Ini sebenarnya bagus buat ide penelitian semacam "Inherently pedophilia culture in Indonesia through the beautification of children." Tapi buat bikin klaim begitu perlu support evidence yang kuat, bisa disambungin juga ke beauty standard rooted in capitalism.
i fucking hate this website so much bro the psych here was trying to challenge a cognitive distortion and all you dumbasses agreeing with the distortion are missing the point
Di umur berapa kalian tahu kalau Kepala garuda di logo GRIB itu diambil dari logo Gerindra. Emang dicopas terus ditambahin badan.
Soalnya kalau garuda yang logo negara itu bulunya beda susunannya.
Tetangga bilang anaknya keterima kerja di Deloitte, wah keren banget kan. Pas gw tanya "Kerja di bagian audit, bu?" Dijawab "Audit apa itu mas? Ga ngerti saya.. Katanya sih dia ngulek sambel"
Bingung dong gw. Pas ditunjukin foto tempat kerjanya.. Oalaah
Because wealth accumulation requires a certain level of cruelty. And most smart people are not cruel. For example, let's say I run a business, and I know that in order for it to make me a millionaire, I need to pay my workers 3k p/m. As a smart person, I know that 3k p/m is nowhere near enough for someone to live comfortably on. The only question that remains is whether I care or not.
Don’t let them re-write history: Gloria Steinem was a CIA asset who was tasked with subverting the feminist movement away from class-based analysis.
She founded the Independent Research Service that was funded by the CIA to spread anti-communist propaganda at youth festivals abroad.
When she was exposed as a CIA operative in 1967, Steinem confirmed her role to The New York Times without apology, claiming the CIA is “liberal, nonviolent, and honorable” and that she would do it again.
The CIA is one of the most violent organizations in history.
pada suatu masa pernah ada yg bilang bahwa alat transportasi yg paling utama adalah kaki.
diketawain 😹
ruang kota habis dimonopoli kendaraan pribadi. padahal prioritasnya harusnya:
1. pejalan kaki
2. sepeda dkk
3. transportasi publik
4. kendaraan pribadi paling terakhir
RIP to every woman in the Gerwani Indonesian Women's movement slaughtered in the 1965 genocide orchestrated by the CIA while Gloria Steinem was on the agency's payroll
Ini salah ya, man-teman.
Sutiyoso yang punya ide dan Fauzi Bowolah yang eksekusi, mulai pencarian dana dan pembentukan PT, sehingga bisa mulai jalan proyek. Gunting pita juga dilakukan Fauzi Bowo. Skema keuangan pun sudah fix, tapi diundur-undur era Jokowi sampai dia bikin lagi gunting pita kedua, seakan Jokowi yang bikin MRT.
Oh ya, foto groundbreaking oleh Fauzi Bowo ini hampir hilang dan baru ditemukan di tumpukan arsip setelah sebulan mencarinya.
Btw "systemic racism" doesn't mean "lots of racists in the system". It means that even if there were *zero* "racists" present, the system would still disproportionately harm people of certain races. It's baffling that lots of educated folks don't understand this concept.
@erick_rmy@menghanyurkan Sejak kapan perempuan melahirkan anaknya bakal bikin laki tanggung jawab 😂 berapa banyak laki yang tetep kabur dan ga mau tau anak sendiri?
“nazis got off relatively unpunished for the holocaust while palestinians ended up paying for it despite having nothing to do with it” is not antisemitic, it’s factual and obvious
@neoitgirl9 Iyaaa kita bisa begini juga pemakaiannya, dan bener sekasar itu. Orang jakarta tuh pake "cuki" sama kayak anjir/anjing, ga cocok elah, aneh banget di telinga.
"Ih, jangan gitu, cuki"
"Duh gue jelek bgt di foto, cuki"
"Ah cuki, males gue"
Stoppp 🫠
Bukan apa apa tapi sebagai native speaker bahasa manado, gue merasa orang jakarta ngomong cuki tuh kayak jaman dulu rame rame ngomong cok/jancok ngikutin orang suroboyo. Vibe, intonasi, dan struktur penggunaan bahasanya seringnya ga pas banget 😭
Semoga kalian #staywoke terus terhadap isu sosial politik kultural karena jujur aja gw udah mulai muak sama SPINELESS kpop stans when it comes to real world problems
Hiburan lu di layar tuh ga akan pernah setimpal sama ORANG2 YANG BENERAN MENINGGAL di luar sana maaf maaf aja nih
Kalau ditanya, apa saja 6 agama yg diakui? Hampir pasti dijawab: Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha & Konghucu.
Lalu, apa dasar hukum pengakuan atas ke-6 agama tsb? Kemungkinan banyak yg tdk tahu.
Note: Kristen & Katolik di Indonesia dianggap 2 agama berbeda.
@ichwanpersada Middle class privileged yg naik turun mobil mana ngerti sebagus apa jaklingko.
Ngemall mulu, mana ngerti juga revitalisasi taman taman di jkt.
Belanja bulanan di supermarket, mana ngerti food station dan pangan bersubsidi.
Daerah hunian ga kena banjir, mana ngerti sumur resapan.