Gini yaa
GA MASALAH HARGA BBM 20 RIBU
Asalkan:
- UMR di Indo minimal 10 juta
- Penghasilan rata-rata rakyat Indo 20 juta
- Transportasi publik ada di semua kota besar, banyak, terintegrasi dan murah.
- Daerah hunian dekat ke pusat bisnis dan perkantoran
Lah sekarang
- UMR kota paling kaya aja 5-6 juta
- Rata rata penghasilan rakyat Indo 2-3 juta
- Transportasi publik yang lengkap di Jakarta, kota-kota lain bapuk
- Jarak rumah ke kantor 30-40 km di Jakarta
Malah ada yang kantor di Sudirman, rumah di Cisarua. Mantap ga tuh
Bakal habis berapa bensinnya per hari?
Source Gambar: Republika
Ada alasan kenapa sepak bola sering dibilang lebih dari sekadar olahraga.
Argentina juara Piala Dunia 2022 di saat negaranya lagi gak baik-baik aja. Inflasi mereka meroket hingga menyentuh 92,4%, nilai mata uang Peso terus melemah hingga 44% sepanjang 2022, biaya hidup makin berat. Buat banyak warga Argentina, kehidupan sehari-hari saat itu penuh kecemasan.
Tapi selama sebulan di Qatar, mereka punya sesuatu yang bisa bikin lupa sejenak.
Ketika Messi akhirnya mengangkat trofi yang selama puluhan tahun mereka tunggu, jutaan orang turun ke jalan. Tentu bukan karena masalah ekonomi mereka tiba-tiba selesai. Tapi karena untuk sesaat, mereka bisa merasakan kebanggaan dan kebahagiaan yang sama.
Rakyat Argentina, sebenar-benarnya sedang menderita. Kemenangan mereka di 2022 sungguh menjadi pelipur lara.
Cerita serupa pernah terjadi di Pantai Gading.
Tahun 2005, negara itu masih terbelah oleh perang saudara. Namun ketika timnas mereka memastikan diri lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah, ada satu momen yang berhasil menenangkan ketegangan yang sedang terjadi di negaranya.
Para pemain menggunakan siaran televisi nasional untuk memohon agar perang dihentikan. Dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama, seluruh negeri merayakan sesuatu yang sama. Pemerintah, warga sipil, bahkan kelompok pemberontak juga ikut bersuka cita.
Sepak bola tentu tidak bisa memperbaiki ekonomi. Sepak bola juga tidak bisa mengakhiri semua konflik.
Tapi kadang sebuah negara yang sedang kesulitan tetap membutuhkan alasan untuk tersenyum bersama. Dan sesekali, alasan itu datang dari sepak bola.
#utdfocusid
Senne Lammens resmi dinobatkan sebagai Premier League Transfer of the Season.
Jujur, waktu nama Senne Lammens pertama kali muncul, sebagian dari lo ragu kan sama nih orang?
Kiper dari Antwerp. Belgia. Didatengin di deadline day. Bukan nama besar yang bikin timeline heboh, terlebih opsi tandingannya adalah Emi Martinez yang udah proven di EPL. Sebagian fans justru lebih condong ke Emi Martinez waktu itu dibanding Lammens ini.
Tapi kalau lo mau tau perjalanannya, lumayan sedih sebenernya, dimana hampir seluruh karir awalnya dihabiskan di bangku cadangan . Dia besar di Zottegem, kota kecil di East Flanders yang bahkan banyak orang Belgia sendiri nggak tau. Masuk akademi Club Brugge, sekolah sepakbola paling bergengsi di sana. Bertahun-tahun dia tempuh itu semua, sampai akhirnya nongol di skuad senior. Tapi dia bukan pilihan utama karena ada Simon Mignolet yang udah ngisi spot inti.
Daripada stuck nungguin giliran yang entah kapan datangnya, dia milih pergi waktu itu. Kontraknya habis, dia ke Antwerp. Dan di sana pun dia mulai dari bangku cadangan juga. Lagi. Di belakang Jean Butez.
Tapi musim lalu dia akhirnya jadi starter. Dan ternyata, menurut data Opta, dia kiper dengan jumlah saves terbanyak di seluruh top 10 liga Eropa musim itu. Bukan top 3. Bukan top 5. Tapi seluruh top 10 liga Eropa.
MU datengin dia di deadline day, hampir tanpa keributan sama sekali. Sekarang dia dinobatkan jadi Transfer of the Season Premier League.
Dari Zottegem ke Old Trafford. Dari bangku cadangan ke penghargaan individu di liga terbaik dunia. Butuh waktu lama memang, tapi ternyata dia emang layak buat panggung sebesar ini.
Congratulations, Lammens! ๐งค๐
#utdfocusid
While millions of pilgrims sleep in peace, these men have exhausted their strength in serving them. Scenes of the Grand Mosque guards and security personnel after long hours of work during the Hajj season.
Harapan dan doa kami curahkan, dukungan dan semangat akan terus kami berikan.
Di tanggal yang mulia ini engkau bertambah usia, Wahai sang kebanggaan PSM MADIUN kami merayakan dirumah yang dimana aku, kamu, dan kita dapat di satukan.
97 TAHUN PSM MADIUN, DIGDAYA LASKAR WILIS !!!
Puji Syukur yang hanya bisa terhaturkan. Hajat tahunan sebagai pengingat serta pemantik generasi terdahulu dan sekarang untuk terus menjaga percikan api yang telah 97 tahun dinyalakan. Selamat bertambah usia kebanggaan, PSM Madiun, Laskar Wilisku! ๐
Jujur, stadion New Teladan ini secara penampakan oke tapi khas Indonesia yang bikin sesuatu pasti nangung itu terjadi lagi disini.
Cek aja, itu atapnya pendek amat yak bol. Sayang gitu kenapa ndak lebih gede, suka nanggung ah!!
Kemarin udah nonton full interview Pak Mirwan di konten Helmy Yahya, terus mikir daripada ngarep pemain Indonesia yang direkrut Como, lebih baik minta Como ngajarin manajemen klub-klub top Indonesia (yang mampu) bagaimana cara kelola klub profesional yang benar dengan segala kerumitan sistemnya, ini lebih 'ngefek' buat sepakbola Indonesia secara umum, apalagi Indonesia punya 'privilage' orang dalam di Como.
Rak belakang itu berat banget keliatannya.
Lima trophy Champions League. La Liga. Piala Dunia Antar Klub. Koleksi trofi yang melegitimasi bahwa Casemiro bukan hanya nama besar, tapi salah satu yang terbaik yang pernah main di posisinya.
Tapi Casemiro yang nunjuk ke meja depan, justru nampak gak kalah bangga, meski koleksi trophy didepannya lebih banyak penghargaan pribadinya dibanding trophy kolektif.
Satu FA Cup. Satu Carabao Cup. Serta Tumpukan POTM yang mungkin nggak ada artinya di Madrid. Tapi di sini, di klub ini, ternyata cukup buat dia senyum selebar itu.
Karena bermain untuk historical club seperti Manchester United gue yakin bukan cuma soal trofi doang, tapi juga legacy.
Dan legacy itu bentuknya macem-macem. Kadang bukan soal berapa banyak trofi yang lo angkat, tapi soal nama klub mana yang nempel di karir lo seumur hidup. Itโs just nice to have Manchester United in your CV. Klub yang bahkan di masa sulitnya sekalipun, tetap punya berat nama yang gak semua pemain bisa rasain.
Dan itu gue yakin udah cukup buat dia. โค๏ธ
#utdfocusid #mufc