@Tabonsarii@MafiaWasit Bukannya mereka relawan? Kalau relawan kan dapet syukur kalau nggak dapet ya sukarela. Kan diksi yang dipakai dari awal bukan perusahaan tapi yayasan. Bukan vendor tapi mitra. Bukan pegawai tapi relawan. Kenapa marah marah dah?
@txtdarigajelas Aku mah orang yang akan ngikhlasin, cuman kalau ada yang nagih ya balikin. Sesimple itu. Kita nggak bisa maksa orang lain ikhlas. Nggak semua orang harus makai standar kita.
@putupurema Sebenernya ada satu golongan yang masih belum terusik dengan fenomena ini, yakni pegawai negeri, TNI dan polri. Mari kita lihat, pemerintah lebih milih nggak mencairkan tunjangan/gaji13 PNS, TNI/POLRI atau nyabut subsidi BBM. Dua duanya puny resiko besar
@Nadyamulyadi Rizky dalam bentuk harta itu kadang ada, kadang nggak ada juga. Jadi mau gimanapun, kalau emang sebab dolar naik kita jadi nggak punya uang ya NGGAK AKAN PUNYA UANG. Ingat rizky nggak cuma uang ya Tadz, jadi saya nggak punya uang bukan berarti saya nggak dapat rizky lagi.
@dayatpiliang Tinggal APBN masih kuat nggak biat ngesubsidi BBM. Itu aja sih. Kalau udah jebol dan BBM terpaksa naik, kelar dah tuh pemerintahan. Tapi kalau mereka milih nerbitin surat utang baru terus atau nerima utang dari internasional buat nambal itu ya mungkin masih gini aja
@Hidupsebagai62 Jeng jeng, awal kehancuran soeharto juga dimulai dari intervensi pemerintah di ranah moneter sehingga inflasi tidak terkendali. Apakah akan dimulai juga?
@txtdarionlshop Tapi bisa kok di claim ke ekspedisi kalau kasus kaya ini. Kirimkan bukti rekaman video ketika packing dan ketika unboxing paket retur ke ekspedisi. Kebanyakan klaim kami sih berhasil.
@txtdarionlshop Jadi setiap paket retur tuh ekspedisi kan bikin resi baru buat retur, atau minimal ngeprint sticker resi baru lah buat yang retur itu terus di tempel di barangnya. Nah kesalahan paling sering itu human eror pas nempelin. Jadi ketukar tuh barangnya ama seller lain.