Gimana cara nya, mau komplain sama provider telpon soal jaringan internet yang sinyal bagus tapi internet ga ada, kalau yang komplain nya juga harus pakai data internet?
Demi menghemat biaya hidup dlm hal transportasi umum bernama @lrtjabodebek yg harga non peak hour nya berlaku sblm jam 6.00 dipagi hari..isi kereta pun sudah penuh dr sebelum jam 6.00..kira2 kalau penuh begini..harga nya malah di naikin ga ya? Jadi peak hour dr jam 5.00
Kenapa @lrtjabodebek Dan @PT_Transjakarta tdk berkolaborasi membangun jalur integrasi Dr stasiun LRT Dukuh Atas ke Halte Transjakarta Dukuh Atas? Sbg pengguna kedua transportasi umum in,,saya merasa sangat tidak dibantu jika mau berpindah jalur transportasi disini..
Agak bingung dgn konsep harga peak hour dlm transportasi umum..jam pulang kerja,,harga tidak promo krn PEAK HOUR..pdhl keputusan untuk pulang kerja jam segitu diatur oleh pihak perusahaan,,brarti kalau mauhemat ongkos harus lembur biar udah tdk waktu peak hour..@txttransportasi
Tadi matahari lagi semangat2 nya mengeluarkan cahaya,,nyirem taneman biar ga pada kehausan..
Kelar sirem taneman,,mau masuk rumah,,matahari lgsg malu2 ngumpet di awan..
Sirem taneman nih termasuk salah satu ritual pemanggil hujan kayak nyuci Mobil ga sih?
Feeder whoosh ternyata tidak bisa menampung penumpang seluruh nya..jadi yg ga kebagian ya berdiri sampai stasiun tunjuan,,mgkn harus d tambah rangkaian feeder nya @KAI121
Seperti nya akan jauh lebih baik kalau ada keterlambatan yg tidak sebentar Dari jadwal @lrtjabodebek sebelum penumpang melakukan TAP IN..petugas nya info dulu,,bukan ketika sudah ada d Peron atas,,baru ada informasi keterlambatan dn penumpang udah numpuk
How Japanese have produced wood for 700 years, without cutting down trees.
Daisugi is an ancient Japanese forestry technique developed in the 14th century originally used by people living in the Kitayama prefecture, because the territory was extremely poor in saplings.
They planted cedars pruned in a special way to produce shoots that eventually would become perfect, straight, knot-free lumbers.
The shoots are gently pruned by hand every two years leaving only the top boughs, allowing them to grow straight. Harvesting takes 20 years and old 'tree stock' can grow up to a hundred shoots at a time.
There was actually another reason why the technique was developed: fashion. In the 14th century, a linear, stylized form of architecture known as sukiya-zukuri (ζ°ε―ε±ι γ) became popular, and every prominent samurai or nobleman wanted a house built in this way.
There were simply not enough raw materials available to keep up with demand, so daisugi was developed to produce more wood in a shorter time.
The wood produced with this technique has also impressive qualities: it's 140% more flexible than standard cedar and 200% denser and stronger. And, it's extremely durable.
oOoOO ternyata,,AC nya kudu dinyalain MANUAL,,bilang donk pak teknisi,,mana yg kudu d cetekin,,biar nanti kita penumpang yang nyalain sendiri klo kepanasan,,kita matiin sendiri kalo kedinginan..#lrtjabodebek
Pagi2,,lari2,,biar keburu naek LRT,,krn klo ketinggalan,,nunggu lagi kan pasti bakal bikin telat ngantor ya,,sampe Peron gerah,,berharap masuk LRT nanti bakal adem,,eh,,tnyata malah makin keungkep karena AC nya mgkn kehabisan freon @lrtjabodebek#lrtjabodebek#dagelanpagihari