Pada Januari, Fabianus Parus hendak menarik uang lewat mesin Anjungan Tunai Mandiri [ATM] PT Bank Rakyat Indonesia [Persero] Tbk. atau @BANKBRI_ID di Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai.
Sebelum menarik uang hasil tabungannya dari bekerja sebagai buruh bangunan di Labuan Bajo, ia lebih dulu mengecek saldo.
Fabianus terkejut mendapati saldonya berkurang Rp12.900.000.
“Sisa uang di rekening saya tinggal Rp5.100.000 dari seharusnya Rp18.000.000,” katanya kepada Floresa pada 16 Maret.
Mendapati fakta demikian, ia lalu mencari jawabannya ke kantor BRI Cabang Ruteng.
Di sana ia diarahkan bertemu Maksimilianus Krisno, seorang staf bagian asuransi.
“Ia [Maksimilianus] bilang, setiap bulan tabungan saya otomatis dipotong untuk asuransi,” katanya.
Fabianus mengaku tak pernah menggunakan produk asuransi apapun.
Apalagi, “tak seorang pun karyawan BRI yang menawari saya produk asuransi.”
Selengkapnya bisa dibaca di sini:
https://t.co/gDwMmqaEF4
Aku perlu bantuan hukum untuk kawanku yang terjerat dakwaan. Dia peduli lingkungan di Karimunjawa, namun sudah dipenjara karena ocehannya di media sosial.
Adakah yang bisa membantu?
🙏🏻