@_shellaputri@BanyuSadewa ikutan nih rekomendasiin jajanan perpetisan ala Suroboyo an yg hits, lokasinya di Tanjung Barat, setelah Shell sebelum sta Tj Barat. Tahu campur, rujak cingur, rawon, soto ayamnya & tahu telornya enduull pake bangett, boleh dicoba tuh @BanyuSadewa
Kalo gak percaya ini sepupu istrinya Kan Angin, tarohan rumah gue berani..
Jadi sebelum anies lengser dia angkat sodara dari pihak istri Tri Prasetyo menjadi dirut perumda pasar jaya.
Untk apa coba?
Ya untk amankan kasus beras bansos.
Emang enak yah Orang Dalamnya @aniesbaswedan
step 1: visit https://t.co/9y4p6LgFIr
step 2: type the keywords "Disney Pixar poster of "Watermelon Heroes", 3D animation, cartoon, boy from Indonesia holding a piece of watermelon in the ruins of a bombed building".
step 3: download to your local storage, done โ
#FreePalaestine
Artists this is the time to let the world know the strength of your will and heart: Paint, draw, write, sing in their stead, make the world know your outrage, your sorrow, your empathy and your pain!
QRT with your own art in support of palestine!
Kalo ada yahudi pesek yang ikutan komen di lapak mu jangan terpancing abaikan dan langsung blokir karena sia2 berdebat dengan orang bodoh dan bebal! Berisikan terus time line mu dengan kabar tentang Palestina
๐ช๐ช๐ช
#FreePalestine
Apa yang Hamas lakukan pada tanggal 7 Oktober 2023 adalah puncak dari kemarahan bangsa Palestina atas kebiadaban serta penghinaan lahir dan batin kaum zionist yahudi israhell terhadap wanita, anak2, orangtua dan warga sipil Palestina.
#merdekaataumati
๐ต๐ธ Part-1
@windianingrum@dhienz lu cari referensi dlu sblm komen, lht review warung si nyak kopsah di google review, bny yg kasi bintang 1, tp yg pny warung cuek2 sj, pongah bgt, konsep dia org beli makanan krn suka sm si madun, bkn krn enak, pantas dia ga peduli ama apa yg dia jual, lihat podcast si Densu
@imyourpuduu@findtrove_id Dia beli / emg akun lama nya, baru dihidupkan pas mau nipu itu akunnya. bikin GA di kaciku sama yg 1 ini biar folls nya naik dan dikira akun trusted. Jadi tolong sebelum beli wts an/jastip kea gini, cek dlu usn nya di searching bar, history acc nya, dll
https://t.co/UC5mUicC36
@Afiat_Artistik@gibran_tweet kayaknya yang komen ini orang yg ga punya garasi tapi nekat beli mobil, ga peduli mengganggu kepentingan umum berharap dimaklumi tapi ogah memaklumi kepentingan umum/orang lain yang terganggu karena keegoisannya. Agak norak sih cara mikirnya ๐
Perjalanan politik keturunan Arab di Indonesia penuh warna. Ada yang bergabung dengan kolonial Belanda, ada yang berjuang untuk kemerdekaan RI, ada yang menjadi pimpinan separatis, bahkan ada juga yang menjadi pengurus PKI. Mereka pendatang yang menyebar dalam berbagai tatanan sosial dan politik, meski sebagian besar dari mereka adalah pendakwah agama yang sangat masyhur dan keramat.
Warga keturunan Arab rata-rata datang sebagai pedagang, seperti juga diaspora bangsa ini ke berbagai belahan dunia. Posisi ini yang membuat pola sosial keturunan Arab selalu berada di zona netral dan nyaman. Mereka rata-rata "safety player" dalam politik dan penuh perhitungan dalam ekonomi. Setidaknya stereotype ini ditulis oleh ahli sejarah bangsa Arab asal Libanon, Philip Khuri Kitti dalam History of The Arabs.
Satu hal yang menguntungkan bagi warga keturunan Arab, mereka mempunyai keyakinan agama yang sama dengan mayoritas pribumi di Indonesia; Islam. Gerakan politik mereka kemudian mudah lebur dan mudah beradaptasi dengan masyarakat.
Keturunan Arab di Indonesia kebanyakan "Hadrami" (orang yang berasal dari Hadramaut, Yaman). Tidak seperti orang-orang Arab dari wilayah lain, pendatang dari Hadramaut masih memegang teguh anjuran penghormatan kepada keturunan Nabi Muhammad. Anjuran ini yang kemudian menguat di dalam masyarakat kita bahwa mereka harus diperlakukan secara terhormat dan "dimaklumi" dalam takaran moral selevel apapun.
Ada sebagian Habaib yang menerima keuntungan dari suasana itu. Karakter dan komunikasi publik yang brutal, ofensif dan agitatif seringkali dipertontonkan secara sengaja. Ironisnya semua aksi antitesis dari Nabi Muhammad ini dinikmati oleh masyarakat luas dengan dasar "demi menghormati dan mencontoh akhlak Nabi". Apalagi Habaib yang sedang "naik daun" dengan aksi-aksi antagonis, seringkali diproteksi oleh politisi dan keturunan Arab yang lain. Sehingga aksi oknum Habaib yang seperti ini berkesan "lingkaran industri" yang penuh permakluman dan sangat pragmatis.
Terkait ini, contoh yang paling faktual adalah kisah Sayyid Sofyan Baraqbah dan Sayyid Fahrul Baraqbah yang "sangat kiri" tapi tetap dihormati oleh rakyat Kalimantan karena dianggap keturunan Nabi, padahal keduanya jelas-jelas menjadi pengurus teras PKI. Sayyid Fahrul bahkan sempat menjadi anggota MPRS dari PKI Kalimantan Timur. Setelah 1965, Sayyid Fahrul ditangkap tentara, sedangkan Sayyid Sofyan lebih memilih untuk bergerilya dan tewas di hutan Terentang oleh tembakan pasukan Baret Merah.
Namun demikian masih banyak juga Habaib yang justeru menolak penghormatan berlebih itu dengan kerendahhatian. Terutama yang masih menjaga tradisi para pendahulunya dari Arab yang berbasis Tasawwuf melalui Jam'iyah Thoriqoh. Meski memang, banyak Habaib yang tawaddluk lebih memilih untuk tidak populer. Para Habaib yang masih kuat akar Tasawwufnya cenderung menjauh dari hedonisme dan pragmatisme. Mereka lebih memilih untuk berdakwah dengan menganjurkan kesejukan dalam beragama dan membangun kedamaian di Bumi Pertiwi NKRI.