Pertama: kda fokus ke masalah, malah nyalahkan.
kedua: Tau sebenarny malah cari2 alasan untuk aku tuh tetap salah
ketiga: si pendusta kisah kda ingat
aku ya kecewaa lahhhhh
Temenku yg pinter argumen walaupun bohong tetap di anggap benar kok, walaupun aku ngomong pake fakta tetap terpatahkan sama argumen dia. aku salah dan ngga bakal pernah benar☺️