Perjalanan Debutan Capo Verde di Piala Dunia 2026:
- Menahan Imbang Spanyol! Vozinha bikin frustasi Yamal dkk dengan 7x Save!!
- Menahan Imbang Uruguay! Salah satu sebab Uruguay harus pulang di fase grup!!
- Menahan Imbang 2 Tim yang pernah Juara Dunia!!
- Menahan imbang tanpa gol Arab Saudi dan memastikan Lolos ke 32 Besar dengan 3 point!!
- Menahan Imbang 90 Menit Juara Bertahan!!
- Memberi perlawanan ke Argentina hingga 120 menit di 32 Besar saat diprediksi akan jadi laga mudah Argentina!!
- Vozinha lakukan 8x save vs Argentina
NO WORD JUST THANK YOU
THANK YOU CAPE VERDE 🇨🇻
The Most Accurate Seafloor Map
NASA used the SWOT satellite to study the Earth's ocean floor in detail and create the most accurate map yet. The animation covers regions off the coasts of Mexico, South America, and the Antarctic Peninsula.
SWOT technology captures microscopic changes in gravity—underwater mountains and volcanoes create barely noticeable bulges on the ocean surface. Analyzing this data, scientists discovered that 70% of the world's ocean floor is covered by abyssal hills, small underwater elevations.
This data will help improve submarine navigation and optimize the laying of telecommunications cables that connect continents and provide global internet connectivity.
Ada temen gw yang kerja di kantor pusat kawasan Gatot Subroto.
Posisinya udah Director level, belasan tahun hidup di dunia corporate.
Tiba-tiba dia announce di townhall kecil tim:
Dia pindah ke Malang.
Resmi relokasi base kerja ke sana.
Alasannya kedengeran dewasa banget.
“Gw mau deket sama orang tua. Kerja tetap serius, tapi hidup nggak cuma soal meeting room dan traffic.”
Gaji dia di Jakarta 55 juta.
Take home sekitar 47 jutaan.
Semua orang mikir: aman lah, mau tinggal di mana juga tetap tajir.
Perusahaan approve.
Tapi ada satu kebijakan yang jarang dibahas detail:
Regional Pay Adjustment Scheme.
Intinya simpel:
Base salary dan allowance mengikuti indeks biaya hidup sesuai lokasi penugasan resmi.
Dia tanda tangan addendum digital sambil jalan ke meeting berikutnya.
Scroll. Klik. Done.
Bulan pertama resmi berkantor dari Malang, gaji masuk.
Take home: 31,2 juta.
Turun lumayan jauh.
Dia nggak ngamuk.
Cuma chat gw satu kalimat:
“Ini final ya? Bukan sementara?”
Gw sempat duduk bareng dia di Zoom hampir sejam, bongkar satu-satu breakdown dari HR.
Yang hilang:
• Big City Incentive 4 juta
• Executive transport allowance 3,5 juta
• Urban living premium 2,2 juta
Yang muncul:
• Regional adjustment buffer 1,5 juta
• Area operational support 900 ribu
Di Jakarta dulu pengeluarannya kira-kira begini:
• Apartemen pusat kota 16 juta
• Supir + operasional mobil 6 juta
• Lifestyle & networking event 8–10 juta
• Total bisa nyentuh 38–40 juta
Di Malang sekarang?
• Rumah dua lantai sewa tahunan kalau dibagi per bulan sekitar 7 juta
• Mobil tetap ada tapi tanpa supir, operasional 2 juta
• Makan enak, ngopi, hangout paling 3–4 juta
• Total sekitar 14–15 juta
Secara angka?
Sisa uangnya justru lebih longgar.
Tapi dia tetap merasa ada yang “lepas”.
Karena 55 juta itu bukan cuma soal cash flow.
Itu simbol.
Simbol bahwa dia main di liga elite ibu kota.
Simbol bahwa dia masuk ruangan dan orang otomatis respek.
Sekarang nominalnya turun.
Egonya ikut goyang.
Dia sempat bilang di telepon:
“Rasanya kayak downgrade ya?”
Gw jawab pelan:
“Downgrade itu kalau tanggung jawab lo dikurangin.
