Negaramu telah kehilangan masa depan saat aparat penegak hukum korup tanpa henti. Negaramu telah usai saat mereka saling melindungi atas nama hukum. Dan, sebenarnya, kamu tak lagi memiliki negara saat hukum itu hanya berlaku buat rakyat kecil yang lemah.
Ada hal menyebalkan yang mengusik sisi gelap saya ketika melihat sosok tua bangka Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, di mana rasanya saya ingin sekali memaki dan meludahi wajahnya ketika melihat sikap arogan yang dia perlihatkan. Bagaimana tidak? Setelah dokumen kunjungan ke luar negeri bersama ‘tai-tai’nya (baca: anak/keluarga) bocor di media sosial, si tua bangka ini melakukan mutasi terhadap beberapa internal KementerianPekerjaan Umum, bahkan mereka yang sudah mengabdi selama 14 tahun pun tak luput dari mutasi ini karena dicurigai telah menyebarkan dokumen tadi.
Bola pun semakin liar di mana terdapat percakapan seputar keluarga tua bangka ini, mulai dari istrinya yang selalu ikut ketika Hanggodo berdinas, gila hormat, hingga memaki bawahannya (perkara salah memberi garpu-sendok yang ternyata harus khusus). Selain itu, istri si tua bangka ini juga dikabarkan ingin naik gunung tapi naik helikopter hanya untuk berfoto di sana.
Video Hanggodo yang menolak bersalaman dengan bawahannya ketika turun dari private jet, membuat mulut ini semakin gatal, rasanya tak tertahankan hingga ingin sekali memaki-maki dengan kata-kata kotor. Tapi saya ingat, ada UU ITE yang bisa menjerat saya jika makian ini tydack dimodifikasi. Selain itu, kabar bahwa keponakannya menjadi komisaris di KemenPU pun semakin membuat saya bersemangat untuk menghujat spesies hyna ini.
Nah dengan sikap arogan dari tua bangka dan ‘tai-tai’nya, yang jadi pertanyaan adalah apakah Prabowo berani untuk memecat si tua bangka Hanggodo?
-Sebuah Esai-
“Saya menghabiskan belasan tahun meneliti tentang perlindungan sosial di banyak negara. Saya menyelesaikan S2 dan S3 saya di inggris. Tidak ada satu pun negara di dunia yg program makan bergizi gratisnya dilakukan oleh aparat keamanan. Dari semua program perlindungan sosial di seluruh dunia, MBG adalah program terbesar dari segi anggaran, inefisiensi dan potensi korupsinya, di seluruh dunia.”
Video ini adalah paparan paling clear soal kekacauan tata kelola embege. Kalo ada yg nanya “emang apa salahnya sih embege?”, cukup suruh nonton video ini.
Hobinya seremonial dan kasi sambutan.
Kalo dikritik, tersinggungan lalu gas ke wa pribadi menuju doxxing.
Kerja nomer dua, nama baik adalah utama
Kalo melaju pake kendaraan, harus dikasi jalan
Kalo berobat harus dikasi spot terdepan.
👍
Top KOE
SING LIYANE BENG2
UPDATE:
Admin @TheKerupuk per hari ini, 17:30 naik dari saksi jadi tersangka buat kasus bikin meme.
Sementara itu Febrie, nimbun 74 kg emas, sama duit milyaran, turun dari tersangka jadi saksi buat kasus korupsi dan cuci duit.
@DaniMayakovski@ElkemPuja Siempre he planteado que los monstruos existen.
Caminan entre nosotros, comen, se visten como nosotros.
Y la única forma de reconocerlos es cuando abren la boca. Ahí hay uno.
Y tiene un puesto de poder.
Y cualquiera que al escucharla estuviera de acuerdo también lo es.
Ospek di kampus aja kalo ada 1 orang yg meninggal pasti diusut penegak hukum. Dikejar sampe ke pucuknya. Latsarmil Kopdes ini 5 orang meninggal, terus dibiarkan aja karena melibatkan struktur tentara, gitu?
Tajam ke sipil, tumpul ke tentara. Negara hukum macam apa kita ini?
Demo mahasiswa dan buruh menghasilkan:
1) Jam kerja 8 jam sehari, lebih dari itu wajib dihitung lembur.
2) Ada upah minimum, UMR, buat buruh atau karyawan perusahaan.
3) UMR juga tiap tahun disesuaikan dengan inflasi dan kebutuhan hidup.
Mau kaya gaji pokok PNS yang gak berubah dari tiga puluh tahun lalu? Kaya tunjangan fungsional dosen yang nominalnya gak berubah dari 2007? Tuh kalau gak pernah demo, suka-suka mereka.
4) THR juga hasil demo tahun 1960an. Kita masih nikmatin sampai hari ini.
5) BPJS ketenagakerjaan.
6) Cuti tahunan minimum 12 hari.
7) Reformasi. Suharto turun.
Kalau nggak mungkin hari ini semua sosmed diblokir sama "Departemen Penerangan".
Mungkin semua berita di TV cuma datang dari "Berita Malam" sama "Dunia Dalam Berita" punya TVRI dan direlay semua TV swasta.
Pidato Presiden selalu live. Mau kalian dengerin "nyenyenye" live?
***
Semua itu kita nikmati hari ini.
Gitu banyak yang nyinyirin rakyat demo.
Macet paling berapa jam sih?
Draft:
Selama aksi demo hampir tidak ada TV nasional yang meliput.
Tapi menjelang malam, ada massa yang tidak jelas tiba-tiba muncul dan mulai berbuat anarkis, TV mendadak breaking news, disiarkan secara live, dengan narasi seolah-olah inti dari demonstrasi adalah kerusuhan.
Prabowo paling takut sama siapa?
Bukan 9 naga, pas ketemu di Hambalang katanya ada yg dibentak.
Bukan pengusaha, semua kebijakannya belakangan gak pro pengusaha
Bukan TNI, itu sudah dikuasai. Dan bukan rakyat jelata juga
Dia paling takut mahasiswa karena konon mertuanya lengser karena mahasiswa. Semangat buat yang demo, jangan sampai anarkis dan salah sasaran. Ingat sekali lagi, yg diperjuangkan jelas, yg disasar juga jelas. Jangan sampai salah sasaran karena kena provokasi mereka
Jujur ya mahasiswa dan masyarakat sekarang lebih pinter loh, ga lagi berkoar koar di depan gedung politikus yang sudah di setting untuk kosong, tapi memanfaatkan spotlight jalanan ibukota, banyak banget gedung gedung tinggi yang dimana para manusia, orang orang penting, pengusaha pengusaha, bisa melihat langsung kejadian tersebut dari balik jendela, media juga lebih banyak yang datang dan menyoroti, keren 🙌🏻😭🔥
https://t.co/QtQtHMGlBj
Gila! Tulisan Om Bea Wiharta! Gila! 🤯
Buat yang gatau Om Bea;
Beawiharta (sering disapa Om Bea) adalah seorang visual storyteller dan mantan pewarta foto senior Reuters yang telah berkarya selama lebih dari 20 tahun di Asia Tenggara. Dikenal dengan karya dokumenter humanisnya, ia kini bekerja independen dan aktif meluncurkan buku foto, seperti memoar Unbreakable.
Merinding! Kalian boleh coba 'mengunjungi' link atau main ke IG Mas Bea, lalu membaca sambil kalian amati slide per slide photonya! 🤯