Bangun pagi - sarapan - rebahan - mandi - ngampus - nongkrong dikopma - pulang - rebahan - makan - tidur - balik lagi ke fase awal. Begitu aja terus setiap hari sampe bosen 😣
Di Indonesia, Islam bisa adzan 5x sehari.
Lalu khutbah jumat seminggu sekali.
Lalu pengajian minggu yg semuanya pakai pengeras suara.
Tapi umat kristen tak bisa pasang atribut natal yg cuma setahun sekali.
Lalu sayup2 terdengar "agama damai"
😔
https://t.co/fnIbQfjeJk
Sekali lagi, radikalisme itu di pikiran. Maka, solusinya adalah “meluruskan”, bukan “menghapus” pelajaran ttg jihad, khilafah, dll. Sehingga orang tau makna & konteksnya, akhirnya paham kenapa kita menolak di sini. Justru kalau tak dijelaskan dgn benar, ia mudah dipropagandakan.
Gema Pembebasan Adalah Organ Hizbut Tahrir (HTI) yg sudah dibubarkan yang tetap melakukan propaganda di kampus-kampus. Hari ini mereka bikin acara terbuka di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta