@AfifFuadS@ridwankamil Masalah pembubaran & penolakan seperti ini motifnya sudah jelas bukan masalah radikal radikul tp hegemoni ormas Newcastle United yang mulai pudar, mereka ditinggal umat, pemuka agamanya sudah tdk laku,pengajian& pesantren mulai kosong, dakwah mereka makin tdk menarik minat umat.
@detikcom Sudahkah bisa diambil kesimpulan kalau ormas ini paling intoleran di Indonesia?
1. Gereja ditolak
2. Masjid Muhamadiyah ditolak
3. Pengajian dibubarkan
@ruhutsitompul Oligarki didukung sama negara (LBP) dibela sama BuzzeRp sekelas @Dennysiregar7 untuk melawan warga negara di tanah yang statusnya masih sengketa. Luar biasa keberpihakan penguasa sama korporasi dan oligarki ini.
@ruhutsitompul Perhatikan kalimat ini :
" Karena kekalahan negara MELAWAN warganya, akan jadi sinyal buruk untuk investasi "
Ini kalimat ngeri sekali ya.
@nusantara_one@mohmahfudmd Mohon maaf Prof Mpud tidak layak jadi Cawapres, makanya pak @jokowi lebih memilih Kiai Ma'ruf Amin karena lebih laku untuk alat politik identitas ormas Newcastle United si paling NKRI.
@GunRomli@KemenkeuRI@DitjenPajakRI@ItjenKemenkeu Alhamdulillah di era kepemimpinan pak @jokowi pejabat semakin kaya. Harta melimpah, anak istri bisa pamer. Tidak apa-apa rakyat kecil kerja keras untuk bayar pajak+dendanya. Terima kasih Pak @jokowi. Kami dukung 3 periode atau sekalian presiden seumur hidup.