Mohon bantuannya @menuembegejelek
Saat ini, ada pihak SPPG yang mengancam dan mengintimidasi sebuah sekolah di kampung saya, bahkan mengancam akan membawa tim hukum. Hal ini dipicu oleh keputusan sekolah yang menolak pasokan MBG (Makan Bergizi Gratis) dari dapur mereka.
Penolakan dari pihak sekolah tentu sangat beralasan. Sebelumnya sudah sering terjadi insiden kelayakan makanan, seperti makanan basi dan buah busuk. Puncaknya, baru-baru ini ditemukan sebuah kapsul "obat" di dalam salah satu porsi MBG siswa.
Pihak sekolah sebenarnya beritikad baik dengan menyarankan pelibatan Kepolisian dan BPOM untuk menguji kandungan kapsul tersebut dan menyelidiki kasusnya secara transparan. Namun, pihak SPPG menolak.
Lebih fatalnya lagi, ketika pihak dapur dikonfirmasi, mereka bukan hanya menyangkal, tetapi juga melakukan tindakan yang sangat berbahaya. Mereka menjemput anak SD yang menemukan kapsul tersebut untuk diinterogasi secara sepihak, tanpa pendampingan dari pihak sekolah maupun orang tuanya. Ini adalah pelanggaran serius.
Sampai detik ini, pihak SPPG tidak menyegerakan penyelidikan internal mereka karena takut kasus ini viral. Tanpa ada iktikad menyelesaikan akar masalah, mereka justru menekan pihak sekolah untuk kembali menerima pasokan MBG mereka. Jika menolak, sekolah diancam akan dihadapkan dengan tim hukum dan dipaksa menandatangani surat pernyataan.
Saya akan terus memantau situasi ini. Jika pihak SPPG berulah lebih jauh, saya mohon bantuan teman-teman semua untuk memviralkan kasus ini. Kita harus bersuara dan mengawal isu ini agar pihak sekolah tidak menjadi korban intimidasi dan keselamatan anak-anak tetap menjadi prioritas.
Ini yang makin miris, kata "Baphomet" itu lahir dari penghinaan ke Nabi Muhammad ﷺ oleh Crusader di abad ke-11. Dan simbol turunannya itu sekarang malah nemplok di momen Maulid Nabi. Sejauh ini, ini kajuahan bro.
Jangan pernah tertipu dengan penguasa yang bicara lantang di atas mimbar seakan dia yang paling kuat. Retorikanya berapi-api, telunjuknya menuding ke sana kemari, suaranya menggelegar sampai mikrofonnya minta ampun. Kelihatannya saja gagah, galak, dan seolah bisa membelah lautan. Padahal, kalau mik-nya dimatikan dan teks pidatonya hilang, yang tersisa sering kali cuma ego rapuh yang butuh validasi tepuk tangan dari barisan audiens yang sudah di-breafing sebelumnya.
Sejarah selalu punya plot twist yang sama: semakin keras suara di podium, semakin kencang pula getar lututnya di balik layar. Tirani itu aslinya penakut kelas berat yang berlindung di balik seragam, panser, dan pasal karet.
Mereka ini punya penyakit bawaan, semacam alergi akut terhadap kewarasan publik. Coba perhatikan, mereka akan langsung gatal-gatal, meriang, dan panik kalau melihat rakyatnya mulai melek ilmu hukum, rajin mengunyah filsafat, atau berani menyentil lewat karya seni. Buat penguasa model begini, rakyat yang ideal dan "berbakti" adalah mereka yang sibuk memikirkan cicilan, gampang disuruh antre bansos, dan cukup dihibur dengan joget viral di media sosial.
Begitu ada sekelompok orang yang mulai membedah pasal-pasal konstitusi atau sekadar baca buku filsafat di pinggir jalan, penguasa mendadak keringat dingin. Tiba-tiba anggaran pengerahan buzzer dinaikkan, narasi "ancaman stabilitas negara" digoreng, dan aparat disiagakan. Padahal yang dihadapi cuma sekumpulan warga negara yang sedang pakai akal sehatnya.
