Anggaran Kemendikdasmen dipotong Rp8 triliun.
Kemendiktisaintek dipotong Rp14,3 triliun.
Alasannya: efisiensi.
Hari ini, di meja yang sama, tangan yang sama, menandatangani pembelian rudal BrahMos senilai ±Rp11 triliun.
Jadi bukan karena tidak ada uang.
Tapi karena ada pilihan.
Dan pilihannya bukan guru honorer.
Bukan beasiswa KIP-K.
Bukan laboratorium sekolah rusak.
Pilihannya: rudal supersonik Mach 2,8 yang kita beli dari negara yang masih menjual senjata ke Rusia.
Negara kita tidak kekurangan uang untuk bermimpi jadi adidaya.
Tapi selalu kekurangan uang untuk anak-anak yang mau bisa baca.
Prioritas itu bukan soal visi.
Prioritas itu soal tanda tangan.
Tanda tanganmu ada di mana, Pak?
Gimana?
Berisiknya kita soal MBG dan kematian petugas Kopdes karena keletihan latihan militer sudah nyaris hilang terganti sama isu LGBTQ ya?
Masih belum percaya ini playbook rejim fasis yang selalu korbankan minoritas?
Yang ditutupin:
1. Keluarga Prabowo ditipu sama agen CIA bodong (Gaurav Srivatava)
2. Rupiah tetap melemah menuju 18rb walaupun Suku Bunga BI udh naik kurang dari 1 bulan
3. Mengalihkan emosi warga atas naiknya BBM Pertamax ke 16rb
4. Permintaan kenaikan Gaji Dosen Guru di MK
LV won the lawsuit.
But in China, it lost face.
A French luxury brand looked at a floral pattern with deep roots in Chinese decorative tradition and acted as if beauty itself needed permission from Paris.
That is what disgusted people.
No one says brands cannot protect trademarks.
But a four-petal flower is not automatically LV’s private kingdom.
Chinese patterns existed long before Western luxury houses learned how to turn symbols into invoices.
LV may have won US$1.5 million.
But it reminded Chinese consumers that Western brands are very good at stealing civilization, privatizing aesthetics, and then suing others for touching the same cultural soil.
LV may still call itself luxury.
But it looks like cultural plagiarism dressed up as intellectual property.
Lagu kebangsaan kita :
“Kulihat Ibu Pertiwi” melodinya 100% SAMA dengan himne Kristen legendaris “What a Friend We Have in Jesus” (1855)! 😬
Di adaptasi tahun 1908 oleh Kamsidi Samsuddin. Lirik diganti jadi cinta tanah air. Merdeka dengan melodi doa. 🇮🇩🙏
Transportasi umum pada hakikatnya adalah untuk semua kalangan, pemerintah wajib menyediakan layanan transportasi publik yang setara, baik perjalanan rutin ke kantor ataupun berwisata.
Mau kamu ke kantor, ke sekolah ataupun pacaran, semua boleh naik kok. ☺
^d
Gue sih pengen yaa.. tilang manual gini tuh digalakin lagi buat nilangin kaum-kaum SDM rendah yang ngga pasang plat nomer. Sama plat nomer nggak standar polri yang dimodif kecil cuma ditempel velcro ala-ala jede-am jede-em kampret itu..
Mbo ya sadar diri kek.. mobilmu rakitan assembly plant karawang, cikarang, kok bilang JD-am JD-em. JDM gundulmu..
Persetan sama yang bilang etle sering salah tangkep, ya kalo lo bener ngapain takut, lawan kek sampe titik darah penghabisan.
Kalo pejabatnya salah, ya jangan diikutin. Ngapain ngikutin yang salah?
Undang2nya ada, pasalnya ada. Malah pada menormalisasi ngga pasang plat nomer. Biar apa coba? Ngga ada keren2nya cokk! Susah sih SDM rendah mah..
Waaahh..
Indonesia punya orang jenius..
Kuliah 1.5th udh jadi sarjana 😱👍🏻
Mantab bener nih..
Ini kan ipar Raffi Ahmad kan..
Pantas jadi Bupati.. hawong jenius 😎
Hbs ini ambil S2, mungkin 6bln nih.
