@txtdrimedia Kalau gaji tinggi adalah obat korupsi, seharusnya pejabat dan penegak hukum bergaji besar tak pernah terseret kasus. Tapi fakta berkata lain. Masalah utamanya bukan nominal gaji, melainkan minimnya etika, moral dan integritas.
Karena bangsa ini bangsa yang kehilangan identitas dan kehilangan akar pada budayanya sendiri. Orang barat bukan, orang timur ga paham. Akibatnya tumbuh menjadi lemah adab, kedisiplinan, etika, moral dan integritas.
Bandingkan dengan jepang, korea, china, bahkan vietnam. Begitulah..!
@ArnoldBelau Karena saya bertahun ada Papua, di bintuni, timika, wamena. jayawijaya, nabire, manokwari dll. Jadi saya tahu. Bukan dari katanya. Begitulah..!
@ferrykoto Kita bukan kekurangan anggaran. Tapi kekurangan berpikir prioritas.
Pemerintah sepertinya tak paham, bahwa negara yang lebih rajin membagi nasi daripada membangun akal, sedang menyiapkan generasi yang mudah disuruh, bukan generasi yang mampu berpikir. Begitulah .!
@Tan_Mar3M Karena guru bertugas mencerdaskan kehidupan bangsa.
Dan rakyat yang cerdas adalah rakyat yang berpikir.
Rakyat yang berpikir tidak mudah ditipu.
Karena itu, banyak penguasa sering kali takut pada pendidikan. Begitulah..!
Jika benar pembangunan persawahan di Wanam berhasil, selamat itu bagus.
Semoga memberi kesejahteraan bagi saudara saudara di Papua. Jangan lupa dengan adik kaka pace mace yang berada di Mamberamo Raya maupun di tempat tempat lain di sudut sudut papua yang prevalensi stunting tinggi dan banyak anak kekurangan gizi. Begitulah..!