Orang barat terutama kulit putih “napasnya” banyak, kerja kerah biru aja bisa idup atau pergi ke SEA nyamar jadi ahli bergaji tinggi
Orang indon “napasnya”dikit makannya harus secepat mungkin geraknya kecuali emang anak orang kaya punya safety net
gw jadi berpikir kalo hal ini ada kaitannya kenapa anak-anak muda di western countries punya self esteem sama confident yang tinggi dibanding negara timur (especially indonesia) karena ya banyak standar-standar tolol yang dibuat ama boomers
Gak adil klo dosanya gak disebut:
1. Kasus bank century
2. Pembentukan BHMN(cikal bakal ukt mahal)
3.hambalang mangkrak
4.cicak vs buaya
5. Kasus antasari azhar
JUST IN: Presiden Prabowo kantongi dua kandidat Menkeu Indonesia berikutnya.
Chatib Basri: Pengalaman dan track record
Timothy Ronald: Visioner bangun ekonomi anak muda
Dua kandidat ini dipilih karena pertimbangan kurs Rupiah terus anjlok dan IHSG turun dalam 5 bulan beruntun.
Kalian pilih Chatib Basri atau Timothy Ronald?
Source: Trust me bro 🥰
Biaya kenyamanan di Indo kalo diliat mahal banget makannya orang pada serakah
Contoh paling deket kalo mau pergi transum susah fasilitas penunjang juga ga bagus bagus amat, mau nyaman mesti pake mobil
21/
Kasus @ibamarief membuat pertanyaan itu makin relevan.
Dalam persidangan kasus Chromebook, muncul soal gaji Ibam sebagai konsultan yang disebut mencapai sekitar Rp163 juta per bulan.
Angka itu bahkan di atas gaji resmi menteri.
Di sinilah akal sehat publik terusik.
Menurut JAKSA, Nadiem dan timnya nggak benar-benar cek kebutuhan sekolah. Yang mereka lakuin pre-determined alias udah ditetapin dari awal harus Chromebook
Padahal Chromebook butuh internet stabil buat dipake maksimal. Sedangkan sekolah di daerah 3T? banyak yang sinyal aja susah
Hasilnya kata Jaksa laptop udah dibeli, tapi nggak bisa dipake
Oh typical cari resource murah, parent company bisa untung karena tidak bayar sesuai harga ke anak perusahaannya, problemnya ini pabrik kalo perusahaan jasa mungkin bisa survive
Imho, BUMJ ini banyak yg berkonsep transfer pricing dgn parents mrk di jepun sana.
Kek contoh, PT. Sashimi Indonesia memproduksi baut utk TV yg diproduksi PT Sashimi Japan di Jepang. Secara neraca PT Sashimi Indo ini merugi, tp secara jualan end produknya di parents mrk untung.
Jd once si parents ini drop salesnya atau performa menurun, efek dominonya akan langsung terasa di subsidiary companynya.
@arfianamaulinaa Nomer 2 sesat pikir
Engineer dimanapun selalu design dengan kemungkinan terburuk, konteks ini kemungkinan terburuknya laki laki mba, lagi pula kalimat mba nya bikin sesat pikir, ga ada temperature itu di set berdasarkan gender 🥲🥲
Saya gatau yang lain, tapi yang nomor 2 menarik
9 tahun lebih bekerja sebagai HVAC engineer saya tidak pernah mendengar temperature AC di set ke metabolisme laki-laki, mau laki ataupun perempuan standard thermal comfortnya sama di sekitaran 24degC RH 55%-60%
Faktanya masih banyak ketidaksetaraan gender bagi perempuan (micro-inequalities)
1. Produk kesehatan (tampon/pembalut) dikenai pajak tertentu di beberapa tempat (tampon tax) (Source: https://t.co/0PPyF4P5yo).
2. Temperatur AC kantor diset ke “metabolisme standar” laki-laki, perempuan lebih sering kedinginan
(Source: https://t.co/qKuNDCnTC8 -- walaupun terbit di 2015, bisa jadi pembelajaran ya).
3. Ukuran kantong (pockets) di pakaian perempuan jauh lebih kecil/ga fungsional.
4. Dress code lebih kompleks/mahal untuk perempuan.
5. Ekspektasi respons emosional (harus ramah, tidak boleh “too assertive” akhirnya muncul kata-kata "perempuan kok kasar".
Apakah kita bisa mempersamakan grup WA/Line/chat sebagai ruang tertutup yang privat seperti kita memperlakukan pemikiran?
Pemikiran adalah ranah privat yang selama belum disampaikan ke publik atau dilaksanakan seharusnya dilindungi dari pihak mana pun termasuk tidak boleh disentuh hukum pidana.
Dalam menilai suatu tindakan khususnya pidana bukan kah harusnya selalu melihat mens rea dan actus reus? Bagaimana jika keduanya hanya dilakukan di dalam pikiran atau dalam hal ini dilakukan dalam ruang tertutup/privat?
Ruang tertutup/grup private dianggap reasonable expectation of privacy, forum internum, private speech, Harm Principle?
