Inih bakal jadi pidio of de year..
Jubir Korp Garda Revolusi Islam (IRGC) Ibrahim Zulfiqori posting pidionya sketbotan sambil minum jus delima dengan background rudal balistik yang sedang diluncurken ke Israel
Ckckckck ente lakik banget kek ane..
MENCEKAM!!!
Seorang kakek yang sedang mencari rumput diserang secara brutal oleh seorang anak jalanan di kawasan Glagahan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Peristiwa pembacokan itu terjadi di tepi Jalan Raya Surabaya–Madiun pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
Korban diketahui bernama Mucksin (70), warga Dusun Kalangan, Desa Kalangsemanding. Pagi itu ia tengah mencari rumput di pinggir jalan sambil membawa sabit.
Namun secara tiba-tiba seorang pria yang diduga anak jalanan mendekati korban, merampas sabit yang dipegangnya, lalu langsung menyerang dengan membabi buta. Pelaku diketahui bernama M Tomi Irfan (20), warga Kediri.
Menurut Rohman (42), saksi mata di lokasi, kejadian berlangsung sangat cepat. Korban sempat berteriak meminta pertolongan ketika pelaku mulai mengayunkan sabit ke arah tubuhnya.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek serius di bagian ibu jari, telapak tangan kanan, serta kaki, hingga bersimbah darah di lokasi kejadian.
Warga yang menyaksikan peristiwa itu segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, pelaku yang sempat melawan saat hendak diamankan justru memicu kemarahan warga. Ia pun sempat dihajar hingga babak belur di pinggir jalan sebelum akhirnya diamankan.
Tak lama kemudian, petugas kepolisian datang ke lokasi dan mengamankan pelaku. Saat ini pelaku telah dibawa ke Puskesmas Perak untuk mendapatkan perawatan akibat luka yang dideritanya, sementara pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap motif penyerangan tersebut.
Perang makin meluas di Timur Tengah, setelah Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran pada Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat.
Iran melancarkan balasan dengan menyerang tidak saja Israel, tapi juga pangkalan AS di Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab.
Sementara Indonesia rencananya akan menjadi juru damai dengan memberikan MBG sebagi solusinya. 🔥
Pada saat kamisan ke - 898 siswi SMP cerita bagaimana dirinya mendapat intimidasi dari pihak kepolisian mulai dari ancaman kepala sekolah akan dipecat hingga ayahnya dan Ibunya dihubungi perihal videonya viral.
Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau, Dipicu Masalah Asmara
Kasus pembacokan terhadap seorang mahasiswi di UIN Suska Riau mulai menemukan titik terang. Insiden yang terjadi di lingkungan kampus tersebut diduga dipicu persoalan asmara antara pelaku dan korban yang sama-sama merupakan mahasiswa aktif.
Peristiwa itu terjadi di ruang sidang kampus tersebut, Kamis (26/2/2026), pukul 07.30 WIB. Korban disebut sedang melaksanakan seminar proposal (sempro).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaku dan korban merupakan mahasiswa Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, berasal dari jurusan serta semester yang sama. Keduanya disebut-sebut memiliki kedekatan dan tengah berada dalam tahap pendekatan, meski belum resmi menjalin hubungan sebagai pasangan.
Seorang mahasiswa yang mengaku teman dekat pelaku, dan meminta namanya tidak disebutkan, mengungkapkan bahwa pelaku merasa memiliki harapan lebih terhadap korban. “Mereka memang dekat, sering komunikasi karena satu jurusan dan satu semester. Belum pacaran, tapi si pelaku ini merasa ada harapan,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Situasi diduga berubah ketika pelaku mengetahui bahwa korban telah memiliki kekasih. Kabar tersebut disebut memicu rasa kecewa dan amarah. “Pas dia tahu korban sudah punya cowok, dia kecewa dan marah. Mungkin merasa dibohongi atau berharap lebih,” tambahnya.
Kekecewaan itu diduga memuncak hingga pelaku nekat datang ke kampus membawa kapak dan melakukan penyerangan di ruang sidang seminar Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, sesaat sebelum kegiatan dimulai. Korban, Farah, mahasiswi semester 8, diserang di dalam ruangan tersebut.
Seorang saksi mata bernama Aisyah menggambarkan suasana panik saat kejadian berlangsung. Ia menuturkan bahwa korban sempat berada di dalam ruang sidang ketika serangan terjadi. Setelah keluar ruangan, korban sudah dalam kondisi terluka dan bersimbah darah. Mahasiswa lain tidak berani mendekat karena pelaku masih membawa senjata tajam dan sempat menyandera korban dalam keadaan terluka.
Petugas keamanan kampus akhirnya berhasil mengamankan pelaku. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk mendapatkan perawatan intensif.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Alfi Syahrin, membenarkan bahwa pelaku dan korban merupakan mahasiswa aktif dari jurusan dan semester yang sama. Namun, terkait motif, pihak kampus masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian.
“Saya belum dapat informasi yang valid terkait motifnya, kita tunggu saja nanti dari kampus akan ada press rilisnya,” ujarnya.
Ia juga memastikan kondisi korban saat ini dalam keadaan stabil setelah menjalani tindakan medis. Korban telah mendapatkan penanganan di ruang IGD dan menjalani operasi pada bagian luka yang dialami.
Sementara itu, pelaku telah diamankan dan diserahkan ke Polsek Tampan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pihak kampus menyatakan akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, sembari memprioritaskan pemulihan kondisi korban serta menjaga keamanan lingkungan akademik.
TRIMAKASIH RONALDO TRIMAKASIH ORANG BAIK 🙏
ANDA SELALU SUPPORT KEPADA PENDERITAAN SAUDARA KAMI DI #GAZA MENDUKUNG KEMERDEKAAN PALESTINA DARI PENJAJAHAN ISRAEL ZIONIST DAN MENOLAK GENOSIDA DI #GAZA 🇵🇸
KAMI SALUT DAN KAGUM KEPADA ANDA 🙏
"Korea Utara telah menolak undangan untuk bergabung dalam 'Board of Peace' (Dewan Perdamaian) Trump. Mereka tetap teguh pada pendiriannya.
Kim mengatakan: 'Israel harus dihancurkan. Titik.'"