Apalagi kalau rakyat sudah berani berorganisasi, merapatkan barisan, dan turun ke jalan. Wah, itu kiamat kecil buat mereka! Berkumpulnya warga yang teredukasi jauh lebih menakutkan bagi tirani daripada ancaman perang dunia. Mereka rela mengobrak-abrik aturan, merevisi undang-undang dalam semalam, dan mengerahkan segala instrumen negara hanya karena takut pada spanduk karton dan tagar di internet.
Jadi, besok-besok kalau Anda melihat ada yang teriak-teriak soal "demi kesejahteraan rakyat" sambil gebrak-gebrak meja, senyumin saja. Di balik jas mahal, pengawalan ketat, dan pidato heroiknya, dia sedang ketakutan setengah mati membayangkan Anda tahu cara menggunakan isi kepala. Teruslah membaca, berdiskusi, berkesenian, dan berserikat—karena tidak ada yang membuat penguasa tiran lebih tidak bisa tidur nyenyak selain melihat rakyatnya menolak untuk jadi bodoh. 🤫
2022: Harga minyak goreng tinggi. Luncurkan Minyak Kita. Sampai sekarang harga minyak nggak pernah turun dan udah naik hampir 70%.
2026: Beras dibuat langka. Ganti SPHP jadi Beras Kita. Bersiaplah harga beras naik terus dan nggak akan turun lagi.
Zulkifli Hasan adalah alasan utama harga kebutuhan pokok kita tinggi. Dia adalah masalah utamanya.
Laporan Kompas hari ini menguatkan kecurigaan yang sejak awal disuarakan netizen, bahwa tragedi kapal tenggelam ini tidak boleh ditutup dengan “cuaca buruk”.
KMP Virgo Transport 8 tidak dioperasikan sesuai desain awal. Dulu kapal ini bernama Ferry Kurushima: kapal pesisir Jepang, rute Kokura–Matsuyama, perairan terlindung. Setelah dimodifikasi di Batam—ramp tambahan di dua sisi—kapal itu baru dipakai di rute terbuka Surabaya–Banjarmasin beberapa bulan lalu.
Itu bukan detail teknis. Itu perubahan fungsi, yg perlu diperiksa serius, apakah memang berkontrobusi pd tragedi?
Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menetapkan Siti Kholijah, Collection Agent PT Ternak Maharani dan PT Berlian, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro di Jember periode 2021–2023. Dalam perkara ini, kerugian negara disebut mencapai Rp41,4 miliar berdasarkan perhitungan BPKP Jawa Timur.
Dalam aksinya, Siti diduga mengumpulkan KTP dan KK warga tanpa memastikan mereka memiliki usaha. Warga kemudian difoto seolah-olah memiliki usaha, sementara dokumen pengajuan kredit direkayasa dan ditandatangani warga yang mayoritas buta huruf tanpa diberi kesempatan membaca atau mendapat penjelasan.
Melalui PT Ternak Maharani, Siti disebut mengajukan 98 debitur dengan total pencairan Rp4,252 miliar. Sementara melalui PT Berlian, terdapat 37 debitur dengan total pencairan Rp1,893 miliar. Warga yang namanya digunakan sebagai debitur disebut hanya menerima sekitar Rp1 juta dengan alasan bantuan sosial.
Setelah kredit cair, buku rekening dan ATM diserahkan kepada Siti dan dana tersebut dikelola untuk kepentingan pribadi. Kejati Jatim menyebut perbuatan Siti bersama tersangka lainnya menimbulkan kerugian negara sekitar Rp6,14 miliar, yang menjadi bagian dari total kerugian Rp41,4 miliar dalam perkara KUR tersebut.
Selain Siti, Kejati Jatim sebelumnya telah menetapkan MFH selaku pemimpin kantor cabang bank di Jember periode 2021–2023 serta tiga Collection Agent lainnya sebagai tersangka. Penyidik juga telah menyita uang Rp1,5 miliar dan satu unit sepeda motor milik MFH untuk upaya pemulihan kerugian negara. Siti dijerat pasal tindak pidana korupsi dan ditahan selama 20 hari sejak 17 September hingga 6 Oktober 2026.
📸: Dok. kumparan/Farusma.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | videonews | R158 | R137 | E023
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Bajingan. Kami hadirken di linimasa X Handai Tolan sekelian, (lagi-lagi) kelakuan amoral binatang pegawai inti kubangan lumpur (SPPG).
