Pengalaman
"Pak, ini ada yang lamar."
"Freshgrad apa udah pengalaman?"
"Pengalaman Pak, 5 tahun di perusahaan kompetitor kita."
"Dih, gak akan kuat bayar gajinya, yang lain aja."
***
"Pak, ini ada yang lamar."
"Freshgrad apa udah pengalaman?"
"Ada sih pengalaman, cuma 1 tahun di perusahaan sebelah."
"1 tahun mah sama aja freshgrad, yang lain aja."
***
"Pak, ini ada yang lamar."
"Freshgrad apa udah pengalaman?"
"Freshgrad Pak."
"Gak ada pengalaman sama sekali? Magang gitu?"
"Gak ada Pak."
"Cari yang lain aja."
***
"Pak, ini ada yang lamar."
"Freshgrad apa udah pengalaman?"
"Mau magang Pak."
"Oh, ada pengalaman magang di tempat lain?"
"Gak ada Pak."
"Cari yang lain aja."
sumpah sama, nenekku yg bener” paling kusayang meninggal, tpi setiap mau nangis berlebihan ditegur ‘kasian nenek, doa’ trus setelah seminggu aku kumpul angkatan ketawa” sama circleku, eh ada anak jurusan yg nyeplos ‘bukannya nenek lu abis meninggal ya?
@vidialdiano Udah dengerin full album nya mas Vidi? Dengerin deh, auto jadi playlist utama 😍
Lagu si fueras Mia kan Spanish version tuh, nah Korean version nya ada lagu It's love
#KYUNGSOO#도경수#EXO#엑소#weareoneEXO
Because if you can find the strength within, to get up and pray to Allah swt on those days, you will have defeated a big part of your nafs, taking a huge step towards your Lord.
So pray no matter what.
Your imaan may not always be super high.
It may be like a candle that burns bright one day, but then suddenly loses its flame. Some days the connection will be strong, some days it may feel weak. As long as the connection is there, you have a path to Allah.
So follow that path; leading your heart towards prayer on your strongest days, and your heart will lead you back to Allah on your weakest days.
Let prayer be a coolness to your heart and a reminder that Allah is always there for you.