Boro-boro mau bersatu ngelawan federasi, kalo ngeliat timeline abis match semalem mending urungin niat dah.
Sama aje, emg masih belom sanggup berfikir lebih kritis dan maju barengan semua🤣
Your morning crew is here!
The Dandees, Danang, Darto @imamdarto Kenny @kennydjafar siap bikin pagi kamu lebih semangat!
Senin – Jum’at dari jam 06.00 WIB – 10.00 WIB
Don’t miss out Kawula Muda!
#pramborsmangkallagi
Senin bukan sembarang Senin,
karena hari ini The Dandees (Danang-Darto) kembali siaran lagi di PRAMBORS!!! 😭😭😭
Setelah enam tahun off dari radio, duetnya para milenial kawula muda balik lagi per hari ini. Bedanya, sekarang mereka ngisi slot pagi.
Asikdehhhh Kocrot Kecret
Buat yang nga punya komik Conan: Bayclin mengandung NaClO, Vixal mengandung HCl. Kalau dicampur jadi gas klorin*), gas berbahaya yang kadang dimanfaatkan jadi senjata kimia seperti di Suriah. 😌
*) NaClO + 2HCl → Cl₂ (gas klorin) + H₂O + NaCl.
Buku yang dibaca pak Anies berjudul "Why Do So Many Incompetent Men Become Leaders? (and how to fix it)" atau Kenapa banyak laki-laki inkompeten menjadi pemimpin? (dan bagaimana cara memperbaikinya)
Apa sih isinya secara umum?
Jadi gini... Buku itu ditulis oleh Tomas Chamorro-Premuzic, Profesor Psikologi Bisnis di University College London dan Columbia University
Pertanyaan awalnya: Kenapa banyak laki-laki inkompeten yang jadi pemimpin?
Jawabannya gini... Karena kita sebenarnya tidak terlalu baik dalam mendeteksi inkompetensi. Kita justru tergoda oleh sifat-sifat yang membuat para pemimpin menjadi semakin tidak kompeten. Kita cenderung terbuai
- kepercayaan diri (confidence) alih-alih kompetensi
- karisma alih-alih kerendahan hati (humility), dan
- narsisme alih-alih integritas.
Jadi, sifat-sifat yang memikat kita pada sosok pemimpin adalah sifat yang sama yang membuat banyak laki-laki (inkompeten) dipromosikan ke peran kepemimpinan, yang pada akhirnya berkontribusi pada buruknya rata-rata kinerja mereka.
Nah, pertanyaan berikutnya: Bagaimana cara kita mendapatkan pemimpin yang lebih baik?
Jawabannya... Jika ingin meningkatkan kualitas para pemimpin, kita perlu mulai dengan tidak memercayai naluri kita. Sebagian besar dari kita menyukai intuisi masing-masing, tetapi sebenarnya kita tidak se-intuitif yang kita bayangkan.
Beberapa orang memiliki intuisi yang tajam karena mereka mengasah intuisinya berbasis data melalui pengalaman. Namun, sebagian besar dari kita hanya mengandalkan insting saat melihat seseorang dan berkata, "Oke, dia pemimpin hebat, karismatik, narsis." Nah, anggapan itu adalah resep menuju bencana.
Ada tiga poin penting yang disoroti oleh sang penulis buku sebagai solusi atas isu ini, yaitu
1. Mulai dengan melihat data, metrik kinerja, dan gunakan asesmen berbasis sains.
2. Fokus pada sifat/karakter yang tepat. Jika kita sangat ahli dalam menilai sifat yang salah/keliru, kita tetunya tidak akan melangkah jauh.
3. Jika kita ingin membantu perempuan yang kompeten menjadi pemimpin, mulailah dengan memersulit laki-laki yang tidak kompeten untuk menjadi pemimpin. Hal ini juga akan membantu banyak pria kompeten, yang saat ini terabaikan dari posisi kepemimpinan, hanya karena mereka tidak memiliki sifat-sifat yang sebenarnya membuat seseorang menjadi pemimpin yang tidak efektif.
Sumber: Akun YouTube DAWN - Realize the Future of Business
Bit legend Awwe di special show "Pidato Presiden" nempel banget soal ini. Wkwk premisnya: Angka bunuh diri di kelas pekerja jepang tinggi. Kenapa di Indonesia tidak?
Jawabannya karena kita terbiasa buat sambat. Kalo kesel sama kerjaan, sama bos misalnya, tinggal buka twitter, trus tulis "AAAH BOS KONTOL!!".. Habis itu lega deh, dan besok kerja lagi kaya biasa. wkwk
Premis dan setup serius, punchline sangat membumi dan relate. Ngeriii 🤣🤣🤣
Throw back to Thomas Doll gak menaruh respect kepada Piala Presiden
dan kayanya masih jadi satu-satunya pelatih klub lokal yg berani bilang gini di publik (cmiiw) 😂
The right thing to do ✅
SJ gak bahas Persija di pilpres lagi ye... Mau menang, mau kalah, mau juara, mau kaga, bebas....
Turnamen ga jelas gitu ga pantes dapet perhatian kite2 😂
PADAHAL SISTEM KIP JAKARTA TUH UDAH GINI. tiap bulan nyokap gua tuh selalu dapet ayam, telur, susu, daging, dan bisa beli alat2 sekolah juga. Gizi dapet, support pendidikan jg dapet. KENAPA SIH GA DICONTOH PROGRAM YANG UDAH JALAN DAN EMANG BAGUS??????? PEMERENTAH TOLOLLLL
Andai suporter Persib, Persija, Persebaya dan Arema kompak buat boikot semi final Piala Presiden 2026 pasti panitia bakal pusing sih. Misal keempat suporter tsb sepakat tidak datang dan tidak akan menonton di tv kira2 gimana ya panitianya?