إن ذكر الإنسان إذا كان فيه مصلحة لعامة المسلمين أو خاصة لبعضهم وكان المقصود منه تحصيل تلك المصلحة فليس بمحرم بل مندوب اليه.
Tidak haram membicarakan keburukan seseorang jika dalam rangka untuk kemaslahatan orang banyak, bahkan sunah.
[Ibnu Rajab, Al-Farq Bayna Al-Nashīhah wa Al-Ta'yīr, 25]
Terlepas dia asli Arab apa enggak, tapi...
Kapan sih sebenarnya Masyaallah Tabarakallah itu diucapkan?
Intinya, Masyaallah Tabarakallah ini diucapin pas kita liat sesuatu yang bikin kagum, indah, atau wow gitu. Bisa keindahan alam, anak orang yang lucu pinter, rumah baru temen, prestasi, mobil bagus, tanaman subur, apa aja lah yang bikin hati "subhanallah ini mah".
Tujuannya? Ngaku bahwa semua itu kehendak Allah (Masyaallah), sekaligus mendoain keberkahan buat yang kita liat (Tabarakallah). Plus, ini cara ampuh buat ngejaga hati dari iri/hasad dan melindungi dari 'ain (santet mata).
Contoh:
- Liat anak tetangga rajin sholat → "Masyaallah Tabarakallah, semoga Allah berkahi terus ya"
- Liat view gunung atau laut yang ciamik → "Masyaallah Tabarakallah"
- Liat temen sukses usahanya → langsung ucap itu, jangan cuma "keren banget" doang.
Dalilnya nih biar kuat:
Dari Al-Qur'an, Surat Al-Kahfi ayat 39:
"Walau laa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa Allah laa quwwata illa billah..."
Artinya: "Mengapa ketika engkau masuk ke kebunmu tidak ucap 'Masyaallah, laa quwwata illa billah'?"
Allah sendiri kasih contoh, pas liat kebun bagus, tanaman hijau, buah-buahan melimpah, langsung ingat ucap Masyaallah sebagai bentuk syukur.
Terus dalil Hadits dari Amir bin Rabi'ah RA, Rasulullah SAW bilang:
"Halla idza ra'aita maa yu'jibuka barrakta? Innal 'aina haqq."
(Mengapa kamu tidak doain keberkahan saat liat yang bikin kagum? Karena 'ain itu beneran ada). HR. Ahmad & An-Nasa'i
Jadi ulama jelasin: Kalau liat kelebihan di orang lain, Masyaallah Tabarakallah itu pas. Kalau di diri sendiri lebih baik ditambah "laa haula wa laa quwwata illa billah".
Intinya guys, terlepas orang Arab ngelakuin apa enggak, tapi memang ada dalilnya dari Al Qur'an dan hadits, do it! It's no problem.
Kadang bosen ama rutinitas yg sama terus tiap hari. Trus jadi “mbesengut” sendiri.
Untungnya selalu save foto, memori di notes.
Sebagai reminder bahwa hidup yg kurasakan bosan ini, bisa jadi impian orang lain.
Always remember the day one.
@bakpauchikyenn Turut berduka untuk ayahnya
Juga dimampukan buat bisa ikut tes MCU tiap taun untuk diri sendiri dan orang tersayang biar terdeteksi lebih awal🙏
Setauku (cmiiw) regulasi di puskesmas kasih obat buat 3 hari, kalau masih ada gejala bakal dirujuk ke rumah sakit tipe B dulu
JUST IN: Masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, menggelar aksi 1.000 lilin di depan Gedung DPRD Kab. TTU untuk mengenang kepergian dr. Icha. Massa juga menuntut agar dua terduga pelaku intimidasi segera diproses secara hukum 🚨🚨
RIP dr. Icha 😭💔
Gantung diri karena depresi berat, diduga akibat intimidasi 2 anggota DPRD 🤬
dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni (dr. Icha), lahir 27 Juli 1998, berusia 27 tahun.
