HORRIFYING: Yasmeen Khan, owner of a beauty salon, offered free courses to young Christian and Hindu women to lure them in. Once there, she drugged their drinks. When they lost consciousness, she called her husband Mohammed Khan, who raped them while she stood watch at the entrance.
They recorded the abuses to blackmail them and force them to have relations with more Muslim men. When questioned, Yasmeen justified the crimes by saying that helping to rape "infidel girls" would lead her to Paradise.
This is Islam.
Ini political theater pake rompi “PERS”. Mereka bukan cover perang. Mereka jadi bagian perang.
Jalur bantuan Kerem Shalom + Erez + Gate 96:
600-800 truk/hari masuk Gaza. Data live di https://t.co/zF4MizR9Fw. Makanan, obat, solar.
Prosedur: Daftar online 👉 Israel cek 48 jam 👉 Lolos masuk. Yang ditolak <2% karena dual-use / senjata.
Distribusi dalam Gaza: Tanggung jawab PBB + UNRWA + Hamas. Israel lepas tangan setelah scan
Jadi “break the siege” = hoax.
Sieganya udah bolong 800 truk/hari.
Yang siege itu Hamas yang nimbun + jual bantuan di black market.
Flotila tau ini. Tapi 800 truk diem-diem gak sexy. 1 kapal dihadang navy Israel = headline internasional.
Wartawan kerjaannya liput, bukan terobos blokade militer.
Kode Etik Jurnalistik Pasal 2: “Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yg profesional”.
Nerobos Angkatan Laut Israel tanpa izin = bukan profesional. Itu aktivisme.
Israel lepas tanggung jawab setelah scan di perbatasan.
Tapi dunia nyalahin Israel kalau ada anak Gaza laper.
Kenapa? Karena:
Hamas nimbun 👉 jual ke warga 10x lipat. UNRWA lapor 40% bantuan “hilang” di gudang Hamas.
Hamas tembakin truk PBB kalau gak “setor” jatah ke mereka.
Terowongan Hamas diprioritasin buat roket, bukan gandum.
Jadi Flotila teriak “Israel blokade” = strawman.
Musuh bantuan itu ada di dalam Gaza.
“Break the siege” = Pintu udah kebuka 800 truk/hari.
Yang lu break itu aturan + nyawa sendiri.
https://t.co/yZewaA7vIb