Mungkin keputusan Persib musim ini buat merekrut CB yang defensively reliable dan nggak mencari DM murni ada kaitannya dengan ide Igor di pramusim.
Kalau pola itu memang dipertahankan, dua midfielder misalnya Haye dan Gaku, bisa roaming untuk membantu first build-up dan progression, Peralta/Berguinho punya free-role, sementara Balsa dropping 9 untuk link-up.
Dalam struktur seperti ini, defensive responsibility jadi lebih kolektif. Fullback jadi balance mechanism, sementara Barros dengan work rate dan defensive contribution-nya bisa jadi piece penting ketika midfield melakukan rotasi.
Masih asumsi dari pramusim tentunya. Tapi dengan squad depth sekarang, menarik kalau Igor punya Plan B dan C juga ketika Plan A-nya berhasil dibaca lawan.