“Seandainya dulu kau tak pergi,” Ucapku pelan.
Kita sama-sama terdiam.
Kau menunduk sebentar lalu kemudian kembali melihat ke arahku.
“Seandainya dulu kau tak membiarkan aku pergi..” Balasmu perlahan.
Aku sudah sampai pada tahap kamu menghilang lama pun aku hanya bertanya ke mana. Sebab aku mengerti, semua pasti punya urusan masing-masing.
Tapi kalau di balik itu kamu justru bersama orang lain, kamu yang akan rugi karena kehilanganku.
Barangsiapa yg mengatakan (Berpendapat) atau menyangka bahwa meninggalkan ketaatan (Ibadah) dan berbuat maksiat itu tdk akan merugikan seseorang krn nasabnya yg mulia atau krn kmuliaan dr para leluhurnya (maka) berarti ia telah berdusta kpd Allah dan kpd (Segenap) kaum Muslimin.
Ingatkan sama diri sendiri. Mulai hari ini lebih sadar akan tanggung jawab yang dimiliki. Harus tau kapan waktu bersenang-senang dan kapan banting tulang. Harus bisa membagi diri untuk cari uang dan bertualang. Harus mampu membereskan masalah dan merayakan berkah.
Setiap orang memiliki waktu terpuruknya masing-masing, hilangnya masing-masing dan bahagianya masing-masing.
Jangan terlalu memaksa untuk langsung bisa saat ini. Ketika hatimu juga belum mampu sepenuhnya lapang untuk menerima apapun segala konsekuensi yang terjadi.
Kalau elu mau masuk dan menetap di hidup seseorang. Ada satu hal yang harus benar-benar bisa elu yakinkan atas diri elu sendiri:
“Dia udah selesai sama masa lalunya”.