@fermendkis Segala sesuatu yg trjdi itu tergantung dari apa yang kita tangkap, lalu bgmn hasilny diinterpretasi.
Jgn sampe asumsi kita merusak diri sendiri. :)
adulting itu rumusnya cuma “never asking why”
Dihapus pertemanan? Ok.
Diunfollow? Ok.
Ngga dikabarin? Ok.
Ngga diajak? Ok.
Bersikap seperti biasanya dan melanjutkan hidup. Temanmu juga tidak sepenting itu.
Hati selamat dan hidup tenang.
Menengah itu apes mas, lebih deket ke jurang kemiskinan daripada chance ke kaya.
Udah pph kena, ppn kena, subsidi cuma dapet tertentu (pertalite) wkwwkwk, gaji naik susah pula wkwkwkw
Solusinya: double job.
Edan
Trade off ama health ini
Izin berpendapat, setuju ga setuju rapopo.
Pinter tok kurang lengkap kalo ga banyak nongkrong.
Banyak nongkrong, banyak pov baru, banyak dengerin hal baru, banyak ide.
Setiap manusia punya “echo chamber” nya masing2, sampe di tongkrongan tau “oh jebul ngene”
Dear Coach Justin,
Tolong berhenti cuci tangan dengan bilang bahwa lo itu cuma rakyat jelata, cuma netizen biasa kayak kita-kita. No, you’re not, Coach. Lo tahu lo bukan netizen biasa.
Lo salah satu pundit paling berpengaruh di negeri ini. Lo punya posisi, pengaruh dan power dalam membentuk bahkan membelokkan arah narasi publik. Lo bukan netizen biasa seperti yang berkali-kali lo claim, lo orang yang didengerin. Opini lo bisa jadi bahan diskusi nasional.
Lo juga punya akses ke lingkaran dalam federasi, lo sendiri bahkan pernah bilang bahwa Pak Erick sempat diskusi sama lo soal rencana pergantian Shin Tae-Yong ke pelatih asal Belanda. Lo sendiri yang ngomong itu di salah satu podcast.
Jadi gue tanya, “rakyat jelata” atau "netizen biasa" macam apa yang dimintai pendapat langsung oleh pejabat tertinggi federasi sepak bola kita? Come on, Coach. Mereka di atas dengerin lo. Minimal, mereka pertimbangin apa yang lo ucapin.
Makanya lucu ketika sekarang lo mendadak main aman, ngaku cuma netizen biasa begitu situasi mulai gak berpihak ke lo. Begitu argumen lo mulai mentah di lapangan, lo mundur dan seolah lepas tanggung jawab. Padahal dari awal, lo juga ikut nyalain sumbu opini publik. Secara sadar atau gak sadar, Lo telah membantu dalam membentuk persepsi itu, dan lo tahu efek domino-nya.
Jadi jangan pura-pura netral sekarang.
Jangan pura-pura gak tahu apa-apa. Karena faktanya, lo punya andil dalam semua kekacauan ini, Coach.
@GarisBalap gw gk habis pikir si kaya pejabat di negara ini tuh goblok banget
lu punya duit banyak gk ada kepikiran kh buat bangun badan riset atau lembaga buat ngelatih skill masyarakat
cuma beli barang barang mewah doang
yang gk ada artinya
menyedihkan banget ini negara