Saya menyampaikan selamat kepada sahabat saya Bapak Prabowo Subianto, yang merayakan ulang tahun yang ke-67 pada hari ini.
Teriring doa dan harapan yang tulus semoga panjang umur, dilimpahi kesehatan, dan diberikan kebahagiaan. Aamiin.
Duka cita mendalam atas meninggalnya suporter sepak bola Haringga Sirila.
Kekerasan seperti ini harus segera dihentikan. Olahraga itu ajang sportivitas, bukan ruang untuk menunjukkan fanatisme yang berlebihan, apalagi berujung anarki.
Saya pernah merasakan jadi rakyat biasa yang mengurus sertifikat hak atas tanah. Jadi, saya tahu betul bagaimana proses pembuatan sertifikat yang berbelit-belit, bahkan dimintai pungutan.
Sekarang, kita percepat penerbitan sertifikat itu dan tidak ada lagi pungutan sana sini.
Go-Jek kini hadir di Vietnam dengan nama Go-Viet. Saya hadir pada peluncurannya di Hotel Melia Hanoi, kemarin, bersama sang pendiri, Nadiem Makarim yang berjaket hijau dengan arsiran merah putih di dada kanannya.
Selamat kepada Go-Jek, dan anak-anak muda yang berpikiran maju.
Tahap tanggap darurat di Lombok telah berlalu. Sekarang, saatnya melaksanakan rehabilitasi dan rekonstruksi NTB. Kita bangun kembali rumah dan fasilitas publik yang rusak.
Pagi tadi, saya memimpin Apel Siaga NTB Bangun Kembali di Lombok Barat, diikuti 2.250 sukarelawan.
Asian Games benar-benar membuat masyarakat bersatu, termasuk Prabowo dan Megawati yang bersebrangan di Pilpres. Tak hanya itu, Prabowo duduk berdampingan dengan Jokowi, olahraga menyatukan kita semua, sejuk ya!
Sudah tiga hari ini Bapak BJ Habibie dirawat di rumah sakit karena kelelahan. Syukurlah, beliau sudah berangsur pulih. Saat saya besuk di RSPAD Gatot Subroto, tadi, kami bahkan bertukar pikiran mengenai pembangunan sumber daya manusia kita.
Semoga cepat sembuh Pak Habibie.
On a sad note:
Kita patut bersedih ketika nurani keadilan kita hilang. Ibu Meilina dihukum 18 bulan karena mengeluhkan azan yang terlalu keras. Pak Evi mengatakan Nabi dulu sesat, dibiarkan. Hal kecil dibesarkan, hal besar diabaikan, atas dasar golongan. 😥
Asian Games 2018 di Indonesia ini mempersatukan bukan hanya Korea Selatan dan Korea Utara, tapi juga bangsa Palestina. Sebanyak 80 atlet kontingen Palestina adalah gabungan dari orang-orang Fatah dan Hamas.
Dalam olahraga, mereka melupakan perbedaan.
BREAKING NEWS : @anggun_cipta yang tampil di Opening Ceremony ASIAN GAMES 2018 emang punya lagu-lagu super HITS seperti 'Mimpi', 'Snow On The Sahara' , ‘What We Remember' sampai lagu 'Siapa Bilang Gak Bisa' yang berbicara tentang wanita.
Listen Playlist :
https://t.co/emkQz1lHzl