukan dana tambahan sebesar 200 miliar USD (Rp 3.200 T) untuk perang di Iran. Presiden Trump mengatakan dana ini diperlukan untuk mengisi kembali persediaan amunisi dan perlengkapan lain yang menipis akibat konflik tersebut serta bantuan sebelumnya ke negara lain.
Baca selengkapnya disini: https://t.co/ywJBjlrnYD
___
#vivanews #arabsaudi #USA #iran
Orang pake headset lagi boncengan adalah kegiatan yg aneh, elu intel apa paspampres?
Kan bisa ga ngobrol aja sama yg dibonceng, kacau banget lemper mpok lela