the lament of autumn’s weibo account is celebrating that the drama debuted with an 9.1 rating on weibo!
“the lament of autumn opens with a 9.1 rating on weibo” (hot search #)
“tormenting people in the drama, captivating people outside of it. thanks to the strong support of all our longtime viewers, the lament of autumn (玉簟秋) has debuted with a 9.1 rating on weibo!
capturing moments on film, the story continues!”
damn gue beneran lagi gk mau hype tweet jelek ttg evan tp makin kesini makin gajelas anjir narasinya… sangking drainingnya gue lebih milih LARI ke china actor
gengsi aja sih buat blngny wkwkw padahal klo mau mengakui emng hs punya tempat tersendiri buat yg gk jadiin hs main bias, liat aja konten2 hs di tiktok pasti byk bgt tuh variasi tren + julukannya
Tapi serius deh buat yg beneran fans grup itu, selama 6 tahun ngefans waktu msh ada hs di grup, masa sih gak pernah ngerasain heeseung beneran suka ada di grup itu? Even myself yg fokusnya dari dulu ke heeseung doang aja bisa ngerasain betapa genuine perasaan dia ke grupnya loh?
parasocial fans like this really shouldn’t exist in the your fd. asking for survival documentary? for what? to drag evan into your little narrative all over again?? ++
your obsession with evan is honestly terrifying. i mean, you could totally ask for a documentary about your fave making music and recording... but oh wait, maybe your fave just isn't quite at that level yet? +++
halah bacot je.. lu dulu jg pling loud di space bawa2 narasi yg jelek ke hs since maret yee wkwkwk muka dua bgt, nih org emg omongannya suka ngegampangin apapun
Gue jawab satu-satu ya, jubir Ever yang dari dulu hobi banget muter-muterin omongan gue ke mana-mana 😂 SETELAH INI GUE GA AKAN NGOMONG APA-APA LAGI. JUJUR CAPE BANGET DIKIT-DIKIT DISURUH KLARIFIKASI 😀
Tulisan lu selalu panjang, tapi isinya banyak asumsi, potongan konteks, dan kesimpulan yang lu bikin sendiri. Selamat dengan narasi yang lu bangun ya, Ka Bell. Semoga sepadan juga dengan tanggung jawab yang harus lu bawa. Gue nggak akan pernah ikhlas kalau hasil narasi lu dan temen-temen lu bikin orang lain salah paham soal gue
Gue juga bingung, lu dan antek-antek lu masih stuck sama kejadian 8 bulan lalu atau emang hobinya mantau akun gue buat cari-cari kesalahan? 😂 Dalam 8 bulan ini gue udah berproses jauh dari semua itu. Kalau kalian masih mau terus ungkit, honestly, itu urusan kalian. I don’t care anymore. Kalau sampai sekarang lu masih sibuk menggali tweet lama gue buat bikin narasi baru tentang gue, mungkin yang perlu move on bukan gue 😂
1. Soal lu bilang gue ikut hate dan blaming Evan. Dari awal gue berkali-kali bilang gue PRIO GRUP. Dari awal jadi Engene gue suka Enhypen bertujuh. Jadi kalau lu mau bahas tweet lama gue, pahami juga konteksnya. Tweet yang lu dan temen-temen lu bawa kebanyakan muncul ketika semuanya masih sangat sensitif. Sebagai Engene, menurut gue wajar kalau saat itu gue bertanya-tanya dan mempertanyakan keputusan yang berdampak langsung ke grup
Kalau POV gue beda sama lu karena kita beda prioritas, ya gapapa. Gue nggak pernah minta lu setuju. Tapi jangan karena gue punya perspektif berbeda, terus gue dianggap hater. Gue waktu itu melihat dari sisi Enhypen sebagai grup. Blood Saga mau mulai, persiapan tour jelas bukan sesuatu yang dilakukan dalam satu-dua minggu, dan gue udah dengar rumor Blood Saga dari sekitar September 2025. Jadi wajar kalau gue saat itu bertanya, “kenapa tiba-tiba?” Itu bukan berarti gue nggak sedih atau menganggap Evan pantas kena hate
Gue mempertanyakan dampaknya terhadap grup yang stay, bukan bilang Evan pantas dibenci. Kalau lu membaca itu sebagai hate, itu interpretasi lu. Itu adalah perasaan gue SAAT ITU, bukan aturan yang gue bikin supaya semua orang harus punya perasaan yang sama. Dan apakah karena gue pernah merasa kecewa berarti gue harus membenci Evan sampai sekarang? KOK LU YANG NGATUR GUE HARUS MERASA APA? 😂
Gue juga nggak pernah mengklaim diri gue netral. Gue jelas punya keberpihakan karena Enhypen adalah prioritas gue. Kalau ada yang menurut gue kelewatan ke Enhypen, gue akan defend. Gue juga pernah kritik Engene kalau menurut gue mereka salah. Jadi kalau mau menggali masa lalu gue, jangan cuma pilih bagian yang cocok buat narasi lu
Trus dulu gue yang sempet julid ke apro, GUE GAPAHAM DIMANA TITIK GUE NGE HATE HEESEUNG GEGARA GUE GA SREG SM APRO? 😭 BUT THEN gue ditegur jalnan buat jangan bawa-bawa apro, DAN GUE UDAH MINTA MAAF DAN STOP
2. Soal “bingung sama pendirian” dan “bermuka dua” Lu terlalu pede menyimpulkan isi kepala gue padahal lu secara personal nggak kenal gue.
Dulu gue masih punya kecewa dan pertanyaan. Sekarang perasaan itu sudah jauh berkurang. APA MASALAHNYA? Manusia bisa berubah setelah memproses sesuatu. Gue bahkan berusaha dealing sama perasaan gue sendiri dengan cara yang menurut gue lebih dewasa, gue seeking help ke psikiater, gue pisahin akun dan mute hal-hal yang bikin gue balik ke konflik lama. Gue mau bisa admire Heeseung tanpa terus-terusan kebawa war fandom
Jadi gue buka submission surat karena gue memang mau melakukan sesuatu buat Heeseung. Klen yg nitip submit, gue siapin, gue urus, gue antar sendiri. Gue nggak minta lu atau siapa pun nanggung usaha gue, dan gue juga nggak melakukan itu buat validasi Ever, yang nitip ke gue ada gue minta validasi?
Kalau dulu gue pernah punya kekecewaan lalu sekarang gue bisa melakukan sesuatu yang baik untuk orang yang gue support, itu bukan bermuka dua. Itu namanya gue sudah selesai memproses perasaan gue (menurut gue)
yet, the narrative keeps pushing this idea of, "why couldn't they just wait until the contract ended?" as if they have complete insight into the situation. it feels like they’ve forgotten their place as fans. i just hope everyone can remember to keep healthy boundaries.
It is honestly a bit frustrating how some ppl struggle to understand the simplest things, yet they feel so bold discussing legal contracts. as we all know, contracts are strictly confidential only HS and his agency are privy to those details (+)
Ni orang-orang pada ngomongin soal kontrak-kontrak yg kayak tau betul isi klausul nya gimana aja. Sumpah deh if you upset he left the group ya up to you lah tapi kalo sok tau banget soal kontrak tuh beyond reaching bgt.
the fact that he simply left the group and fulfilled his final schedule already shows that he didn’t break any rules. If there had been a violation, the agency surely would have taken legal action, but they didn’t. (+)