suara orang pinggiran istana negara.
kami sedang:
bersuara keras kepada negara tuli,
melihat negara senang di sanjung,
merasakan negara kehilangan hati.
Sdr Wapres @gibran_tweet, saya ingin Anda bersikap tentang risiko mematikan teknologi AI. Sbg juru kampanye AI —meski hanya sekadar nyebut kalimat ‘…AI’ pada banyak pernyataan Anda tanpa sekalipun menjelaskan apa dan bgmn AI itu. Kami butuh penjelasan ttg risiko itu ketimbang rutin kunjungi anak yg keracunan makanan MBG. Biarkan itu dikerjakan staf MBG. Anda tampaknya ingin menuai respek elektoral dari keruwetan program pemerintahan Anda ini ketimbang ikut bertanggungjawab. Itu agenda jahat lho. Sesekali jadilah berguna.
Negara lain heran melihat Indonesia..!!
Bukan karena rakyatnya Bahagia
Tapi karena membohongi dan menipu rakyat satu negara serta menghamburkan APBNnya hingga ribuan triliun rupiah, pelakunya masih bisa tetap melenggang bebas.
Bahkan masih lanjut menipu setelah pensiun..🤦♀️