THP gede tapi goblok bukan main. Tau ga dampaknya buat tucil?
"Udah dinaikin thp tetep goblok. Mending ga naik."
Yg udah keburu naik ga bakal turun. Yang belum naik? Yaudah nasib.
Tucil ga akan naik gara2 mereka.
Kita wajib marah sih.
hah sekarang non PNS bisa jadi direktur setara eselon 2 di pemerintah? udah gila. gw kira cukup berhenti di kotak obat nuntut diangkat jadi PNS tanpa tes, ternyata ada yg lebih membagongkan lagi. udah bro makin ga worth it lu yg pinter2 seleksi CPNS 😹
Jadi inget dulu sering dimarahin ortu karena ngelakuin kesalahan, terus akhirnya terpaksa bohong biar ga dimarahin.
Terus pas ketahuan bohong, ditanyain kenapa kok berani bohong? Aku jawab, “soalnya kalau jujur nanti dimarahin.”
Ortu respon, “ya kalau ga mau dimarahin jangan berbuat salah dong.”
Sempet bingung gimana caranya ya haha.
Akhirnya jadilah pribadi yang risk-averse (menghindari resiko), supaya ga melakukan kesalahan. Atau ya bohongnya mesti lebih jago biar ga ketahuan.
Pas udah dewasa (lulus kuliah), tau ga sehat. Akhirnya pelan2 merbaiki pola pikir dan karakter sendiri, dan akhirnya menerapkan pola pengasuhan yang sehat ke anak supaya ga kejadian di anakku. Breaking the cycle 😄
Lagi-lagi inkompetensi Jaksa. Kalau apa yg ibu riri ini katakan semua benar, keknya memang perlu direformasi ini kejaksaan.
Bayangin, duit hasil capital gain saham dianggap jadi barang bukti dia korupsi. Perolehan sahamnya aja dari awal udah jelas kalau itu dari dia semasa jadi pegawai di $BUKA. Saham yg emang dikhususkan untuk internal perusahaan yg mau tebus. Dan lo tau kan saham ini gerak naik turunnya gimana pas tahun itu?
Eh tau2 dijadikan barang bukti dia korupsi. Padahal ga ada aliran dana dari pihak terafiliasi sama sekali. Memang baiknya hindari project yg kemungkinan bakal berpotensi hukum di masa depan sih.
BREAKING: Paus Leo KECAM HABIS-HABISAN pertemuan evangelikal pro-perang Trump di Oval Office! – “Perang bukanlah suci; hanya perdamaian yang suci!”
Paus Leo XIV, paus Amerika pertama, mengeluarkan kecaman keras dari Vatikan hari ini. Beliau langsung membantah para pemimpin Zionis Kristen yang berkumpul di Oval Office buat meletakkan tangan di Donald Trump dan “memberkati” perang ilegal melawan Iran.
Dalam seruan yang kuat, paus asal Chicago ini bilang: “Perang bukanlah suci; hanya perdamaian yang suci karena itu dikehendaki oleh Tuhan.”
Dia ulang kalimat itu berkali-kali biar makin ngena, dan nyebut konflik ini sebagai serangan yang “tidak bermoral”. Sudah ada korban jiwa tentara Amerika, warga sipil Iran (termasuk anak sekolah perempuan), dan ini berisiko bikin kawasan — bahkan dunia — masuk kekacauan lebih besar.
“Kalau dunia nggak peduli sama seruan ini, kami yakin Tuhan akan mendengar doa kami dan ratapan penderitaan yang begitu banyak orang,” kata Paus.
Beliau ajak pemimpin agama seluruh dunia ikut menyuarakan tuntutan perdamaian, kasih suara buat orang miskin yang nggak bisa bicara, para pengungsi, dan bumi yang hancur karena perang.
“Kita harus berani memilih perdamaian,” tegasnya. “Sudah cukup perang dengan tumpukan kematian yang menyedihkan, kehancuran, dan pengungsian massal.”
Paus bilang ini adalah krisis moral: pemerintah harus dengerin tangisan orang-orang yang menderita, bukan para fanatik yang nyucikan kekerasan pakai dalil agama.
Ini muncul pas tokoh-tokoh evangelikal (yang banyak terkait jaringan pendukung retorika “akhir zaman” Trump) berdoa di Oval Office sambil bilang serangan ke Iran itu kehendak Tuhan dan ramalan Alkitab. Kata-kata Paus langsung ngebantah narasi itu: nggak ada perang yang suci, apa pun bungkusnya.
Latar belakang Paus sebagai orang Amerika plus oposisinya yang konsisten ke kebijakan Trump bikin kritik ini makin berbobot. Sementara Trump cuek soal korban tentara (“begitulah adanya”) dan pejabat energinya ngaku ini perebutan minyak jangka panjang, Paus malah serukan de-eskalasi dan tantang dunia pilih perdamaian daripada pertumpahan darah.
Kalau bahkan Paus sudah bilang perang ini nggak bermoral dan pemberkatan itu salah arah, maka kekosongan moral dari sikap perang MAGA jadi kelihatan banget.
