Sumpah, aku suka banget sama kata-kata Shin Min-ah tentang hubungan dan pernikahan. Banyak yang bikin mikir dan ngena banget💗😔
Ini dia beberapa kata-katanya yang paling aku suka:
"Menurutku semakin telat menikah, semakin bagus"
"Kenapa?"
"Bukannya lebih baik, kalau mengenal banyak orang (pacaran) dulu? perbanyak waktu untuk melihat dirimu sendiri, waktu untuk bisa introspeksi diri sebelum kamu menikah. Sambil pacaran, saat bersama orang ini, kamu punya cukup waktu untuk memikirkan dirimu."
"Tapi sebenarnya... diri kita sendiri tahu, Iho?"
"Tahu soal apa?"
"Tahu kalau dia bukan orang yang akan menikah denganku tapi kita cuma menyangkalnya saja karena sudah terlalu suka"
"Nggak harus soal pernikahan. Di hubungan pertemanan biasa pun ada teman yang asyik banget, tapi entah kenapa perasaannya seperti... seperti nggak nyaman. Diri kita sendiri sebenarnya tahu, kalau itu hubungan yang nggak sehat. Jadi harus berhati-hati dengan rasa asyiknya tentang hubungan antar manusia"
Pengalaman + observasi pribadi gue:
Di bawah 20 tahun, cewek biasanya lebih ke cowok yang ganteng, selalu ada pas dia butuh, dan vibenya enak. Mood dia lagi ancur sekalipun, yang penting dia ngerasa diperhatiin.
Tapi pas udah 25 ke atas, preferensinya berubah total. Mereka mulai cari yang realistis: cowok yang bertanggung jawab, punya visi hidup jelas, stabil, dan bisa jadi tempat pulang.
Kalian setuju? Atau punya pengalaman yang jauh beda?
people said “trauma itu kayak got an accident, gak mati tapi cacat seumur hidup”. dan mitos terbesar adalah “time will heal” waktu tidak akan pernah menyembuhkan, they just adapt the pain.
ternyata gw blm se-mature itu buat explaining why do i get so disappointed, why do i feel like u dont appreciate me enough, why do i feel like im worthless, keep wondering "w/o my body & money, would people still be around me?", and why are u so inconsiderate