HP temen gue hilang. Besoknya syok berat, tagihan Paylater Rp12 juta dari transaksi yang gak pernah dia lakuin.
Aplikasinya dengan enteng bilang, "Pelaku masuk pakai PIN asli, berarti kelalaian user."
Temen gue sampai depresi. Gue langsung turun tangan.
3 hari kemudian, tagihan itu resmi jadi Rp0. Total biaya jadi Rp0.
Ini yang gue lakuin:
Bukan nyari HP lewat GPS. Prioritas utama adalah, amankan semua akun finansial dari perangkat lain. Login dari device cadangan, force logout semua sesi aktif. Terus telpon operator, blokir SIM card sementara. Ini krusial biar pelaku gak bisa terima OTP via SMS.
Yang paling penting dan kebanyakan orang gak tahu yaitu, minta log IP address + Device ID dari semua transaksi. Email resmi ke CS, minta data lengkap. Ini bukti kuat kalau transaksi dilakuin dari perangkat dan lokasi yang BEDA dari lo.
Buat laporan polisi (STPL). Banyak orang males ke polisi, padahal ini bukti hukum resmi bahwa lo korban, bukan pelaku yang pura-pura hilang.
Kirim surat sanggahan resmi via EMAIL, bukan chat CS biasa. Lampirkan kronologi, foto STPL, permintaan pembekuan tagihan selama investigasi. Chat CS gampang diabaikan, email formal punya kekuatan hukum.
Mereka masih nolak? Lapor OJK. https://t.co/vDQmTDwwDW atau telpon 157. OJK punya wewenang penuh buat nindak platform yang abai perlindungan konsumen. Begitu laporan OJK masuk, respons mereka biasanya berubah 180 derajat.
Alasan "PIN asli = kelalaian user" itu gak valid secara hukum. POJK 6/2022 bilang perusahaan WAJIB punya verifikasi berlapis untuk transaksi tak wajar. Kalo sistem mereka gak bedain pemilik asli vs pelaku, itu kegagalan MEREKA.
Hasilnya, hari 1 laporan polisi + sanggahan. Hari 2 eskalasi OJK. Hari 3 tagihan Rp12 juta DIHAPUS jadi Rp0.
Btw, stop nyatet PIN di Notes HP lo.
- KITA ADA PILIHAN POTONG GAJI PEJABAT.
- KITA ADA PILIHAN TARIK BIAYA TUNJANGAN.
- KITA ADA PILIHAN SURUH MEREKA BAYAR PAJAK.
- KITA ADA PILIHAN STOP MBG, STOP KOPDES
TAPI YANG MEREKA PILIH
- KITA DISURUH HEMAT
- PAJAK DINAIKKAN
- CONTENT CREATOR REMAHAN DIPAJAKIN
- UMKM KENA PAJAK SEPERTI PT
- LISTRIK MENYALA BERGILIR
- BBM DINAIKKAN
- SUKA BUNGA DINAIKKAN
- KALO NGK SUKA DSURUH PINDAH WARGA NEGARA
NASIB +62
Pesan adinda/ananda Fatimah ini bagus banget loh bang @fadlizon@Fahrihamzah@iwanpiliang7. Semoga bisa sampai ke Prabowo dan beliau mau membuka hati untuk mendengar dan muhasabah
dalam podcast terbarunya ada tuntutan Fatimah (BEM UI) ke Prabowo:
- Jangan remehkan kritik rakyat
- berhenti bercanda/nyengir saat ditanya soal masalah serius atau malah marah marah
- Kurangi ketergantungan ke militer
- jangan jadikan negara ini "negara milik militer saja"
- Hargai ahli/ilmuwan
- jangan diskreditkan ahli gizi dan pakar lain
- Kelola informasi yang diterima
- sadari laporan bawahan bisa beda dengan kenyataan rakyat
- Dengar suara rakyat tanpa filter
- jangan hanya dengar orang-orang dekat yang takut tidak enak sama Bapak
- Tunjukkan tanggung jawab langsung,
- jangan lempar semua ke bawahan seperti Bu Nani
- Evaluasi ulang MBG secara total
- kalau tidak sesuai tujuan (stunting/ekonomi), lebih baik diberhentikan dulu
Kebijakan stop MBG (meski cuma saat libur sekolah) disambut gembira semua pihak, kecuali pengusaha yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI).
Ini bukti MBG bukan program, tapi proyek.
Yang lapar bukan siswa. Tapi pengusaha.
Ini dalam Ilmu Politik disebutnya Predatory State.
Dan MBG adalah Project penjarahan skala raksasa…
Siklus predatory state klasik:
Rakyat bayar pajak → negara biayai program → program berputar di luar sistem pajak → defisit melebar → rakyat bayar pajak lebih banyak untuk tutup defisit → program tetap jalan → lingkaran tidak putus.
335 Triliun,
Kita yang bayar masuknya.
Mereka yang nikmati keluarnya.
Mantap bukan?
Dan sistemnya dirancang agar kita gak bisa lacak aliran uangnya.
Global index provider MSCI is considering downgrading Indonesia to a "frontier market" classification.
Pres. Prabowo's populist, interventionist economic policies have resulted in a collapse in fiscal discipline.
INDONESIA'S RUPIAH REMAINS UNDER PRESSURE.
Waktu di awal mereka diingatkan berkali-kali dengan data dan kajian soal MBG dengan diskusi yang santun, apakah didengar? Nggak. MBG tetap dijalankan secara ugal-ugalan. Lalu saat kerusakan udah terjadi, ujug2 ngajak “diskusi” gitu? Ya pantes aja lu diusir dari kampus, karena mahasiswa sama dengan kita, sudah muak dan ingin melawan.
Temanku di Banggai Laut, Sulawesi Tengah, cerita soal menu SPPG di sana yang menyajikan menu ikan lele fillet, padahal kami di Banggai tiap hari makan ikan laut.
Ikan lele itu dikirim dari Surabaya.
Parah2 ini MBG.
Temanku komen di konten YouTube @pandji
saking udah gatau lagi gimana caranya agar suara kita didengar oleh presiden, permintaan yang diwakilkan oleh wakil ketua BEM UI ini kerasa bgt hopelessnya. kaya kita tuh cuma mau didenger loh, kita cuma minta hak kita, kita cuma minta pemerintah berpihak kepada rakyat.
Bocoran Bloomberg soal lingkaran Prabowo:
- Akar masalahnya bukan kebijakan tapi cara Prabowo dan orang-orang dekatnya ambil keputusan, asal-asalan
- Penasihatnya berebut pengaruh sendiri-sendiri, kasih saran yang malah saling bertentangan dan dangkal
- Prabowo digambarkan impulsif main tembak keputusan tanpa mau pusingin detail
- Kalau dikritik, jawabannya cuma: "Aku bukan begok" bahkan ke keluarganya sendiri
- Benci rapat panjang, benci debat kebijakan udah dia akuin sendiri di depan umum
- Hasilnya kebijakan jadi serampangan, komunikasi berantakan, pasar ikut goyang
- Selama gaya kerja di puncak ini enggak berubah, jangan harap ada perbaikan beneran mau reshuffle menteri berkali-kali pun sama aja
- Contoh nyata: aturan ekspor batu bara berubah-ubah kayak anak kecil ganti baju diumumkan, ditarik, diumumkan lagi, akhirnya enggak jalan juga karena emang enggak masuk akal secara bisnis