Kuis lagi yuk. Hadiah 100K untuk 2 pemenang (masing-masing 50K).
Alhamdulillah ada sedikit rezeki.
Tebak aja siapa pencetak gol pertama nanti?
Cuma follow akun ini aja syaratnya.
⚠️ TRIGGER WARNING ⚠️
Video ini berisi narasi sentitif!
Seorang anak mengaku trauma karena sering dicabuli oleh Ayah kandungnya , ia meminta ayahnya digebukin di penjara hingga membusuk.
5 HOBI BIKIN OTAK KAMU MAKIN TAJAM
1. membaca.
membaca melatih fokus, daya pikir kritis, dan kemampuan memahami konteks. otak belajar menyusun pola, bukan cuma menyerap informasi cepat. orang yang rajin baca biasanya lebih tenang saat berpikir dan lebih matang saat berbicara.
2. menulis (journaling, ide atau refleksi).
menulis bikin pikiran rapi. kamu belajar memetakan masalah, emosi dan solusi. otak terbiasa berpikir terstruktur, bukan reaktif.
3. belajar skill baru.
bahasa baru, desain, coding, public speaking, editing, musik, dll. proses belajar itu sendiri yang bikin otak elastis dan adaptif. semakin sering belajar, semakin tajam pola berpikirmu.
4. diskusi berkualitas.
ngobrol dengan orang yang berbeda sudut pandang melatih logika, empati, dan cara berpikir terbuka. otak belajar melihat masalah dari banyak sisi, bukan satu arah.
5. olahraga.
otak yang sehat butuh tubuh yang sehat. aliran darah lancar = fokus naik = memori lebih kuat. banyak orang cerdas bukan karena iq tinggi, tapi karena energi tubuhnya stabil.
Tau gak kalian kalau penyakit jantung akhir-akhir ini banyak ditemukan di usia muda?
Kalian perlu tau bahwa rata-rata usia diagnosis pertama penyakit jantung di Indonesia makin muda, dari 48,5 tahun pada 2013 menjadi 43,2 tahun pada 2023. Ini jelas bukan tren yang wajar, karena artinya lebih banyak orang berusia muda yang terkena serangan jantung.
Lebih dari 60 persen pasien yang mengalami serangan jantung pada usia muda memiliki faktor risiko keluarga. Artinya kalau ada anggota keluarga laki-laki yang kena serangan jantung sebelum usia 45 tahun, atau perempuan sebelum 55 tahun, maka risikonya secara signifikan lebih tinggi.
Kenapa peningkatan angka serangan jantung pada usia muda bisa terjadi?
Peningkatan angka tersebut berasosiasi dengan prevalensi obesitas, darah tinggi, kebiasaan merokok, diabetes, dan kolesterol tinggi di kalangan usia muda. Sebenarnya faktor-faktor ini dapat dikendalikan loh.
Kombinasi kecanggihan teknologi dan kehidupan perkotaan cenderung memicu kebiasaan malas gerak juga dan ini persis kehidupan yang kita normalisasi setiap hari. Pesan delivery, WFH tanpa gerak, begadang scroll TikTok, makan ultraprocessed food karena praktis.
Nah jantung kita deh yang menanggung akumulasi pilihan-pilihan ini diam-diam, selama bertahun-tahun.
Kalau kalian masih muda dan merasa “ah, jantung itu penyakit orang tua”, maka saatnya merubah persepsi tersebut karena data bilang sebaliknya.
Saatnya cek tekanan darah, gula darah, kolesterol. Sekalian juga perbaiki gaya hidup.
Semoga bermanfaat.