Ini aneh banget. Padahal sebagai arsitek, menurut kami nako itu salah satu jenis jendela yang OVERPOWERED.
Dan asumsi bahwa nako itu kuno sebenarnya bukan karena dia jelek, tapi karena:
Dari yang awalnya orang mengandalkan ventilasi alami → lama-lama ruang tertutup full AC.
Masalahnya di ruangan yang masih ventilasi alami pun orang ikut-ikutan pakai jendela mati karena dianggap lebih modern.
Biar gak kejebak miskonsepsi, yuk kita bahas lebih detail soal nako.
A thread 🧵 by Narasi Visual
Saya gak kaget dan dingin menyikapi realita begini. Been there done that.
Setelah puluhan tahun bereksperimen di lapangan, kesimpulannya:
1. Ekonomi, urusan perut, BUKAN masalah utama bangsa ini
2. jika pun harus membantu, lakukan seselektif mungkin dan diam-diam
3. Persatuan 🇮🇩
As someone who reads every transformer paper that drops, this Fourier series lecture is the closest thing to a Google FNet explainer I've ever seen released for free.
Everyone thinks attention is what makes transformers powerful. Google replaced attention with a 200-year-old Fourier transform. It nearly matched BERT and ran 7x faster.
25 minutes. Bookmark & watch today. Then read the article below - I broke down the 5 pieces of math the AI hype skips.
Tadi siang habis dapat ancaman untuk menghapus postingan twit tentang Menteri PU (terlampir), dengan membuka data pribadi yang berisi alamat, NIK, TTL, data keluarga, dan lokasi terakhir gawai saya.
Saya sedang draft somasi dan akan kirim balik sebagai jawaban 🙏
Repost utk anak2 muda yg tanya apa maksud saya dgn "wisdom without fear". Intinya: menyuarakan kebenaran lebih nikmat dari mengejar kekuasaan. You should try it too. Boleh disebar.
KIMI FOUNDER JUST DROPPED A 40-MINUTE MASTERCLASS.
The exact architecture behind a $20B valuation — there's no faster way to learn how to build AI agents right now.
Bookmark this for the weekend.
40 minutes. zero fluff. from the person who built it.
Optimization → Linear Attention → Sub-Agents → Open Systems → Cash
CEWEK INI PUNYA GUDANG KAYU MANIS DI KERINCI
ESTIMASI OMZETNYA BIKIN MELONGO
Kelihatannya cuma foto di gudang sambil senyum. Tapi kalau kamu tau nilai komoditas yang ada di belakangnya, kamu bakal ngertii
Kerinci, Jambi bukan sembarang daerah. Ini adalah penghasil kayu manis terbesar di dunia menyumbang 43% dari total produksi kayu manis global.
Hampir semua kayu manis yang Indonesia ekspor berasal dari sini. Kandungan minyaknya tinggi, aromanya kuat, dan sudah jadi standar pasar dunia.
Ini bukan rempah murahan.
Ini komoditas ekspor kelas satu.
Dari foto, gudang terlihat berukuran sekitar 15x20 meter atau ±300 m2. Tumpukan kayu manis dalam bentuk batangan besar (gilingan/roll) terlihat mengisi sebagian besar ruangan.
Berdasarkan proporsi visual:
Estimasi stok yang terlihat di gudang: 10–30 ton kayu manis dalam berbagai bentuk (stik panjang, pendek, dan kemungkinan ada bubuk di area lain).
HITUNG OMZETNYA YUK KIRA2
Harga kayu manis kualitas ekspor dari Kerinci berkisar Rp 50.000/kg di tingkat petani.
Untuk harga jual supplier/eksportir bisa mencapai Rp 60.000–80.000/kg lokal, dan di pasar ekspor harga per kilogram kayu manis Indonesia mencapai sekitar 5,20–5,40 dolar AS per kg atau sekitar Rp 88.000–94.000/kg di kurs saat ini.
Kalau stok gudang 20 ton dan perputaran stok 2x per bulan (umum untuk supplier aktif):
- Volume penjualan per bulan: ±40 ton = 40.000 kg
- Harga jual (pasar lokal/eksportir): Rp 60.000–75.000/kg
- Omzet kotor per bulan: Rp 2,4 miliar – Rp 3 miliar
Kalau sebagian masuk jalur ekspor langsung,
omzetnya bisa lebih tinggi lagi.
Dan supplier kayu manis aktif dari Jambi rata-rata bisa menjual 100 ton lebih dalam satu bulan jadi kalau beliau sudah di level itu,
angkanya bisa 3–5x lipat dari estimasi konservatif di atas.
Estimasi omzet bulanan: Rp 2,4 miliar – Rp 7,5 miliar
Estimasi laba bersih (margin 15–25%): Rp 360 juta – Rp 1,8 miliar per bulan
PASAR KAYU MANIS INDONESIA SEBERAPA BESAR?
Kerinci adalah produsen kayu manis terbesar di dunia dengan kualitas terbaik dan kandungan minyak tertinggi, menjadi standar produk kayu manis di pasar global.
Pembelinya siapa?
Industri makanan & minuman global (Coca-Cola pakai kayu manis), farmasi, kosmetik, hingga konsumen ritel di Amerika, Eropa, Timur Tengah, dan Asia. Total nilai ekspor kayu manis Indonesia pernah menyentuh lebih dari 140 juta dolar AS per tahun dan terus tumbuh.
Ini bukan bisnis kecil-kecilan.
Ini komoditas geopolitik rempah.
Di tengah ramai orang berebut jadi konten kreator, endorse produk orang lain, atau jual barang impor beliau ini duduk di hulu.
Punya gudang.
Punya stok.
Langsung dari sumber terbaik di Indonesia.
Tidak perlu follower jutaan buat kaya.
Kadang yang dibutuhkan cuma satu: tahu komoditas apa yang dunia butuhkan, dan posisikan diri di sana lebih awal dari orang lain.
Share ke yang masih bingung mau bisnis apa ini contoh nyata bisnis yang diam-diam menggerakkan ekonomi Indonesia.
~2,000 miles from home
- SSH into the mothership
- WireGuard tunnel like I’m on LAN
- Resolve everything over private DNS
- Routes via reverse proxies
- Dispatch jobs to GPUs
- Sync state across agents
- Search conversations, traces, artifacts, logs
My homelab is now the cloud