Di Jatim, saya rekom 3 band ini:
- PENI (Malang)
For fans of: Weezer
- IGMO (Kediri, terutama album keduanya)
For fans of: Led Zeppelin
- holigrey (Mojokerto)
For fans of: Sticky Fingers
Kenapa? Simpel: mereka kelewat canggih.
Sebelum usul ngawurku tentang distrik ekosistem ke @randy_kempel, aku sempat mempertanyakan โdi luar kreativitas pengkaryaan, kenapa second city nggak semaju kota-kota besar?โ.
Selumbari, saya mengirim versi singkat tulisan ini ke seorang kawan. Ia mendebat saya, โGak semua Jakartans punya akses ke pusat (skena).โ
Saya pun mengelaborasinya & akhirnya jadi lumayan panjang. Barangkali, bisa jadi footnote dari tulisan saya yang tempo hari.
:)
Sila baca.
Itulah sebabnya aku pernah nyeletuk soal aliansi Mojokerto-Jombang-Kediri, menurtku 3 kota ini punya potensi pelaku & ekosistem musik yang cukup berbeda satu sama lain.
Maka mengapa tidak berkawan baik saja kita?
Mari kita tawur Jakarta-Gaze, Big City-Gaze, Central-Gaze.
Untuk menarik diri dari Jakarta-Gaze, atau Big City-Gaze, penyatuan potensi lintas kota kecil & kabupaten sangat diperlukan. Kalo kamu nggak nemu seseorang dgn skill yang kamu butuhkan di wilayahmu, baiknya coba cari di wilayah sebelah dulu, jangan buru-buru nyari ke kota besar.
Penutup:
Saya gak anti-Jakarta. Ngapain juga? Mending tuku sate (timbang tuku wedus'e).
Saya anti ketimpangan antar-kota. Saya anti dengan keperluan satu kota "mengemis" kepada kota lain yang dianggap lebih mapan.
Dan kebetulan, "kota lain" ini bernama: Jakarta.
Penutup:
Saya gak anti-Jakarta. Ngapain juga? Mending tuku sate (timbang tuku wedus'e).
Saya anti ketimpangan antar-kota. Saya anti dengan keperluan satu kota "mengemis" kepada kota lain yang dianggap lebih mapan.
Dan kebetulan, "kota lain" ini bernama: Jakarta.