Unpopular opinion:
Perbaikan bisa dimulai dgn mngganti Setkab dan Mensesneg
Blio berdua masih kurang jam terbang
JKW punya pratikno-pramono
SBY punya yusril-hattarajasa-sudi silalahi-dipo alam
2 Posisi tsb perlu diisi orang yg bisa kasih advise dan wisdom bkn juru catat semata
Kita ga akan membayangkan progress reformasi TNI pasca-1998 tanpa beliau.
Kita juga ga akan membayangkan seorang anak Jendral yg terbunuh di bulan september, menjembatani simposium 65. To good to be true. Tanpa level kewarasan yg luar biasa, it nyaris mustahil. Ia menegaskan bahwa korban sipil masif tidak bisa dibenarkan dalam logika apa pun.
Dengan segala kekurangan forum itu, setidaknya Agus Widjojo berdiri di sisi sejarah yg melawan narasi tunggal Orde Baru. Ia jadi tameng hujatan dan fitnah. Bahkan saat Revisi UU TNI, ia berdiri melawan. Almarhum bertarung sampai akhir.
Ia mungkin akan dilupakan. Namanya mungkin tak akan tercatat dalam buku sekolah. Sebab narasi kekuasaan yg otoritatif, tak menghendaki Jendral seperti beliau. Tapi aku percaya namanya akan tetap dikenang di hati mereka yg berani. Menjadi kompas moral, bahwa kita pernah memiliki tentara yg demikian luhur dan terhormat.
dulu saya baru Allah percayakan punya anak setelah 3 tahun menikah, jadi udah biasa denger
"kok belum hamil?" "kenapa belum hamil?" "kapan nih punya anak masa berdua mulu?"
yg paling parah "tapi udah dicoba kan? tau kan caranya?" 😅
kadang liat berita anak bayi dibuang dalam hati saya "mendingan buat saya aja anaknya, saya mau rawat kokkk :')"
udah biasa liat istri nangis habis sholat, dan jg setiap datang bulan pasti dia menangis sesengukan sendirian, waktu itu kita berdua hanya bisa saling menguatkan.
makanya liat berita artis tidak mengakui anak apalagi secara finansial mampu,
hanya karna malu/status dia sampai "membuang anak"-nya sangat diluar nurul buat saya.
smg kita bisa menjadi orang tua yg bertanggung jawab ya, anak enggak minta dilahirkan, orang tua yg harus tau diri, jangan sampai kita malah jadi orang tua yg durhaka ke anak kita sendiri 🥺
MBG, koperasi merah putih, Thomas Djiwandono jadi deputi gubernur BI, Adies Kadir jadi hakim MK, wacana Pilkada lewat DPRD, membuat gue percaya kalo parpol di DPR itu gak punya intensi buat menegakkan tata kelola pemerintahan yg baik dan bersih.
Undang-undang perampasan aset kalau dipaksakan tanpa ada integritas pada penegak hukum akan menjadikan Ira Puspadewi jadi korban. Sudah jadi korban penjara, hartanya juga dirampas, padahal gak ada kesalahannya.
I feel you ibu Ira Puspadewi .. You don't deserve this. Sy setuju dgn hakim dissenting opinion: Keputusan bisnis yg keliru tidak berarti korupsi. Sebagai pejuang diaspora, sy himbau kpd semua diaspora agar keep believing in Indonesia. Tidak ada Idealisme yg bebas risiko.
I express my profound closeness to the Palestinian people in Gaza, who continue to live in fear and to survive in unacceptable conditions, forced once again from their own lands. Before Almighty God, who commanded “Thou shalt not kill,” and throughout human history, every person always has an inviolable dignity, to be respected and upheld. I renew my appeal for a ceasefire, the release of hostages, and a negotiated diplomatic solution, in full respect of international humanitarian law. I invite everyone to join my heartfelt prayer that a dawn of peace and justice may soon arise.
Saya kembali ke Harvard, setelah sepuluh tahun. Sebagai Visiting Scholar di Harvard Center for International Development, Harvard University. Setahun ke depan, saya akan meneliti, menulis, mengajar—dan belajar. Karena saya tahu, saya belum selesai juga bodohnya.
Saya selalu menganggap universitas sebagai rumah saya.Dan saya bersyukur, pernah dipinjamkan rumah ini untuk terlibat di dunia nyata, dalam kebijakan, dalam keputusan-keputusan yang tidak selalu punya waktu untuk ragu.
Tapi dari keraguanlah pengetahuan tumbuh.
Bukan dari yang merasa paling tahu,
melainkan dari yang mau mendengar, meragukan, dan mencari.
Kita perlu memberi apresiasi setinggi-tingginya pada SMA Gonzaga, tidak ada secuilpun pernyataan menyalahkan pelajar berdemonstrasi. Inilah sikap sekolah yang bisa ditiru.
Toppp. Alumni Gonzaga, ada yang mau testimoni?