Bapak diminta gantiin pampers anak. Masangnya miring. Anak bocor. Kasur basah.
Istri dateng, ganti ulang, beresin kasur, ganti sprei.
Bapak berdiri di samping, angkat bahu: "Yaudah kamu aja deh, Ma. Aku emang gak jago ginian."
Bapak merasa itu pengakuan jujur atas kelemahan Bapak. Rendah hati. Bahkan mungkin lucu.
Pak, itu BUKAN kelemahan. Itu STRATEGI. Dan strategi itu punya nama di dunia psikologi: Weaponized Incompetence. Ketidakmampuan yang dijadikan senjata.
โBapak pahlawan ekonomi saya pakโ๐ญ๐ญ๐ฅบ๐
Bayangin yaโฆ S1 di Brown University, S2 di Harvard University pada masanya sepintar apa coba?! Balik ke Indo ngasih kontribusi ke negara dengan bikin 4 juta lapangan pekerjaan buat rakyat, lanjut memperluas kontribusi lagi di Pemerintahan, eh tau-tau DITUNTUT TOTAL 27,5 tahun untuk KASUS GAIB (pidana penjara 18 tahun, denda 1M (subsidair 190 hari), dan pidana tambahan uang. Pengganti (809M) dan 4.8T (subsidair 9 tahun) atas SEDERET DENGAN DAKWAAN 0 BUKTI!! kasus yang sampe sekarang publik aja masih bingung โini barang buktinya mana?โ ๐ญ๐ญ
yes.
ini bener banget.
been there, done that.
merantau dan memutus hubungan dengan keluarga (literally cut off all the contacts with them for years).
but now, I choose the former option.
berdamai.
Best choice untuk yg punya dysfunctional family, mengubah perspektif ttg rumah dan keluarga.
Endingnya cuma 2: kamu jadi akur dgn keluarga atau kamu bener2 terputus dari keluarga
Tp apapun endingnya bisa ngasih jawaban dan berdamai dgn keadaan
bukan.
ini foto gagalnya negara dan pemerintah menyediakan transportasi umum yg selamat, nyaman dan terjangkau utk rakyatnya yg sudah berkontribusi patungan lewat pajak.
Kok serem sihโฆ mbak Nana berkali-kali bilang banyak yang protes, dia keukeuh ngebantah. Ga ada gitu dia penasaran, nanya dulu minimal, โSiapa yang protes? Mana?โ Malah come on come on doang ga mau tau. Nuduh orang ga objective tanpa tabayyun.
Bener-bener buta mata buta telinga.
Paham kan kenapa Prabowo gak suka kebebasan pers? Ya karena ini
Bagi diktator kayak dia, pertanyaan dan kontra argumen adalah hal subversif yang bisa menggoyang kekuasaan dan ilusi stabilitas
Buat dia semuanya harus satu komando. Persis rezim militeristik yang dia bangun
Menyala ASN ku...
Dia lupa klo layarnya 2 arah.
Ntr klo viral lalu ada pengumuman klo ASN terkait sudah dikeluarkan dari instansi karena tidak mencerminkan visi misi.
Andrie Yunus adalah kita. Teror penyiraman air keras yang menimpanya adalah ancaman nyata bagi siapa pun yang berani bersuara. Dulu Novel Baswedan, lalu Andrie Yunus. Besok lusa bisa jadi kita, keluarga, atau teman kita. Jika kasus ini tidak diusut tuntas, sedangkan komedian berkomedi aja diusut sebegitunya. Masa sih kita gak boleh curiga?.
Pernyataan keras dari Feri Amsari: jika negara gagal mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, maka negara bisa dianggap bagian dari kejahatan itu sendiri.
Di NTT, seorang anak 16 tahun menjadi korban pemerkosaan hingga mengalami perdarahan hebat dan trauma. Tersangka dilantik jadi tentara meski statusnya buron. Usai ramai, tersangka dipecat dari tentara; korban masih berjuang mendapat keadilan lewat proses hukum.
https://t.co/xkaVZ9USCD
#StopKekerasanSeksual
#LawanImpunitas
Sedih bgt siang ini.
Anak muda dikriminalisasi. Anak muda disiram air keras.
Ga ada satupun dr mereka yg pegang senjata. Semua modalnya suara dan partisipasi.
Makin hari tanda-tanda mau menindasnya semakin ditunjukin.
Di titik ini saya bisa bilang Indonesia adalah negara jahat. Selama dua tahun belakang, tidak ada kebaikan yang dihasilkan oleh negara. Semuanya kejahatan.
Guys Prabowo baru ngomong sesuatu yang menurut gw perlu digarisbawahi tebal tebal.
Dia mengaku punya data intelijen soal pendana pengamat yang mengkritik pemerintahannya.
Gw mau lo pikir ini baik baik.
Bukan soal benar atau salah kritiknya.
Bukan soal siapa pengamatnya.
Tapi soal apa artinya ketika seorang presiden secara terbuka mengakui bahwa dia memantau dan punya data tentang orang orang yang mengkritik rezimnya.
Di negara demokrasi yang sehat kritik itu bukan ancaman.
Kritik itu fungsi.
Tanpa orang luar yang menilai tidak ada cermin yang jujur untuk pemerintah.
Karena anak buah tidak akan bilang yang sebenarnya. Mereka bilang oke gas oke gas terus. M
ereka angguk terus.
Bukan karena setuju tapi karena itu yang aman untuk dilakukan.
Dan kalau satu satunya orang yang berani bilang ada yang salah justru direspons dengan gw punya data tentang lo dan siapa yang bayar lo maka pertanyaannya bukan lagi soal siapa yang benar. Pertanyaannya adalah apakah orang berikutnya masih mau angkat bicara setelah tahu risikonya.
Ini yang paling berbahaya dari pernyataan itu.
Bukan karena datanya ada atau tidak.
Tapi karena efek intimidasinya nyata terlepas dari apakah datanya valid.
Orang yang tadinya mau ngomong jadi dua kali pikir. Pengamat yang tadinya mau kritis jadi hitung hitung dulu.
Dan pelan pelan ruang kritik menyempit bukan karena dilarang secara resmi tapi karena tidak ada yang mau menanggung risikonya.
Kalau kritiknya salah buktikan dengan data dan argumen yang lebih kuat.
Kalau kritiknya benar introspeksi.
Itu cara demokrasi bekerja.
Bukan dengan sinyal bahwa orang yang mengkritik sedang diawasi dan didata pendananya.