Merasa diri telah penuh akan kecakapan, menurut ku kesalahan pertama yang telah dilakukan sejak dalam pikiran.
Saya meyakini hal ini akan terus terulang berulang kali.
Maka, Ingatkan diri, ingatkan diri, ingatkan diri.
Mengemban pendidikan bukanlah sekadar privilese tersendiri. Ia menjadi tanggung jawab yang lebih besar, untuk memahami apa yang bisa disumbangkan kembali kepada bangsa.
Namun tanggung jawab tidak hanya berada pada individu. Negara pun perlu memiliki kejelasan arah. Tanpa visi jangka panjang, sulit menilai apakah investasi pada pendidikan yang dilakukan benar-benar menghasilkan dampak dan pengembalian yang diharapkan.
Beberapa negara telah menetapkan prioritasnya dengan disiplin dan konsistensi. Mereka merancang langkah strategis untuk perjalanan panjang, yang kini membuahkan hasil. Pada 2020, Tiongkok menunjukkan akselerasi industrial yang kian mendekati Amerika Serikat. Ia ditopang oleh investasi besar pada pendidikan STEM untuk memperkuat manufaktur domestik, sekaligus oleh visi jangka panjang yang dijaga dengan ketekunan.
Pada akhirnya, yang terpenting adalah memastikan pendidikan dan arah jangka panjang bangsa berjalan selaras dan saling menguatkan.
Gua Baru Tahu Sering Nonton Short Video Bisa Bikin Fungsi Otak Menurun
Awalnya gua kira nonton short video di HP itu cuma buang-buang waktu. Tapi setelah baca jurnal ini, gua baru tau efeknya bisa berbahaya untuk otak.
Penelitian dari Tiongkok ini meneliti 48 orang, terus dilihat kebiasaan mereka nonton short video, lalu dicek fungsi atensi & kontrol diri, didukung juga dengan pemeriksaan EEG.
Hasilnya bikin gua cukup bikin kaget antara lain:
-Semakin sering nonton short video, semakin turun kemampuan otak buat kontrol diri
-Fungsi eksekutif otak, terutama atensi, juga menurun
Short video itu juga berasosiasi dengan overstimulasi dengan karakteristik cepat, singkat, dan penuh reward instan. Lama-lama otak jadi kebiasaan butuh stimulus cepat, sehingga bikin fokus jangka panjang makin susah.
Yang menarik dari studi ini adalah:
Semakin tinggi tingkat kecanduan (adiksi) untuk menonton short video di smartphone, berasosiasi dengan semakin rendah tingkat pengendalian diri (self control)
KESIMPULAN:
Kebiasaan nonton short video ternyata berkaitan dengan penurunan self-control dan turunnya fungsi eksekutif otak, terutama kemampuan atensi.
Ini buku yg baik utk menggugah kesadaran mengenai pentingnys perubahan utk Indonesia masa depan. Petugas lapangan yg mlarang diskusi buku yg pnting ini harus dikenai sanksi agar jadi pelajaran bagi kemajuan peradaban demokrasi & negara hukum kita yg berdasarkn Pancasila & UUD45
Beras bantuan dengan foto Presiden Prabowo di karung itu menunjukkan bagaimana negara masih memperlakukan warga korban bencana ekologis seolah sebagai "objek propaganda", bukan sebagai pemegang hak.
Bantuan yang bersumber dari APBN ditempeli wajah satu orang, seolah datang dari kemurahan hati pribadi, bukan dari uang rakyat dan kewajiban konstitusional negara. 🤬
https://t.co/WoBzUKXe7X
Selalu saja berkutat dengan tekanan hati, pikiran dalam bersamaan.
Entah karena waktu itu terbatas atau malah sangat tidak terbatas.
Masing-masing Persimpangan sudah mulai kelihatan kemana hilirnya.
Tentu bersegera dan lekas
Bagi saya, Marsinah adalah korban. Negara gagal melindungi hak hidupnya. Lalu diberi gelar pahlawan agar nama lain yg kontroversial bs dimaklumi. Padahal waktu itu Ia dibunuh pada era Orde Baru. Dan, kalian tau? Itu jg berkaitan dg dwi fungsi ABRI. Baca sejarah penting!
Telah Dibuka Pendaftaran KALABAHU LBH Padang 2025.
_Keadilan Tidak Akan Ditegakkan Sampai Mereka Yang Tidak Terdampak Sama Murkanya Dengan Mereka Yang Terdampak_