Ini cuma lokasi kerja yang berubah.”
Empat bulan berlalu.
Update terbaru?
Dia tiap pagi bisa sarapan sama orang tuanya.
Sore olahraga tanpa harus mikirin macet.
Weekend nggak lagi habis di mall, tapi ke gunung atau kebun apel.
Dan yang nggak disangka:
Dia mulai investasi waktu buat bikin advisory kecil untuk bisnis manufaktur lokal.
Fee per proyek 20–30 juta.
Sekarang sebulan bisa ambil satu atau dua proyek ringan.
Total penghasilan?
Balik lagi bahkan kadang lewat dari masa Jakarta.
Tapi yang paling beda bukan nominalnya.
Ekspresinya.
Waktu terakhir gw video call sama dia, dia bilang:
“Dulu gw takut kalau nggak di Jakarta, karier gw mengecil.
Ternyata yang mengecil cuma gengsi.
Yang membesar itu hidup.”
Yang berubah bukan cuma kota.
Tapi standar tentang apa itu “naik level”.
lu aje hutan di Bima ditebang tebangin gue mention mention ga direspon sama lu sama kementerian lu. Emang lu banyak omong doang. Tunggu ada korban baru turut berduka turut berduka.
Baru tau ternyata kalo ditetapkan jadi “bencana nasional” akan terpaksa ada audit besar-besaran penyebab kerusakan, struktur tata ruang & izin lingkungan sampe siapa yang menyebabkan kerusakan harus dicari😌 Lalu smua proyek milyaran dolar jg harus dihentikan😌 PANTESAAAANN😌😌😌
Banyak yang bingung mau kerja di BUMN atau swasta. Jawabannya simpel: pilih tempat yang kasih lo growth dan gaji yang masuk akal.
Tapi jangan cuma lihat “nama besar / wih BUMN nih keren”.
Coba cek laporan keuangannya, contoh Sucofindo: rugi atau untung? EBITDA sehat atau enggak?
Kalau kinerjanya bagus, ya gaskeun. Sucofindo pun gue cek, bagus kok.
Tapi jangan buta status “BUMN = pasti keren” 🗿😅
Dulu gue juga mikir kerja di BUMN itu keren.
Sampai akhirnya sadar: beberapa BUMN problemnya pure skill issue di level manajemen.
Udah monopoli… tapi masih rugi wkwkw.
Direksi bisa ganti-ganti bukan karena merit, tapi karena bagi-bagi kursi.
Hasilnya? Ada perusahaan yang kelihatannya brand besar, reputasinya gokil, udah puluhan tahun berdiri…
Tapi pas dicek, rugi terus.
Kerja di tempat begitu?
For me si big no, pajak orang loh yg dipake pake buat nutupin ketidakbecusan dan skill issue 😁.
gus kokop nyamain semua laki2 dengan dirinya yg ga bisa jaga pandangan, ning-ningnya becandain area vital anak laki2 remaja di depan umum
gus yang waras jadi pada kena juga gara2 mereka, belum lagi gus bocil yg bilang logo A di bungkus rokok itu artinya Allah. pada makan apa dah
Yang memakai segala cara untuk menertibkan keadaan, dijanjikan naik pangkat. Yang bingung harus pakai cara apa lagi untuk meminta keadilan, dibuat naik pitam. Hari ini, saya harus mulai belajar menerima fakta bahwa saya mencintai negeri ini tanpa dicintai balik
A mother joins thousands of protestors who are demonstrating against the government in Jakarta, Indonesia 🇮🇩.
At least one person has been killed and over 50 have been injured in the country's capital after days of unrest.
Kapolri Minta maaf
Istana minta maaf
Maaf karena takut.
Takut jadi momentum.
Karena kalau tulus. Kok sebelum-sebelumnya banyak ngelesnya?.
Oh ya lupa. Karena kali ini videonya dimana-mana. Tak ada ruang mengarang cerita.
In this economy…
Aku ingin orang-orang merasakan, cinta yang berbalas..
Tatapan mata yang disambut senyum lebar merekah…
Perhatian yang direspon sekebun pelukan…
Aku ingin keberanian, untuk melupakan semua dan memulai sesuatu yang indah…