beredar surat tentang kegilaan cara kerja kopdes :
- Barang datang , dikordinasikan Babinsa, bukan pengurus Kopdes
- Barang dijual, oleh pegawai Agrinas yang ditempatkan di gerai
- Uang hasil jual, diambil PIC Agrinas setiap 2 hari, bukan ke pengurus
- UMKM lokal jualan, tapi bayarannya nunggu Agrinas, kapan tidak jelas dan tidak di kasih sampe hari ini
- Pengurus Kopdes, tidak dilibatkan sama sekali dalam rantai manapun
- Yang punya kontrol, Agrinas + Babinsa/Kodim
- Kopdes bukan milik desa nama desa dipinjam,
- tapi kendali penuh ada di Agrinas & militer.
- Pengurus hanya jadi pajangan
Update terbaru program Kopdes: Kemenkop mengakui ada peserta yang sedang hamil saat ikut Latihan Dasar Militer. (Tempo, 25 Juni 2026)
Tiga orang sudah meninggal dalam 8 hari pertama : heat stroke, henti jantung, sakit. Belum cukup alasan berhenti.
Pemerintah bilang peserta ikut "secara sukarela."
Tapi syaratnya: tidak ikut latsar militer = tidak bisa jadi manajer Kopdes.
Bukan pilihan. Itu syarat.
Ibu hamil digembleng ala militer demi koperasi desa. Di negara mana ini dianggap wajar?
@Jillaa_@txtharihariWNI Iya pepaya yg masih hijau kak. Dikupas, diiris besar, isinya dibuang, cuci bersih, lalu cemplungin bareng dagingnya. Nanti saat udh mau dibumbui, pepayanya diambil aja. Gausah banyakยฒ, cukup seperempat buah aja.
Ada sekolah SMA yang berhasil membuat 100% lulusannya masuk PTN!
Prestasi yang luar biasa!
Applause buat SMAN 14 Bandar Lampung. Ini membuktikan bahwa SEMUA ANAK PUNYA POTENSI. Dan semua anak bisa diarahkan asal benar benar dirangkul dan dibimbing.
Dan tentu saja ini tak lepas dari jasa kepala sekolahnya.
Respek kepada Pak Hendra.
Fun factnya ternyata Istri saya sudah ngefans dengan beliau sejak SMA.
Dulu Pak Hendra ini guru fisika dan menjadi wakil kepsek di SMAN 2 Bandar Lampung.
Pak Hendra adalah guru yang cerdas, berwawasan luas, tegas tapi tetap tenang, sangat kharismatik.
Indonesia butuh lebih banyak guru seperti ini.
Indonesia seharusnya bisa lebih mengapresiasi para pendidik bangsa dan para guru yang menjadi tonggak utama kecerdasan bangsa.
Saya dapat info bhw ada 17 calon Dubes asing yg sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih MENUNGGU waktu utk memberikan surat kepercayaan kpd Presiden. Dari mereka ada yg sudah menunggu 8 bulan. Ada juga Dubes dari negara ASEAN yg menunggu 6 bulan. Karenanya, mereka belum bisa bekerja secara resmi.
Ini memberikan kesan buruk bagi negara2 sahabat yg mengirim Duta Besarnya ke ๐ฎ๐ฉ, apalagi Dubes ๐ฎ๐ฉ di luar negeri selalu dgn cepat menyerahkan surat kepercayaan kpd host country. Tanpa menyalahkan siapapun, Mohon masalah ini dapat segera dituntaskan Istana krn menyangkut reputasi diplomatik kita.
Berikut video analisa saya berjudul "Rakyat gaduh : Presiden Prabowo 1 dari 6 hari berada di luar negeri ? 5 saran saya". Semoga didengar Pemerintah. Silahkan dikomentari, dibahas, disebarkan, dikutip & boleh juga diliput media. Salam, Dr. Dino Patti Djalal
@karirfess Yah kocak kalo beneran, masa iya Presiden berkunjung kayak kita bocil waktu mau main.
Assalamualaikum bu del pieronya ada?
- adaaa bentar ya lagi pake bedak, kamu siapa namanya nanti ibu bilangin ke del piero.
Buffon bu
- DEEEL CEPETAN INI BUPON UDAH DIMARIHHHH