Makhluk menjijikkan ini bernama gerardus permanaditya, nampak dalam video yang ia unggah ia melakuken gimik mocking / mengejek pengalaman saudari Febiona Purba, seorang siswi SMK N 1 Berastagi, Karo, yang menjadi salah satu korban peracunan oleh BGN beberapa waktu silam.
Kami sangat amat tidak berterima uang pajak kami digunakan untuk mengupah binatang amoral fresh grad ini. Akan kami buat ia bersimpuh memohon maaf atau DIPECAT DENGAN TIDAK HORMAT.
Taufik Bahaudin, mantan dosen senior Fakultas Ekonomi & Bisnis Univ Indonesia (FEB UI) dengan sangat berani dan blak-blakan membongkar dihadapan publik.
Saya saja masih mikir untuk tayangkan video utuhnya disini. Terserah kalau ada yg berani tampilkan dikoment video aslinya.
Mahluk Seperti Ini Cocoknya Di Hukum PANCUNG 😡
"Kumpulin KTP-KK Warga Desa yang Mayoritas Buta Huruf, Disuruh Ttd Berkas buat KUR Fiktif"
Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menetapkan Siti Kholijah, Collection Agent PT Ternak Maharani dan PT Berlian, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro di Jember periode 2021–2023. Dalam perkara ini, kerugian negara disebut mencapai Rp41,4 miliar berdasarkan perhitungan BPKP Jawa Timur.
Dalam aksinya, Siti diduga mengumpulkan KTP dan KK warga tanpa memastikan mereka memiliki usaha. Warga kemudian difoto seolah-olah memiliki usaha, sementara dokumen pengajuan kredit direkayasa dan ditandatangani warga yang mayoritas buta huruf tanpa diberi kesempatan membaca atau mendapat penjelasan.
Melalui PT Ternak Maharani, Siti disebut mengajukan 98 debitur dengan total pencairan Rp4,252 miliar. Sementara melalui PT Berlian, terdapat 37 debitur dengan total pencairan Rp1,893 miliar. Warga yang namanya digunakan sebagai debitur disebut hanya menerima sekitar Rp1 juta dengan alasan bantuan sosial.
Setelah kredit cair, buku rekening dan ATM diserahkan kepada Siti dan dana tersebut dikelola untuk kepentingan pribadi. Kejati Jatim menyebut perbuatan Siti bersama tersangka lainnya menimbulkan kerugian negara sekitar Rp6,14 miliar, yang menjadi bagian dari total kerugian Rp41,4 miliar dalam perkara KUR tersebut.
Selain Siti, Kejati Jatim sebelumnya telah menetapkan MFH selaku pemimpin kantor cabang bank di Jember periode 2021–2023 serta tiga Collection Agent lainnya sebagai tersangka. Penyidik juga telah menyita uang Rp1,5 miliar dan satu unit sepeda motor milik MFH untuk upaya pemulihan kerugian negara. Siti dijerat pasal tindak pidana korupsi dan ditahan selama 20 hari sejak 17 September hingga 6 Oktober 2026.
TANA INDRA PERMANA (54/55 tahun)
Sekretaris Dinas Perhubungan Kab. Sukabumi, Jabar
- Pelaku kekerasan seksual dengan menyalahgunakan jabatan
- Korban: 3 orang siswi SMK yang sedang PKL di Dishub
- Modus: 3 korban diajak (dipaksa?) karaoke di ruang kerjanya, diduduki & diraba, dapat ucapan tidak senonoh
- Laporan polisi masuk 13 September 2026 dari pihak sekolah
- Pelaku dijemput & diperiksa polisi tgl 15 September 2026
- Ditetapkan tersangka tgl 16 September 2026, langsung ditahan di Mapolres Sukabumi
- Pemkab Sukabumi akan proses pemberhentian sementara status ASN pelaku
- Pelaku sempat disebut kandidat kuat Kepala Dishub
- Saat ini korban dapat pendampingan psikologis dari DP3A Kab. Sukabumi
Segera sidang & penjarakan pelaku! 🤬
Apakah kasus ekspor ilegal bijih nikel ini hanya berhenti ketika Airlangga Hartarto mundur mendadak dari posisi Ketum Golkar dan Bahlil naik menggantikannya? Yang sdh teridentifikasi kerugian negara 14,4 Triliun, FB bilang ratusan triliun!
