🇮🇷🇺🇸🇮🇱⚡️ - Pemimpin Tertinggi Iran menolak untuk pindah ke lokasi yang aman dengan menyatakan bahwa jika Anda dapat memindahkan 90 juta warga Iran ke kota lain, barulah saya akan pindah.
"Ya, sebenarnya Ayatollah Khamenei berada di kantornya setiap hari, dan beberapa kali pihak keamanan memintanya untuk pindah dari kantornya ke kota lain. Namun beliau menolak. Beliau berkata, 'Jika kalian bisa memindahkan 90 juta warga Iran ke kota lain, saya akan pindah setelah 90 juta orang tersebut.'
Dan tentu saja, mereka tidak bisa melakukan itu. Mereka (keamanan) kemudian menawarkan, 'Kami akan menyediakan ruang bawah tanah agar Anda tetap aman.' Beliau menjawab, 'Jika kalian bisa menyediakan dan membangun ruang bawah tanah untuk seluruh rakyat Iran, ya, saya juga siap (pindah) setelah 90 juta orang itu.'
Tentu saja mereka tidak bisa melakukan itu untuk seluruh rakyat Iran. Jadi, beliau tetap tinggal di kantornya, di rumahnya. Dan pada pagi hari, pesawat dari rezim Zionis dan Amerika menyerang kantornya.
Beliau bersama istrinya, menantu perempuannya, dan beberapa keponakannya gugur sebagai syahid."
Jenazah Affan Kurniawan (21), driver ojek online yang tewas kena lindas kendaraan taktis Baracuda Polri, sudah disalatkan, dan akan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8).
Pantauan kumparan, sejumlah driver ojek online ikut mengantar jenazah ke pemakaman. Mereka berangkat dari rumah duka di Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat. Di Jalan Jenderal Sudirman, lautan ojol memenuhi jalan.
📸: Dok. kumparan/Hedi
Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik https://t.co/LTFgN0m78w di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu.
#focus #rantisojol #news #vidol #mobilrantis #demo #demoDPR #unjukrasa #brimob #polisi #info #beritaterkini #berita #infoterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan
Sudah lewat masanya “mohon maaf”, “kami prihatin” & “saya kecewa”
Rakyat Indonesia menuntut lebih.
YTH Presiden RI @prabowo & Wakil Presiden @gibran_tweet
YTH @ListyoSigitP
Mohon arahan. Kami butuh pimpinan kami di masa seperti ini.
❗❗BANGUN GUYS❗❗
Sebelum nantinya jurnalis dalam negeri dilarang menyiarkan secara eksklusif jurnalistik investigasi melalui RUU Penyiaran, sekarang sudah ada Perpol (Peraturan Kepolisian) No. 3 Tahun 2025 yang mengekang jurnalis asing. Perpol ini terbit tanggal 10 Maret 2025 lalu.
Perlahan-lahan, kita sudah mencicipi tanda-tanda negara otoriter melalui pembungkaman pilar keempat demokrasi.
Hanya satu kata: LAWAN!
#TolakRUUPenyiaran
Kalian apa gak ngeri sama RUU ini?
Selama ini yang berperan besar membongkar kebobrokan rezim ya karya kolaborasi-investigatif jurnalis. Sekarang mau dilarang penayangannya?
Udah jelas rezim ini memang mau membunuh nalar kritis publik lewat pembungkaman