Duh cil, itu bapaknya baru mau berangkat cari nafkah malah tewas karna ulah kalian!
Penjual tempe keliling tewas setelah kaget menghindari petasan yang dilempar ke jalan, lalu bertabrakan dengan pengendara lain dari arah berlawanan. Lok: Banyumas.
Masa negara memperlakukan warganya seperti ini ?
Seorang kakek berusia sekitar 83 tahun di Desa Orahua, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, menjadi sorotan setelah didatangi sejumlah petugas dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kedatangan petugas tersebut memicu perhatian warga karena berujung pada penarikan meteran listrik milik pasangan lansia tersebut. Berdasarkan keterangan keluarga, sebelumnya pada Februari 2025 pasangan lansia itu sempat meminta bantuan kepada petugas agar meteran listrik mereka dapat masuk dalam kategori subsidi. Permohonan tersebut disebut telah disetujui, sehingga sejak saat itu penggunaan listrik di rumah mereka tergolong sangat hemat. Di dalam rumah hanya terdapat tiga lampu berdaya rendah dan satu rice cooker sebagai peralatan listrik utama. Token listrik terakhir diketahui diisi pada Desember 2025 dan masih bertahan cukup lama karena minimnya penggunaan listrik. Namun hal itu justru dipermasalahkan oleh petugas yang datang melalui layanan PLN 123. Petugas mempertanyakan mengapa token listrik tersebut tidak cepat habis dan jarang diisi, sehingga menimbulkan dugaan adanya masalah pada meteran. Warga yang berada di lokasi sempat mencoba menjelaskan bahwa pasangan lansia tersebut tidak mencuri arus listrik dan memang hidup sangat sederhana dengan penggunaan listrik yang minim. Meski begitu, petugas disebut tetap bersikeras dan menyampaikan bahwa jika tidak ingin menggunakan listrik negara, maka meteran akan ditarik. Pada akhirnya meteran listrik lama ditarik dan diganti dengan meteran baru. Meski demikian, pasangan lansia tersebut tetap diminta membayar biaya sebesar Rp600 ribu. Uang tersebut bahkan diambil dari bantuan sosial BLT yang sebelumnya mereka terima. Peristiwa ini pun memunculkan keprihatinan warga setempat karena dinilai memberatkan pasangan lansia yang hidup dalam keterbatasan. Hingga kini, warga berharap ada penjelasan resmi dari pihak Perusahaan Listrik Negara terkait prosedur dan aturan yang berlaku dalam kasus tersebut.
@pln_123