selama gaji dibayar lakukan saja tugasmu, dimana ada manusia disitu pasti ada konflik. jangan resign hanya karna prasaan emosimu. ingat! pengangguran tidak punya kehormatan dimata orang lain.
lagi scroll-scroll sosmed tidak sengaja baca sebuah kutipan yang sangat bagus;
“saat Tuhan menaikkan level keuanganmu, jangan naikkan level gaya hidupmu, tapi naikanlah level sedekahmu.”
what a beautiful advice.
Cantik sekali kalimat ini;
“hiduplah dengan tenang dan sebaik mungkin. bahagiakan dirimu tanpa perlu menunggu siapa pun. carilah hal-hal yang membuat hatimu hidup, lalu hargai setiap detik kebahagiaan itu. jadilah manusia yang memanusiakan manusia. tapi ingat, sebelum mencintai orang lain, belajarlah mencintai dirimu sendiri. karena orang yang paling bertanggung jawab atas kebahagiaanmu adalah dirimu sendiri.”
Aku belajar dari Sal Priadi dari lagu ini untuk berusaha mendoakan, memaafkan, dan meminta maaf setulus-tulusnya. Setiap malam, agar tenang, agar lelap. Dan barangkali rezekimu mengalir bukan karena kamu sibuk bekerja siang dan malam, tapi karena kamu selalu lapang menerima apapun yang terjadi di hidupmu, tanpa balas dendam dan memilih untuk selalu mendoakan hal baik, memaafkan dan selalu meminta maaf.