βHm, aku stay di sini malam iniβ ucapnya, berpindah tangan mengusap surai hitam lembut Marie.
Rein melihat ponsel yang digenggam dan menariknya. Terlihat panggilan terakhir dari ibu gadis itu.
βKali ini apa?β Tanyanya, membuka diri agar @helecate bercerita.
@helecate Wajahnya terlihat lega melihat gadis itu meneguk minumannya. Tangannya kini bergerak mengusap-usap bahu ringkih Marie penuh kasih sayang.
Ia membiarkan air mata wanita cantik itu membasahi outernya. Kali ini kepalanya menoleh agar dapat melihat kekasihnya dengan jelas.
Rein mendudukkan Marie di sofa dan secepat kilat menghilang di dapur cantik apartemen itu.
Kembali dengan segelas coklat hangat, ia merengkuh @helecate dalam pelukan dan membiarkan gadis itu minum sambil memperhatikan, betapa gelapnya hunian itu β menunjukkan kondisi Marie.
@helecate Seolah sudah tahu bagaimana treat yang tepat untuk wanitanya, Rein tidak menanyakan apa pun.
Ia hanya menarik tubuh Marie ke dalam pelukan untuk menenangkan.
βAku bikinin coklat hangat yaβ ucapnya, lembut sambil memapah gadis itu berdiri.
Nafasnya terengah sebab berlari dari mobil hingga lantai dimana @helecate tinggal. Tanpa suara ia menjelajah mencari kekasihnya dan menemukan gadis itu di lantai.
βHei, are you okay?β Ia berlutut, menyentuh bahu Marie erat. Seolah memberi tahu bahwa sandaran telah tiba.
Tak perlu menunggu penjelasan gadis itu, ia meluncur menuju apartemen aktris mewah di tengah kota tersebut.
Berselang belasan menit, ia berhasil tiba di depan unit Marie dan langsung memasukkan kode sandi pada pintu. Untungnya sudah sepi, tak ada yang melihat.