Beliau adalah dokter jaga di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT.
Meninggal pada Jumat, 26 Juni 2026 petang, ditemukan gantung diri di lantai 2 rumah orang tuanya di Kabupaten Kupang, NTT.
Kejadian:
- Pada 13 Juni 2026, dr. Icha menangani pasien anak korban gigitan ular di IGD. Keluarga pasien tidak puas dengan penjelasan medis mengenai ketersediaan serum anti bisa ular.
- Diduga terjadi intimidasi berupa bentakan keras, tunjuk2 wajah, & tekanan psikologis dari oknum anggota DPRD TTU. Saksi menyebut pelaku dalam kondisi mabuk (bau alkohol).
- Terduga pelaku intimidasi: Therensius Lazakar (Golkar) & Norbertus Tubani/Robertus Tubani (PKB).
(1)
Harusnya disediakan rumah sakit khusus untuk pejabat. Para tenaga medis dan kesehatannya diambil dari saudara/kenalan/teman para pejabat. Kalau ada yang merasa si paling penting seperti pelaku intimidasi ini, nakesnya bisa melawan.
Selama pejabat masih berbaur dengan masyarakat sipil seperti kita, selama itu juga mereka akan semena-mena. Mereka hanya akan diam, minimal tidak semena-mena, jika bertemu dengan sesama mereka.
Turut berduka cita untuk Ibu dr. Icha Pakaenoni. Semoga mendapatkan keadilan.
Gimana dokter mau bertugas di daerah. Berkerja dengan profesional saja malah diintimidasi dua orang oknum anggota DPRD. Dua orang yang keahliannya bukan di bidang kesehatan. Tapi malah mengintimidasi seorang ahli kesehatan yang sedang berjuang menyelamatkan nyawa keponakannya. Tidak bisa berkata-kata. Hanya bisa mendoakan semoga Allah menyadarkan dua orang wakil rakyat yg terhormat ini.
Update info. Dr Icha mengalami depresi berat setelah intimidasi oleh anggota dewan di Kefa dua pekan lalu.
Dia kemudian dipulangkan ke orang tuanya di Kupang, dengan kondisi masih depresi. Sedihnya, dia kemudian ditemukan gantung diri di rumah orangtuanya kemaren malam, sekitar jam 18.30.
Narasi yg berkembang saat ini, anggota Dewan ini hendak lepas tangan dan menyalahkan kondisi kejiwaan dr Icha.
Semoga kasus ini bisa dikawal dengan seadil-adilnya.
Kakak ini membuktikan salah satu ayat dalam al-Quran yang menyatakan bahwa yang memilih pisah (cerai) pun Allah akan cukupkan juga. Selama ini yg dikutip cuma ayat yg mengatakan: klo nikah maka akan dicukupkan rezekinya.
Kedua pilihan itu sama² legal dan sama² baik asal tdk sembarangan. Allah sama-sama menjanjikan kecukupan dan kelapangan atas keduanya. Jadi, jika memang sudah tidak bisa bertahan—jika bertahan akan semakin sulit atau bahaya, misalnya—ya mesti milih pisah. Tidak perlu ragu.
dr. Icha.
Dokter jaga IGD RS Leona, NTT.
Tanggal 13 Juni 2026: ditunjuk mukanya. Dibentak. Di depan pasien. Di tempat kerjanya.
Pelakunya bukan preman.
Pelakunya: anggota DPRD Kabupaten TTU.
Tanggal 26 Juni 2026: dr. Icha meninggal dunia.
Ada yang bisa bantu dapetin kontak ibu Hasrianti ini ga?
Ada program insentif Rp 1,5 juta/bulan untuk guru2 berdedikasi yang gajinya sangat kecil (apalagi yang ga digaji) dari Perkumpulan BHACA. Syaratnya udah mengabdi lebih dari 5 tahun, prioritas usia >50 tahun & di daerah pelosok.
Bantu sebarkan ya, thanks 🙏