Nemu post ini di Threads, aku izin jump in yaa.
Sepengetahuanku (cmiiw), meng-casting teman2 disabilitas itu harus dibarengin dgn proses kehatian-kehatian yang extra. Kalo produksinya sehat, biasanya melibatkan consent dari caregiver resminya dan ada proses pendampingannya juga. Harusnya di film ini pun pendekatannya inklusif dan aman sih, kan itu bare minimum ya. PH-nya juga pasti ngerti lah gimana jalanin prosesnya secara etis dan ngga mengeksploitasi teman2 disabilitas.