Inilah kasus korupsi yg paling berani di Indonesia, dimana seorang pejabat nekad memeras dan menerima suap milyaran rupian dg mengatasnamakan sumbangan masjid.🕌🎯💸
Siapa aktor utamanya? simak aja videonya ya.
Lanjutan perihal jualan di Alun-alun kidul Jogja setelah viral
1. Uang yang diminta 2.5jt/hari itu dari asosiasi parkir karena pakai area parkir di alkid. Nego 1jt/hari x 5 hari jadi total 5jt dan udah dibayar
2. Uang makan preman 20rb x 10 preman x 5 hari total 6jt dan udah dibayar
3. Gak boleh pake listrik di area alkid jadi pake genset sendiri
4. Polisi tercinta gk mau dikasih uang karena termasuk gratifikasi. Tapi minta makan dan rokok. Pihak polisi 3 orang datang ke lokasi malam hari, tapi team foodtruck udah pulang jadi gak dikasih apapun.
5. Pihak paguyuban parkir ada itikad baik buat mengembalikan uang setelah viral, tapi pihak bolosego diminta ambil langsung ke lokasi. Endingnya sudah di transfer balik 3jt
6. Pihak polisi yang dateng ke foodtruck mencoba untuk mediasi ke asosiasi parkir perihal listrik, jadi gak semata-mata minta makan gratis.
Pihak bolosego/mbak dy sudah menganggap permasalahan ini selesai dan foodtruck sudah lanjut ke kota lain.
Seperti biasa, di konoha kalau gak viral gak akan berbenah.
Gubernur medsos darling sedang dibahas di UN Responsible Business and Human Rights Forum 2026, Bangkok, terkait kekayaan dan kerusakan lingkungan di Maluku Utara dan beberapa daerah lain.
Namanya muncul di peringkat 1 dalam paparan yang diberi judul
The Richest Governors; Nickel Money...
Bos kapal KM Virgo Transport dan nahkodanya harus diseret pakai kemeja hijau.
Bayangin lo naik kapal. Tiba-tiba kecelakaan. Eh nahkodanya buru-buru naik sekoci, selamatkan diri sendiri, sama sekali nggak peduli sama ratusan penumpang di dalam. Alarm kedaruratan bahkan nggak dibunyikan.
Makanya nggak heran korban hilang tembus lebih dari 100 jiwa. Kemungkinan besar mereka masih terjebak di dalam kapal, nggak sempat sadar kapal mau tenggelam karena nggak ada peringatan apa-apa. Tidur nyenyak, tiba-tiba air masuk, gelap, panik, mati.
Nahkoda kayak gini layak dihukum seberat-beratnya. Kalau perlu hukuman mati. Dia bukan cuma lalai, dia tinggalkan penumpang mati-matian.
Yang lebih menyakitkan lagi bos kapalnya sendiri. Penumpang baru aja selamat, trauma, basah kuyup, masih gemetar. Datang deh bos dengan SURAT SAKTI. Kasih kompensasi cuma Rp500 ribu. Di dalam surat ada klausul nggak boleh nuntut kapal atas kecerobohan pemilik dan nahkoda.
Ini keterlaluan. Ini bukan santunan. Ini uang tutup mulut. Ini seperti genosida di atas kapal. Lo dibunuh pelan-pelan, terus pas lo selamat lo disuruh diam biar nggak bisa tuntut keadilan.
Nyawa manusia dihargai 500 ribu plus surat perjanjian bungkam? Truk dan kendaraan yang ikut tenggelam siapa tanggung jawabnya? Kerugian materi siapa bayar? Trauma seumur hidup siapa ganti?
Kepada pihak berwenang, usut tuntas bos pemilik kapal ini. Tangkap. Proses. Hukum tegas. Jangan cuma formalitas. Beri rasa keadilan buat para korban dan keluarganya.
Kalau dibiarkan, tragedi seperti ini bakal terulang lagi. Kapal lain, nahkoda lain, bos lain, korban lain. Rakyat terus jadi korban, sementara yang bertanggung jawab tinggal kasih amplop receh dan surat sakti.
Jangan sampai.