Silahkan didiskusikan sehingga kita dapat melihat kasus yang ramai belakangan ini dari segala perspektif dan korban serta pelaku mendapatkan kepastian hukum yang berkeadilan.
yap! “kalo bisa jangan pake gojek hemat kak” LAHH ORANG APKNYA SENDIRI YANG NGASIH OPSI. in this economy yang serba mahal kalo ada opsi murahh yaa why not. kalo mau nyalahin yaaa ke apknyaa bukan ke konsumen kocak
Kasih tau kekuatan netizen
Guys, lu pada tau gak ini kejadian bener-bener bikin miris…
Seorang ibu meninggal dunia setelah terserempet iring-iringan truk TNI di jalan.
Dari kesaksian warga di lokasi, kronologinya cukup jelas dan bikin geleng kepala.
Awalnya korban lagi naik motor seperti biasa.
Tiba-tiba dari belakang ada iring-iringan truk tentara (sekitar 3 sampai 5 unit) yang melaju cukup cepat sambil klakson terus.
Korban sudah berusaha minggir ke pinggir jalan, bahkan saksi bilang posisi mereka sudah ngalah.
Tapi masalahnya, iring-iringan ini seperti lagi ngebut atau ngejar kendaraan di depan.
Salah satu truk akhirnya nyenggol motor korban dari samping/belakang, bukan sekadar mepet tapi sampai bikin korban jatuh.
Begitu jatuh:
Korban langsung terpental dan nyungsep di jalan
Posisinya masih dekat motor
Kondisinya langsung mengenaskan di tempat
Saksi yang juga ikut jatuh bilang kalau kejadian itu cepat banget mereka udah minggir tapi tetap kena.
Yang bikin makin nyesek:
- Ini bukan satu kendaraan, tapi iring-iringan besar (beberapa truk sekaligus)
- Korban itu cuma pengendara biasa yang udah berusaha ngalah
- Tapi tetap jadi korban karena situasi di jalan yang nggak terkendali
Kalau ditarik garis besar:
Ada iring-iringan kendaraan besar (militer)
Jalan dipakai dengan kecepatan tinggi
Pengendara sipil sudah mengalah
Tapi tetap terjadi senggolan fatal
Dan sampe sekarang belum ada kejelasan kasusnya gimana
media juga kagak ada yang beritain
cuma liputan 6 doang nih yang angkat
Satu kunci kesuksesan industri China adalah pemusnahan preman.
Pada 1983, Deng Xiaoping menurunkan tentara untuk membantai habis overpopulasi preman di kota-kota China.
1.7 juta preman ditangkap.
Tujuannya bukan konsolidasi preman seperti Petrus. Tapi pemusnahan.
Populasi preman terlalu banyak sehingga wajar dimusnahkan. Yang diburu dan ditumpas bukan segelintir preman saja seperti Petrus, melainkan semuanya. Semua preman adalah musuh negara, sehingga ditumpas secara militer.
Dalam skala raksasa, populasi preman se-China ditandai, diburu, ditangkap, dijejalkan ke dalam truk-truk tentara, dibawa pergi, dan mereka tidak pernah terlihat lagi. Preman yang melawan mati dibantai.
Posko dan markas-markas preman dan mafia triad dikepung dan dikosongkan pasukan tentara.
Ketua-ketua organisasi preman kabur diseret ke luar dan ditembak mati oleh tentara. Tubuh mayat mereka bergelimpangan berlubang-lubang di jalan seperti anjing.
Memang, sudah sepatutnya sampah masyarakat menjijikkan diperlakukan sebagai literal sampah dan benda mati, bukannya malah disanjung oleh pejabat tinggi negara.
Nama programnya adalah Strike Hard Campaign. Kebijakan perburuan manusia ini diterapkan Deng Xiaoping di negara China selama 3 tahun.
Kota-kota dan pemukiman China pun berangsur damai, bersih, dan kondusif untuk pertumbuhan perdagangan dan pabrik.
Misal Shanghai sekarang sudah sangat bersih dan beradab. Jauh sekali dari reputasinya dulu sebagai tempat kumuh sarang gerombolan triad dan mafia di film-film kung fu zaman dahulu.
Hari ini China adalah negara industri manufaktur no. 1 di dunia.
---
Kalau disesuaikan dengan rasio jumlah populasi, hari ini Indonesia seharusnya mulai menangkap dan memusnahkan sedikitnya 350.000 orang preman. Mulai dari bos-bos tingginya dulu, atau dari sektor low hanging fruit seperti Pelabuhan Tanjung Priok.
Pembasmian preman oleh Deng Xiaoping ini dilanjutkan oleh pembasmian preman berseragam oleh Xi Jinping. 4 juta pejabat pemerintah korup ditangkap. Puluhan perwira tinggi militer boomer korup ditangkap dan tentara PLA dirombak habis agar profesional.
Kalo lu mikirin yield doang sbn is the best
Tapi kalo lu bikin kos kosan, bikin kontrakan, bikin laundry, bikin usaha aqua galon ekonomi bergerak sektor rill itu
Kadang investasi itu ga cuman ngidupin kantong sendiri tapi juga perlu ngidupin kantong orang lain
Alasan Raditya Dika pilih SBN daripada properti untuk hasilin passive income.
Passive income dari properti ga beneran passive, harus ada effort yang dikeluarkan buat ngurus. Properti bisa jadi passive income kalo dititip kelolakan ke pihak lain, tapi setelah Radit hitung, yield dari sewain properti dikurangi management fee masih di bawah yield SBN.