Ya lumayanlah, drpd ambil di pramuka?!
orang indo ini hatinya lembut, gampang banget kasian sama orang, tapi orang yang dikasianin itu elit politik, pemerintah, public figure, orang kaya, dan orang-orang jahat, giliran ke minoritas teriak-teriak nyuruh mati
Arogan! Tak Terima Ditegur Ngebut, Wanita ini Malah Pamer Kartu Anggota Kepolisian
Sebuah video amatir merekam aksi kurang terpuji dari seorang pengendara wanita yang diduga merupakan oknum anggota kepolisian di kawasan Jalan Duri Utama Raya.
Kronologi Kejadian:
Berdasarkan keterangan korban, peristiwa bermula saat korban hendak berbelok kanan dari arah seberang Buddy Pool. Tiba-tiba, seorang ibu-ibu yang memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi datang dari arah Indomaret. Meski tidak terjadi senggolan atau kecelakaan sama sekali, wanita tersebut mendadak emosi dan memaksa korban untuk berhenti.
Saat dihampiri, wanita tersebut langsung membentak korban sambil menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Kepolisian. "Lu gak tau gua siapa? Gua laporin lu ya, jangan macam-macam!" ujarnya arogan.
Tak sampai di situ, saat korban mencoba merekam aksi tersebut untuk perlindungan diri, wanita ini malah memukul tangan korban. la juga sempat mengejar korban sambil berteriak "Maling!", yang memicu massa hampir melakukan aksi main hakim sendiri. Beruntung, korban berhasil selamat dari amukan warga.
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai insiden dugaan arogansi oknum tersebut.
Gimana menurut kalian?
@mohmahfudmd@YouTube Etika komunikasi seorang pejabat sangat penting di ruang publik. Apa pun pertanyaannya, cara menjawabnya mencerminkan bagaimana mereka memandang posisi masyarakat sebagai pemilik kedaulatan ☹️
selama lu naik transportasi umum dan yang di sebelah lu bukan penumpang prioritas lu ga wajib buat ngalah!! kita sama sama cape kita sama sama abis kerja seharian yang namanya fasilitas umum ya cepet cepetan, kalau lu mau duduk nyaman lu bisa pesen taxi grab car ataupun yg lain yg buat lo ga harus desak desakan, perihal barang banyak ya itu kan keputusan lo itu pilihan lo lagian di kereta kan ada overhead rack itu fungsinya buat naro barang barang yang lo bawa
🚨UPDATE: Baru saja Bang jago pelaku pemukulan terhadap pengendara motor berhasil ditangkap oleh Polsek Jagakarsa pada pukul 21.00 di sekitar Masjid Al-Wiqoyah Jagakarsa.
Thank you netizen ✊🏻
Miris banget liat foto ini…
Foto yang seharusnya jadi kebanggaan, malah jadi bahan tertawaan sekaligus sedih mendalam.
Seorang pria asing, Gaurav Srivastava, berpakaian biasa, tersenyum lebar sambil “memberi penghargaan” ke Presiden Prabowo Subianto. Senyumnya lebar, tangannya mantap. Sementara Prabowo terima dengan serius.
Tapi kenyataannya?
Pria itu penipu kelas internasional yang pura-pura jadi agen CIA.
Dia sukses menyusup ke lingkaran elite pertahanan Indonesia, mendekati Presiden dan adiknya Hashim, lalu mengalirkan puluhan juta dollar ke perusahaannya.
Investigasi Tempo + jurnalis India ungkap semuanya.
@LambeSahamjja Akhirnya keluar aslinya Purbaya, emosian.
Selama ini di depan kamera keliatan sok asik, sok ramah, suka becanda, mudah tersenyum. Ternyata aslinya kaya gini wkwk
Dari akun instagram ahmadabdulazis21 mengaku mendapatkan tindak penganiayaan, dia tiba-tiba dipukul OTK menggunakan motor ninja di jalan raya Jagakarsa.
Di dalam video terdengar otk tersebut berkata:
“Lo ga kenal siapa gua?”
Oke twitter, do your magic.
SAMPE NGANDANG!