Yang namanya merintis emang melelahkan. Bidang apa pun. Kalau di keluargamu kamu yang pertama masuk bidang itu, pasti akan sangat melelahkan melalui perjalanannya. Lebih melelahkan. Kuat-kuatlah melaluinya.
setelah peluh ayah
ditukar harga sewa
ruang kelas di kampusmu
setelah subang ibu
dijual demi biaya
semesteranmu
akhirnya kau sarjana juga
terlihat bangga memakai toga
dua jam setelah acara wisuda selesai
gamang menyerang tubuh kurusmu
apalagi yang akan dikuras?
biaya untuk berangkat merantau
empat belas karung beras
biaya tak terduga
perjalanan melamar kerja
dua puluh lima karung beras lagi
mencari kerja di kota
sama dengan susahnya
hidup ayah ibumu
mengumpulkan biaya
di berita kau baca;
biduan disewa pejabat negara
skinker anak mereka dibiayai
uang tagihan warga
kau yang miskin
baru tamat kuliah
merana dan tak berdaya
kau marah tapi takut dipenjara
kau sadar ayah ibumu
hanya orang kecil
yang gampang diancam
gampang dibungkam
kau menangis di depan
surat surat lamaran kerja
yang belasan jumlahnya
—2024, boycandra
kek nyoba jelasin sm orang terdekat tu rasanya ga nyampe kek susah gt ngejelasin apa yg gw rasain gmn yaa karna sakitnya ga keliatan beda kalo luka jatuh ada bekasnya
2024 will be filled with happiness.
2024 will be filled with blessings.
2024 will be filled with positivity.
2024 will be filled with progress.
2024 will be filled with kindness.
2024 will be filled with opportunity.
2024 will be filled with love.
Hidup ini singkat dan aku ingin menikmati setiap jatah napasku. Aku tidak akan pernah pulang sebelum jemputan itu datang. Aku akan melalui dengan segala perayaan yang aku bisa. Aku tidak akan berhenti di jalan. Kan kulalui laju ini sampai jatah waktunya selesai.
Tapi gpp kakungku udah tenang di surganya Allah SWT. Aku bersyukur bgt bisa terlahir dengan penuh kasih sayang dari ortu dan kakekku yg super perhatian. Walaupun sampe sekarang masi sering nangis kalo keinget. Buat yg baca curhatku minta Al-Fatihahnya ya🙏