Indonesian salaries are so low -- even Starbucks Baristas in Singapore make more than Software Engineers in Jakarta.
That's why our top people prefer to leave.
The issue is Indo companies can't afford higher salaries, because of low profit margins.
The only solution to stop our brain drain is to make it easier for top Indos to start their own companies
Ease regulation, remove bureaucracy, and champion local founders.
Kalian pengen tahun kenapa prabowo bikin Universitas Republik Indonesa?
• Beliau ingin punya kendali pada banyak hal (Kopdes, MBG, Univ. dll)
• Semua harus ada unsur militer supaya lebih mudah dikendalikan
• Militer punya prinsip satu komando
• Tim pemenangan dan loyalis yang kesulitan masuk univ besar bisa tertampung di URI supaya portofolionya bagus untuk dapat kursi komisaris dll.
• Tidak perlu kuliah di univ ruko pinggir jalan atau univ gak jelas di luar negeri
• Univ URI bisa jadi tempat membuat kajian ilmiah yang dirancang untuk kelayakan program baru
• Univ URI bisa membuka dapur SPPG dan mahasiswanya bisa diterjunkan magang di kopdes.
• Semua anak buahnya Herc*les dikuliahkan supaya bisa jadi demo mahasiswa tandingan.
Kita sudah paham polanya.
Kopdes tujuannya untuk desa tapi yang menikmati militer
MBG tujuannya untuk siswa tapi yang menikmati investor
URI tujuannya untuk akademisi tapi yang menikmati calon komisaris
buat temen-temen yang berniat kabur aja dulu, gak usah berkecil hati kalo denger-denger cerita spt ini.
Kalo menurut aku, harus selalu take with a grain of salt.
Sebagai diaspora yang nyampe sini kerja "serabutan" hospitality skrg udah bs kerja kantoran full time, beneran kalo udah di negara orang, yang bisa bikin hidup kita lebih baik ya diri kita sendiri.
Kebetulan kalo kantor aku tetap menghargai ijazah & work experience aku di Indo, sampe dimention aku adalah "aset" di team aku. Aku tiap taun merasa harus ada yang berubah ke arah yg lebih baik, apalagi hidup as an immigrant di australia.
Aku punya cerita, temenku lulusan SMA di Indo, sampe Aus pun dia udah umur 35 saat itu dan kerjaan awal di toko takeaway makanan.
Tapi dia gak pernah give up, semua kursus diambil, les bahasa biar tambah bagus, sekarang kerja permanent dan udah lumayan comfortable di Australia, udah PR, tiap 3 bulan liburan ke LN, baru kmarin naik business class pun.
Gak ada yang gak mungkin, yuk tetap berusaha yang terbaik 😊
@mimbarbola udah jadi rebutan dia itu cuman haalandnya aja yg lebih milih salzburg buat dapet kesempatan bermain dan sama juga alasan dia pindah ke dortmund
@garistengah_id citra buruk qatar sebagai host pildun ilang karena messi juara jadi jangan kaget hal sama juga akan berlaku dengan usa sebagai host pildun 🤣
@utdfocusid citra buruk piala dunia qatar bener2 ilang karena messi juara kemaren jadi jangan kaget kalau misal messi back to back juara buat ngilangin citra buruk + drama pildun amerika ini bapalagi sekarang messi onfire karena gak ada beban😅
@Thepatience98@The_RedsIndo bayangin misal kalo final dodo vs messi citra buruk US sebagai host pildun bakal bener2 ilang mirip kek qatar, tapi sayang portugal punya skuad mewah pelatihnya gurem jadi susah buat nyettingnya wkowko