Semua bermula dari rencana untuk cetak uang mengatasi krisis. Selama ini BI gak bisa dikendalikan Wowo karena peruri sebagai tukang cetak duit tidak bisa berbuat banyak kalau tidak ada ijin BI.
Dirut Peruri sudah diganti, kini gubernur BI dikondisikan untuk mundur. Apalagi Perry ada kasus CSR BI. Aparat hukum jadi punya celah ngancam. Jadi tersangka atau mundur. Setelah ini orang wowo akan jadi gubenur BI. Jadi perintah cetak uang akan lancar jaya
From this To this
Kasus pengendara Alphard arogan di Bundaran HI ini hanya puncak gunung es problem mentalitas aparatur yang bermasalah. Dan ini bukan masalah individual, ini institusional.
Bagaimana bisa terjadi, aparat yang tugasnya menjaga ketertiban termasuk lalu lintas, justru melakukan pelanggaran di jalan, bukannya mengaku salah malah arogan dan mengintimidasi, dan diduga menggunakan plat kendaraan palsu?
Semakin memperkuat tesis bahwa selain kecakapan teknis, aparatur negara wajib dibekali kecakapan etis, supaya paham benar/salah dan baik/buruk, sehingga bisa menjadi teladan, bukan beban.
kelanjutan kasus security dan memilih meminta maaf, karena pihak pengendara tersebut menanyakan vendor tempatnya bekerja serta mengancam akan melaporkannya agar dikeluarkan dari pekerjaan. 🥹🥹🥹
Baca selengkapnya: https://t.co/SZEkk0lQ3U
Seorang satpam di sekitar Halte Transjakarta Bundaran HI Vicol Harefa mengaku bersujud dan meminta maaf kepada penumpang mobil Alphard.
Ia mengatakan tindakan itu dilakukan setelah diancam akan dilaporkan ke vendor tempatnya bekerja.
~MS #VicolHarefa #sekuritidiHalteTransJakarta #BundaranHI
Sebuah video keributan di kawasan Halte Bundaran HI, Jakarta Pusat, mendadak ramai jadi sorotan.
Berdasarkan kronologi di Threads, kejadian bermula saat lampu penyeberangan sedang hijau untuk pejalan kaki dan petugas security sedang membantu warga menyeberang.
Namun, sebuah mobil Toyota Alphard hitam diduga tetap nekat menerobos jalur penyeberangan. Petugas security yang mencoba menegur dengan menepuk bodi mobil justru mendapatkan reaksi intimidatif. Sejumlah penumpang mobil dilaporkan turun dan membawa petugas security tersebut ke pos keamanan.
Warganet pun dibuat khawatir dengan kondisi sang petugas security usai kejadian ini dan berharap tidak ada tindakan intimidasi lebih lanjut.
IgNewsnusantara
Biasanya warga X jago klo "witch hunting"
Aksi pengemudi mobil mewah Toyota Alphard bernomor polisi D 1828 XHQ di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, mendadak viral dan memicu kekesalan warganet. Pengemudi tersebut nekat menerobos lampu merah (traffic light) serta bertindak arogan dengan mengintimidasi seorang petugas keamanan (satpam) yang mencoba menegurnya. Kejadian bermula saat arus lalu lintas di sekitar Bundaran HI terpantau cukup padat. Lampu lalu lintas dari arah Jalan M.H.
Thamrin menuju Jalan Jenderal Sudirman sedang menyala merah, menandakan seluruh kendaraan wajib berhenti. Namun, pengemudi mobil Alphard hitam tersebut justru terus melaju tanpa mengindahkan sinyal lampu merah. Melihat pelanggaran tersebut, seorang petugas satpam yang sedang berjaga di area sekitar Bundaran HI bergerak cepat menghampiri kendaraan untuk memberikan teguran. Bukannya mengakui kesalahan dan meminta maaf, pengemudi mobil mewah itu justru bereaksi agresif.
Semoga satpam nya gk kenapa2.
Dari Eselon III jadi Pelaksana
Dari Grade 13 ke Grade 7,
Dari Tunjangan 13.670.000 menjadi 5.079.000
berkurang 8.591.000 per Bulan
Itulah Harga yang dibayar untuk membuka selembar penyelewengan Menteri PU yang mau ngajak anaknya liburan ke US pake fasilitas negara.
Betul2 sudah terbiasa melanggar aturan, jadi dianggap benar. Dipikir nenek moyangnya yg punya negara
Itu kalian sedang memakai fasilitas negara, tapi sejatinya untuk kepentingan pribadi. Kalau memang membiayai sendiri tak perlu pakai protokol negara
Kalau Pasangan memang kadang ada Agenda Khususnya 😬, dan didukung beberapa aturan, serta berlaku umum di banyak negara.
Semua Wanita, pahamlah kenapa 😌.
Kalau anak 😅🙏, mohon maaf saya kurang paham.
Salah satu weapons of the weak. Melawan dengan kepatuhan. Hal-hal kayak gini harus diapresiasi dan didorong untuk lebih banyak lagi dilakukan. Uang ngebocorin pasti dari internal kalau ini. Semoga moderat-moderat makin percaya diri.
Kemarin heboh banget ada surat resmi Kementerian PU yg berisi nama-nama peserta KUNJUNGAN KERJA". Nah di situ ada :
> Istri Menteri
> Anak perempuan Menteri
WKWKWK tau gak sih anggaran di berbagai kementerian lagi seret gegara efisiensi dan MBG, tapi kegiatan ini malah mengikutsertakan keluarga menteri??
> urgensinya apa ngajak keluarga?
> itu pake anggaran siapa berangkatnya? pribadikah??
> emang di sana mereka bakal nambah value dari kegiatan "KUNJUNGAN KERJA" ini???
Kalo emang dibiayai anggaran kementerian, masyrakat harusnya bisa nuntut ke 2 orang itu untuk bawa laporan kerja pas udah pulang