Seruan oleh seorang tahanan Palestin yang dibebaskan, mengingatkan masyarakat dunia agar tidak meninggalkan para tahanan Palestin di penjara rejim. Mereka di sana diancam bahaya.
Nampak seorang pria dengan keadaan kekurangan fisik, yang untuk berjalan saja badan terasa sangat lelah hingga terenggah2, pergi jauh2 ke rumah saudaranya untuk bersilaturahmi mengucapkan selamat lebaran. Sehat2 om🙏
VIRAL ‼️
Dewi Yulian tak henti berjuang, terus berupaya meski kerap merasa diabaikan.
Hampir satu tahun dia melakukan berbagai cara, supaya kematian adiknya Dedi Putra menemukan titik terang.
Dia bergerak dalam sunyi, bersuara meski tak didengar, berjuang dalam ketakutan besar.
Dia menentang pernyataan polisi yang menyebut bahwa adiknya tewas karena kecelakaan.
Pagi itu, Senin 19 Mei 2025 Dewi mendapat telepon bahwa Dedi Putra ditemukan kritis di atas kasur di dalam kamarnya.
Tak ada luka ataupun goresan di sekujur tubuhnya layaknya orang kecelakaan. Hanya ada di bagian matanya.
Hari itu Dewi dan keluarga masih dibalut luka mendalam, bagi mereka mengubumikan Dedi adalah hal utama dibanding menanyakan kematiannya.
Namun kemudian pihak dari Polsek Kumpe Ulu, Polda Jambi datang ke rumah duka, tak lama setelah proses pemakaman.
Polisi menyampaikan duka, sekaligus menyebut Dedi tewas karena kecelakaan, tetapi tanpa ada laporan kepolisian, tanpa ada tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan.
Dewi kemudian mendebat polisi itu, membantah Dedi tewas karena kecelakaan. Bukan tanpa dasar, sepeda motor Dedi tidak rusak, bahkan tak ada satu goresan sedikitpun, begitu juga dengan helmnya.