Mari berterima kasih pada orang-orang yang mengajarkan kita cara baru melihat kehidupan.
Orang-orang yang jika bertemu dengan mereka, tak hanya bertambah bahan obrolan dan panjangnya tongkrongan.
Tapi insight tentang hidup yang membuat semua pikiran kita yang salah terlukiskan. Yang tumpul tertajamkan.
Kamu punya teman seperti itu?
Salam hormat kepada orang-orang yang tidak malu mencari rezeki halal meski harus menurunkan egonya.
Yang berangkat kerja sambil bawa keranjang risol. Yang belajar sambil di tasnya ada bertoples-toples snack titipan ibu.
Di ekonomi seperti ini, semua jalan layak dicoba; demi bertahan dan menabung harapan.
Ketika satu orang mengajar, ada dua orang belajar. Dia dan yang dia ajar.
Ketika satu orang memberi, maka ada dua orang yang merasakan manfaat. Dia dan orang yang diberinya.
Pada akhirnya kita sadar bahwa hidup sejati ada pada berbagi, bahkan menerima, itu juga untuk berbagi.
40 pelajaran hidup dari Raditya Dika yang bikin gue diem setelah dengernya.
1. Gak apa-apa jadi orang aneh.
2. Jangan gosipin orang!
3. Kita gak sepenting itu buat orang lain.
4. Usahakan minimalis!
5. Kerja ringan kalau dicicil.
6. Kerja ringan kalau barengan.
7. Ide ada kalau dicatat.
8. Belajar dari yang terbaik.
9. Belajar dari yang tidak punya pengalaman.
10. Melamun adalah bagian dari proses kreatif.
11. Waktu ada kalau kita ciptakan.
12. Pakai uang untuk membeli waktu.
13. Jangan lupa bermain-main!
14. Punya hobi baru adalah cara termudah untuk merasa seru lagi.
15. Fokus ciptakan core memory yang indah!
16. Jangan membuat keputusan waktu sedih, marah atau galau!
17. Belajar bilang ‘iya’ ke hal yang kita bilang ‘tidak’.
18. Belajar berani berkata ‘tidak’.
19. Main game adalah cara termudah untuk kabur ke dunia lain.
20. Dikritik berarti punya ruang untuk tumbuh.
21. Jalan kaki min. 30 menit sehari.
22. Selalu tepat waktu!
23. Takut biasanya datang dari ketidaktahuan.
24. Menyesal lebih seram dari rasa takut.
25. Kalau ada yang ganjel, ngomong aja.
26. Semua orang punya keahliannya sendiri.
27. Tahu bahwa kita gak bisa semuanya.
28 Beli barang buat diri sendiri.
29. Belajar sabar.
30. Reputasi datang dari tindakan.
31. Berhenti membandingkan diri sendiri dengan orang lain.
32. Baca buku adalah cara terbaik untuk masuk ke pemikiran orang lain.
33. Dengerin podcast sesuai minat.
34. Selalu belajar dimanapun dan kapanpun!
35. Investasi terbaik adalah pendidikan.
36. Storytelling adalah skill paling berguna.
37. Orang yang gasuka kita, kadang ga ngerti kita.
38. Investasi yang baik adalah investasi yang membosankan (duit)
39. Pastikan perjalanannya sama menyenangkannya sebagaimana tujuannya.
40. Hiduplah dengan cinta!
Ternyata dewasa tuh bukan soal paling sukses tapi paling bisa nerima hidup aja 😔
Buat para people pleaser, saya menemukan kutipan yang bagus banget dari Quora.
"Jangan terlalu menimbang rasa sungkan.
Hingga ubi yang kau tanam di ladangmu sendiri enggan kau nikmati demi menjaga perasaan seekor babi."
Untuk minimalisir pelecehan, mari mulai hindari candaan berbau cabul d tongkrongan yo mas2 e.
Contone:
“Wih mbak e susune gedhe, enak wi”
Mksdku, kalo kalian trbiasa ngono, mengko jadinya mewajarkan
Coba diganti bahasan tongkrongane
“Menurutmu antartika isine apa?”
Izin berpendapat, setuju ga setuju rapopo.
Pinter tok kurang lengkap kalo ga banyak nongkrong.
Banyak nongkrong, banyak pov baru, banyak dengerin hal baru, banyak ide.
Setiap manusia punya “echo chamber” nya masing2, sampe di tongkrongan tau “oh jebul ngene”
Mengangguk dalam pada kalimat ini:
"Dulu saat kecil, yang kita paling rindukan dari Ramadhan adalah hari rayanya. Tapi makin dewasa, kita sadar bahwa yang paling kita rindu adalah 30 hari Ramadhan itu."
Ya Allah, sampaikan kami pada Ramadhan, dan Ghazzah dalam keadaan aman.
riset ini tuh bener-bener definisi "overthinking is a killing silent".
intinya, hasil penelitian nemuin kalau hampir 50% waktu kita itu dipake buat ngelamun atau mikirin hal lain di luar apa yang lagi dikerjain,
dan plot twist-nya, mau lagi ngayal yang indah-indah sekalipun, ternyata tingkat bahagia kita tetep lebih rendah dibanding kalau lagi bener-bener fokus sama apa yang di depan mata.
jleb banget, . .
a wandering mind is an unhappy mind, alias kalau pikiran hobi "jalan-jalan" kemana-mana, ya siap-siap aja makin ngerasa nggak happy,..
karena rupanya otak kita tuh didesain buat present/ fokus hari ini, tapi kita malah hobi nyiksa diri dg bikin skenario fiktif di kepala 😅
Istighfar.
Banyak orang yg ga sadar hal ini.
Ketika kamu merasakan penderitaan dalam hidup, perbanyaklah istighfar.
Kenapa?
Karena penderitaan itu berat kalau dipikul sendiri dan akan jauh lebih ringan jika kamu berserah diri kepada "sosok" yg lebih besar.
Gak peduli sebesar apapun masalahmu, Allah SWT selalu lebih besar.
Dan salah satu cara berserah diri adalah dgn beristighfar, mengakui kesalahan dan ketidakberdayaan.
Insya Allah, hidup akan jauh lebih ringan.